Kenali Tanda-Tanda Darurat Pada Penderita Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/12/2019
Bagikan sekarang

Salah satu hal yang harus diingat oleh penderita diabetes adalah penyakit yang dideritanya tidak bisa sembuh sampai kapan pun. Hal yang paling utama untuk dilakukan para pengidap diabetes yaitu memerhatikan dan mengendalikan kadar gula darahnya. Bila hal tersebut tidak dapat dilakukan, maka bukan tidak mungkin pengidap diabetes dalam keadaan darurat dan berbahaya. Berikut adalah tanda-tanda dari keadaan darurat pada penderita diabetes.

Berbagai keadaan darurat diabetes yang harus diwaspadai

Bila kadar gula darah tidak terkontrol dengan baik, maka bukan tidak mungkin penderita diabetes akan mengalami berbagai komplikasi kesehatan yang buruk. Beberapa kondisi yang mungkin terjadi pada penderita diabetes dalam keadaan darurat.

Kadar gula darah sangat rendah (hipoglikemia)

Kondisi ini sangat rentan terjadi pada penderita penyakit diabetes, apalagi bagi mereka yang menggunakan suntikan insulin Beberapa hal yang dapat menyebabkan hipoglikemia parah pada penderita penyakit diabetes yaitu:

  • Melakukan olahraga yang cukup keras, apalagi tidak diringi dengan konsumsi makanan yang sesuai
  • Melewatkan waktu makan. Pasien diabetes harus memiliki jadwal makan yang tepat dan teratur karena hal ini akan memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh.
  • Mengonsumsi obat diabetes dalam dosis yang berlebihan.  

Kadar gula darah sangat tinggi (hiperglikemia)

Hiperglikema terjadi ketika kadar gula darah Anda melebihi 200 mg/dl. Bila kadar gula sangat tinggi, maka dapat membuat banyak jaringan tubuh rusak dan mati. Hal yang dapat menyebabkan kondisi ini adalah penderita diabetes tak mengatur makanan dengan baik dan tak mengonsumsi obat sesuai anjuran. 

Diabetes ketoasidosis

Diabetes ketoasidosis merupakan komplikasi yang cukup berbahaya yang dapat dialami oleh penderita penyakit diabetes. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin untuk memecah glukosa dan hormon yang menjadi ‘lawan’ dari insulin, kadarnya terlalu banyak. Hal ini menyebabkan tubuh memecah terlalu banyak lemak dan menghasilkan zat keton. Bila zat keton terlalu banyak dihasilkan maka tubuh akan mengalami ketoasidosis.

makanan untuk diabetes yang harus dihindari

Apa saja tanda darurat dari penyakit diabetes?

Berikut adalah tanda dan gejala yang menandakan bahwa kondisi kesehatan Anda sedang dalam bahaya, akibat penyakit diabetes yang Anda alami:

  • Tidak dapat fokus
  • Penglihatan kabur
  • Hilang kesadaran
  • Tangan atau kaki terasa baal.
  • Kejang-kejang.
  • Merasa otot tiba-tiba lemas.

Bila Anda atau orang yang Anda kenal memiliki penyakit diabetes dan mengalami gejala tersebut, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter, bahkan panggil ambulans jika perlu.

Bagaimana cara mencegah kondisi darurat pada penderita diabetes?

Hal utama yang harus dilakukan adalah terus menjaga dan mengendalikan kadar gula darah selalu normal. Meskipun para penderita diabetes tidak dapat sembuh dari kondisinya, namun dengan mengendalikan gula darah. berikut adalah cara untuk mencegah kondisi darurat pada penderita diabetes.

  • Mengonsumsi makanan yang sehat, tepat porsi, dan tepat jadwal.
  • Penderita diabetes sebaiknya memiliki jadwal makan yang teratur agar gula darahnya selalu normal. selain itu, perhatikan juga porsi serta pemilihan makanan yang dikonsumsi. Hindari makanan yang mengandung gula serta kandungan indeks glikemiknya tinggi.
  • Hindari minuman yang mengandung gula tinggi.
  • Bila mengalami gejala atau tanda dari suatu penyakit infeksi, maka sebaiknya segera tangani. Penderita diabetes memiliki sistem kekebalan tubuh yang kurang baik, sehingga jika ada virus atau bakteri yang menginfeksi maka kondisi tubuhnya semakin parah.
  • Mengonsumsi obat-obatan sesuai anjuran. Sebagian besar obat-obatan yang dikonsumsi oleh para pengidap diabetes, memiliki fungsi untuk mengendalikan atau menekan kadar gula darah. Jadi, jangan sampai salah mengonsumsi obat, karena dapat menyebabkan penderita mengalami hipoglikemia atau hiperglikemia.
  • Melakukan olahraga secara teratur. Olahraga dapat membantu tubuh untuk mengendalikan kadar gula darah. selain itu, berolahraga juga menurunkan risiko komplikasi yang mungkin terjadi pada penderita diabetes.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

makan di luar rumah saat pandemi

Amankah Makan di Luar Rumah di Tengah Pandemi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
sakit tangan main hp

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020