Kenapa Saya Sering Haus? 7 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

    Kenapa Saya Sering Haus? 7 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

    Haus adalah cara tubuh untuk memberi tahu Anda bahwa tubuh sebenarnya kekurangan cairan. Merasa haus ini adalah suatu hal yang normal. Namun, jika terus menerus terjadi padahal sudah minum, ini bisa menandakan masalah kesehatan lain. Sebenarnya, apa penyebab sering haus? Ini dia kemungkinannya!

    Apa penyebab sering merasa haus?

    Umumnya, haus terjadi jika Anda berkeringat setelah beraktivitas, berada di cuaca panas, atau memang tidak minum cukup cairan.

    Namun, rasa haus yang berlebihan bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan yang lebih serius. Dalam dunia medis, rasa haus yang berlebihan ini dikenal dengan nama polidipsia.

    Lalu, sering haus sebenarnya tanda apa, ya?

    Berikut adalah beberapa kondisi atau penyakit yang bisa menjadi penyebab sering merasa haus, dari yang normal hingga yang perlu dikhawatirkan.

    1. Dehidrasi

    polidipsia adalah sering haus

    Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh tidak mendapatkan cukup cairan untuk bisa berfungsi dengan normal.

    Biasanya, dehidrasi disebabkan oleh banyak hal, misalnya olahraga, diare, dan muntah. Jika dalam kondisi tersebut tidak ada cairan yang masuk, Anda dapat mengalami dehidrasi.

    Selain merasa haus, orang yang dehidrasi juga akan mengalami tanda lainnya, yaitu urine berwarna kegelapan, jarang buang air kecil, mulut kering, kelelahan, dan pusing.

    2. Konsumsi makanan tertentu

    Jika Anda bingung haus yang Anda alami tanda apa, Anda mungkin bisa mengingat kembali makanan apa yang sudah Anda makan.

    Pasalnya, makanan tertentu diketahui bisa menjadi penyebab dari sering merasa haus. Ambil contohnya, makanan pedas dan asin.

    Saat ini terjadi, hindari konsumsi minuman beralkohol dan soda untuk mengatasi rasa haus. Pasalnya, cairan ini dapat menarik air dari tubuh dan menyebabkan rasa haus semakin parah.

    3. Kehamilan

    Bagi Anda yang sedang hamil, sering merasa haus dan buang air kecil merupakan gejala kehamilan yang umum, sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

    Meski begitu, melansir NHS Inform, pada kondisi yang jarang, rasa haus saat hamil juga bisa menjadi tanda dari diabetes gestasional, yaitu diabetes yang terjadi selama kehamilan.

    Oleh karena itu, ada baiknya Anda tetap berkonsultasi kepada dokter jika mengalami rasa haus yang berlebihan saat hamil untuk mengetahui diagnosis yang tepat.

    4. Konsumsi obat-obatan tertentu

    obat neostigmin

    Terkadang, rasa haus yang Anda alami merupakan efek samping dari obat-obatan tertentu yang Anda konsumsi.

    Obat yang diketahui menjadi penyebab sering haus di antaranya golongan diuretik, antikolinergik, antidepresan, antikonvulsan, dan antipsikotik, termasuk lithium.

    Beberapa obat juga bisa menyebabkan mulut kering, sehingga membuat Anda merasa lebih haus dari biasanya.

    5. Diabetes mellitus

    Sering haus yang Anda alami juga bisa menjadi tanda dari diabetes. Ini terutama jika disertai sering buang air kecil, kelelahan ekstrem, dan penurunan berat badan tanpa sebab yang pasti.

    Hal ini bisa terjadi karena tubuh tidak memproduksi atau tidak bisa menggunakan insulin dengan benar. Alhasil, glukosa menumpuk terlalu banyak dalam darah.

    Glukosa ini membuat ginjal memproduksi urine lebih banyak, sehingga penderitanya sering buang air kecil. Hal inilah yang kemudian membuat tubuh jadi lebih cepat merasa haus.

    6. Diabetes insipidus

    Sering haus juga bisa menjadi gejala dari diabetes insipidus. Meski memiliki nama diabetes, tetapi kondisi ini tak sama dengan diabetes mellitus.

    Diabetes insipidus merupakan kondisi yang menyebabkan ketidakseimbangan cairan dalam tubuh.

    Kondisi ini membuat tubuh Anda memproduksi urine dalam jumlah besar, sehingga menjadi penyebab Anda sering merasa haus, meski sudah minum banyak air.

    7. Ketoasidosis diabetik

    ketoasidosis diabetik

    Jika Anda memiliki riwayat diabetes dan merasa sering haus, waspada penyebab yang satu ini. Pasalnya, ketoasidosis diabetik merupakan komplikasi diabetes yang serius dan berbahaya.

    Ketoasidosis diabetik terjadi ketika tubuh tidak memiliki insulin yang cukup untuk memungkinkan glukosa masuk ke dalam sel tubuh.

    Ini membuat tubuh membakar asam lemak dan memproduksi zat keton. Zat keton yang menumpuk inilah yang bisa membahayakan tubuh Anda.

    Kesimpulan

    Haus memang merupakan hal yang normal. Namun, bila Anda terus menerus haus meski sudah minum banyak air serta muncul gejala lainnya, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Carla Pramudita Susanto

    General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


    Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 31/08/2022

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan