3 Hormon Ini Akan Muncul Saat Anda Stres. Apa Fungsinya, Sih?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Stres akan memicu respon biologis tertentu dalam tubuh manusia. Ketika Anda merasakan adanya ancaman, tertekan, atau menghadapi tantangan besar maka ada beberapa hormon stres yang akan dilepaskan ke seluruh tubuh Anda.

Ketika tubuh merasa tertekan, hipotalamus yaitu bagian dari otak akan langsung memberikan responnya. Hipotalamus mengirimkan sinyal saraf dan hormon ke kelenjar adrenal yang letaknya berada di atas ginjal. Kelenjar adrenal inilah yang akan melepaskan banyak hormon untuk merespon kondisi yang sedang terjadi.

1. Hormon adrenalin

Hormon adrenalin adalah hormon yang juga dikenal sebagai hormon fight or flight (lawan atau lari). Hormon ini akan langsung diproduksi ketika kelenjar adrenal mendapatkan sinyal dari otak bahwa saat ini sedang menghadapi situasi yang sangat membuat stres.

Contohnya begini, saat Anda mengemudikan mobil dan mau pindah jalur dari kanan ke kiri, tiba-tiba ada sebuah mobil dari belakang dengan kecepatan sangat tinggi yang bisa menabrak Anda. Di sinilah Anda akan merasa dalam situasi tertekan dan stres. Lantas apa yang terjadi?

Anda refleks dengan cepat langsung kembali ke jalur sebelumnya dengan jantung berdebar-debar, otot tegang, napas memburu, dan mungkin juga tiba-tiba berkeringat.

Perubahan yang hanya sekian detik ini terjadi akibat lonjakan hormon adrenalin. Seiring dengan peningkatan denyut jantung yang terjadi, adrenalin juga memberikan Anda tambahan energi untuk membuat Anda bisa bergerak dengan sangat cepat.

Begitu juga ketika Anda sedang stres mengejar deadline pekerjaan. Hormon adrenalin akan menawarkan energi ekstra supaya Anda tetap berstamina untuk menyelesaikannya cepat-cepat.

2. Hormon norepinefrin

Hormon norepinefrin juga merupakan hormon yang dihasilkan dari kelenjar adrenal, bekerja sama dengan hormon adrenalin saat berada dalam situasi yang bikin tertekan.

Saat seseorang ada dalam situasi yang penuh tekanan, norepinefrin akan memengaruhi tingkat kewaspadaan seseorang. Saat sedang stres, Anda akan menjadi lebih sadar, lebih fokus, lebih awas melihat situasi karena seperti ada sesuatu yang mengancam, Anda menjadi lebih responsif. Ini adalah salah satu efek dari lonjakan hormon stres norepinefrin.

3. Hormon kortisol

Kortisol adalah hormon stres utama, yang sangat berperan dalam menghadapi stres. Bedanya dengan dua hormon sebelumnya, efek kortisol ini tidak langsung muncul saat pertama kali Anda dihadapkan dengan stres. Butuh waktu beberapa menit untuk merasakan efek dari lonjakan kortisol.

Saat stres, hormon kortisol akan membantu menjaga keseimbangan cairan dan tekanan darah sambil mengatur fungsi yang tidak penting dalam situasi yang mengancam jiwa.

Efek ini muncul dimaksudkan agar tubuh tubuh lebih efektif menghadapi situasi stres, energi tidak habis untuk mengatur sistem lainnya misalnya sistem kekebalan atau pencernaan yang sedang tidak diperlukan.

Ini adalah proses biologis yang normal dan sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia untuk bertahan hidup menghadapi stres.

Akan tetapi, jika terlalu lama terjadi lonjakan kortisol ini juga berbahaya untuk kesehatan karena kehadirannya yang menekan fungsi beberapa sistem tubuh seperti pencernaan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hirsutisme

Hirsutisme adalah kondisi penyebab wanita berkumis dan berbulu lebat di badannya. Cari tahu penyebab dan pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 13 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Benarkah Gangguan Jiwa Bisa Menular? Ini Jawaban dari Para Ahli

Anggapan bahwa gangguan jiwa menular bisa membuat orang-orang enggan berobat. Padahal, gangguan jiwa bisa disembuhkan dengan pengobatan yang tepat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 2 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Ciri-ciri Hormon Estrogen Terlalu Rendah Pada Wanita

Hormon estrogen berfungsi mengatur tumbuh kembang remaja perempuan selama puber dan selama kehamilan. Apa akibatnya jika perempuan kekurangan hormon ini?

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 19 November 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Tips Menahan Diri untuk Tidak Berlebihan Memikirkan Sesuatu

Apakah Anda salah satu orang yang sering berlebihan memikirkan sesuatu? Hal ini dapat menghambat aktivitas. Lalu, bagaimana cara mengatasi overthinking?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fungsi hormon yang penting

Inilah Fungsi 4 Hormon Penting untuk Manusia Bertahan Hidup

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
ejakulasi dini

Ejakulasi Dini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
Konten Bersponsor
hipogonadisme

Hipogonadisme

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
terapi warna

Mengatasi Stres Dengan Terapi Warna

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 20 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit