5 Langkah Mudah Mengatasi Kulit Gatal Karena Diabetes

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 September 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Diabetes dapat memengaruhi setiap bagian tubuh, termasuk kulit. Jika Anda mengalaminya, tak perlu khawatir. Masalah kulit gatal karena diabetes ini sebetulnya bisa diatasi dengan mudah mulai dari penggunaan krim atau salep hingga mengatur asupan makanan. Ketahui cara menghilangkan gatal di kulit akibat diabetes dari penjelasan berikut ini.

Kenapa diabetes membuat kulit kering dan gatal?

Diabetes melitus adalah penyakit yang ditandai dengan naiknya kadar gula darah dalam tubuh.  Tanpa disadari, perubahan gula darah ini dapat memengaruhi kesehatan kulit.

Gula darah tinggi akan mengubah cara kerja sistem saraf dan memproduksi lebih banyak zat sitokin dalam tubuh. Sitokin sendiri adalah hormon tubuh yang jika diproduksi berlebihan dapat menyebabkan terjadinya peradangan atau inflamasi.

Nah, akibat produksi sitokin berlebih, kulit akan menunjukkan reaksi peradangan. Reaksi sitokin berlebih karena diabetes inilah yang membuat kulit penderita diabetes menunjukan ciri-ciri kering, pecah-pecah, dan gatal.

Ciri-ciri gatal pada kulit akibat diabetes

Perbedaan gatal pada kulit akibat diabetes dengan gatal-gatal biasa ditandai dengan kulit yang berubah menghitam dan menebal. Tekstur kulit pun menjadi kasar dan bersisik, seperti beludru.

Menurut American Diabetes Association (ADA), gejala masalah kulit yang khas dari diabetes ini disebut dengan akantosis nigrikans. Kondisi ini umumnya terjadi pada penderita diabetes tipe 2 yang mengalami obesitas atau resistensi insulin, gejalanya mulai muncul pada tahap prediabetes.

Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

Selain itu, kadar gula darah yang lebih tinggi pada diabetes dapat meningkatkan risiko infeksi pada kulit tangan, kaki, hingga area organ intim. Oleh karena itu, gatal diabetes lebih sering disertai dengan infeksi jamur atau bakteri di kulit dibandingkan saat mengalami rasa gatal biasa.

Semestinya jamur dan bakteri ini tumbuh secara alami dan normal pada kulit. Akan tetapi, tingginya kadar glukosa dalam darah membuat bakteri tumbuh cepat dan mulai menginfeksi kulit.

Jika gula darah tidak dikendalikan, perlahan masalah kulit pada diabetes ini dapat menimbulkan komplikasi diabetes berupa penyakit kulit seperti dermotapi diabetik dan xanthomatosis eruptif.

Cara menghilangkan gatal di kulit akibat diabetes

Kulit kering dan gatal karena diabetes sering kali membuat Anda tergoda untuk menggaruknya, Namun, segatal apa pun, sebaiknya jangan digaruk. Bukan meredakan gatal, menggaruk kulit dengan keras justru dapat melukai kulit dan memicu infeksi berkepanjangan.

Apalagi, orang dengan jenis diabetes tertentu rentan memiliki luka diabetes yang susah sembuh. Jika kulit digaruk terlalu keras, ada kemungkinan muncul luka yang bekasnya sulit dihilangkan.

Sebagai solusinya, berikut adalah beberapa cara mengatasi kulit gatal karena diabetes:

1. Pakai krim pelembap

Setelah selesai mandi, gunakan pelembap berbentuk krim atau salep untuk mengatasi gatal karena diabetes. Memakai pelembap atau lotion saat kulit masih basah jauh lebih bermanfaat ketimbang saat kulit sudah kering.

Pelembap dapat membantu mengunci kadar air di kulit yang masih basah. Dengan ini, risiko gatal-gatal karena diabetes pun dapat berkurang.

Untuk mengatasi gatal akibat diabetes, pilihlah krim atau salep pelembab yang mengandung urea dan emollient. Dua bahan tersebut dapat melembutkan dan melembapkan kulit serta meringankan rasa gatal dan pengelupasan.

Selain dengan pelembap yang dijual di pasaran, Anda sebetulnya juga bisa memanfaatkan beberapa bahan alami di rumah untuk mengatasi kulit kering dan gatal karena diabetes, seperti oatmeal, gel lidah buaya, susu, atau minyak zaitun.

Cukup oleskan bahan alami tersebut pada area kulit yang gatal, lalu diamkan selama 10-15 menit. Lakukan secara rutin sebelum mandi untuk hasil yang maksimal.

2. Jangan mandi terlalu lama

Sebetulnya, air merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk mengembalikan kelembapan kulit dan mengatasi kulit kering. Akan tetapi, mandi terlalu lama, misalnya lebih dari 15 menit, justru bisa membuat kulit penderita diabetes lebih kering dan memicu rasa gatal.

Apalagi kalau Anda sering mandi pakai air panas, kebiasaan ini dapat melebarkan pori-pori dan mengikis minyak alami yang dibutuhkan kulit.

Beberapa ahli mengatakan bahwa lama waktu mandi yang ideal adalah setidaknya 5-10 menit saja. Gunakan air hangat, jangan terlalu panas ataupun dingin, untuk menjaga kesehatan kulit Anda.

3. Gunakan tea tree oil

Tea tree oil memiliki kandungan yang dapat meredakan kulit gatal karena diabetes. Selain itu, zat-zat yang terdapat di dalam tea tree oil juga dapat mengurangi peradangan (antiinflamasi).

Sebuah studi dari The Archives of Dermatological Research membandingkan penggunaan zinc oxide dengan clobetasone butyrate yang terdapat di tea tree oil pada penderita dermatitis.

Hasilnya? Tea tree oil dinilai jauh lebih baik dalam mengurangi reaksi-reaksi alergi pada penderita dermatitis dibanding dengan obat oles atau salep gatal lainnya.

4. Atur pola makan

manfaat omega 3

Asupan makanan yang tepat juga penting untuk menjaga kesehatan kulit penderita diabetes sehingga bisa meredakan ataupun mencegah rasa gatal. Kunci pentingnya adalah perbanyak asupan asam lemak omega-3 dalam menu makanan Anda.

Kebutuhan asam lemak omega-3 ini bisa Anda dapatkan lewat sejumlah makanan berikut ini:

  • Ikan berlemak, contohnya salmon, tuna, sarden, makerel
  • Biji rami dan olahan minyaknya
  • Tahu
  • Biji chia
  • Sayuran tertentu, misalnya bayam dan daun selasih

Anda juga dapat minum smoothie alpukat setiap hari supaya kulit Anda tetap sehat. Selain rasanya enak, alpukat mengandung lemak tak jenuh yang dapat menjaga kulit tetap terhidrasi dan lembap. Namun, jangan memberikan tambahan gula, ya.

5. Gunakan humidifier

Jika cuaca di luar cenderung dingin, pasanglah humidifier untuk membantu melembapkan udara dalam ruangan. Suhu dingin membuat kadar kelembapan menurun sehingga kulit berpotensi menjadi kering dan timbul gatal.

Kelima cara menghilangkan rasa gatal ini bisa langsung diterapkan ketika ciri gangguan kulit karena diabetes mulai muncul.

Selain itu, jalani juga pola hidup sehat untuk mengendalikan gula darah dengan berolahraga rutin dan mengonsumsi makanan untuk diabetes. Jika Anda mampu menjaga gula darah tetap normal, maka gejala kulit kering dan gatal karena diabetes pun tentu akan lebih mudah dikendalikan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kaki Diabetik, Salah Satu Komplikasi Diabetes yang Bisa Berujung Amputasi

Salah satu komplikasi yang bisa terjadi pada penderita diabetes adalah kaki diabetik. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung amputasi.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Mengenal Komplikasi Hiperglikemi Hiperosmolar Nonketotik (HHS) pada Diabetesi

Hyperosmolar Hyperglycemic State (HHS) adalah komplikasi diabetes yang disebabkan kadar gula darah yang sangat tinggi dan dapat berakibat fatal.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Penyebab Luka Diabetes Sulit Sembuh dan Cara Perawatannya

Diabetes kering dan basah sebenarnya merujuk pada kondisi luka yang dialami. Lantas, bagaimana cara mengobati luka diabetes yang sulit sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

merawat kulit orang diabetes

Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit
hipoglikemia adalah gula darah rendah

Hipoglikemia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 9 menit

Batasan Kadar Gula Darah yang Normal dalam Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 8 menit
gangguan penglihatan akibat diabetes

Berbagai Gangguan Mata yang Mungkin Terjadi Akibat Komplikasi Diabetes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 6 menit