Mengapa Penderita Diabetes Terlihat Makin Kurus Saat Penyakitnya Makin Parah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Adakah orang terdekat Anda yang menderita diabetes? Apakah Anda perhatikan berat badannya? Mungkin Anda sering melihat penderita diabetes yang tadinya mempunyai berat badan normal seperti kebanyakan orang, namun lama-kelamaan terlihat makin kurus. Ya, ini bisa terjadi, walaupun beberapa penderita diabetes juga ada yang mempunyai tubuh gemuk. Bagaimana bisa diabetes menyebabkan kurus? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa yang terjadi pada tubuh orang dengan diabetes?

Penderita diabetes mempunyai masalah dengan fungsi insulinnya. Insulin merupakan hormon yang dibutuhkan tubuh untuk mengubah gula (glukosa) dalam darah menjadi energi.

Pada orang normal, tubuh dapat mengubah gula menjadi energi dengan baik. Insulin dihasilkan oleh tubuh dalam jumlah yang cukup, sehingga mampu memanfaatkan gula dalam darah dengan baik sebagai energi.

Namun, pada penderita diabetes, tubuh menghasilkan insulin dalam jumlah kurang atau juga bisa berlebihan namun tubuh tidak merespon insulin dengan baik sehingga insulin tidak mampu mengubah gula menjadi energi secara efektif. Akibatnya, kadar gula dalam darah menjadi naik.

Bagaimana diabetes menyebabkan kurus?

Sel tubuh yang tidak dapat menggunakan glukosa sebagai energi akan mengirim sinyal ke otak bahwa mereka membutuhkan lebih banyak energi untuk melakukan fungsinya. Otak kemudian menghasilkan respon lapar untuk mendorong Anda agar makan, sehingga kebutuhan energi sel tubuh tercukupi.

Namun di samping menghasilkan rasa lapar, ternyata otak juga memerintah tubuh untuk memecah jaringan otot dan lemak. Hal ini dilakukan otak agar kebutuhan energi tubuh terpenuhi. Pemecahan jaringan otot dan lemak inilah yang membuat Anda kehilangan berat badan. Perlu diketahui bahwa otot menyumbang berat badan rata-rata pada wanita sebesar 36% dan pada pria sebesar 45%.

Jika jaringan lemak terus dipecah untuk digunakan sebagai energi, hal ini lama-kelamaan juga dapat menyebabkan ketoasidosis. Ketoasidosis menghasilkan keton yang dapat membuat ph tubuh menjadi asam. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan organ bahkan kematian.

Sering buang air kecil menyebabkan dehidrasi

Walaupun penderita diabetes sudah banyak makan untuk mencukupi energinya, tapi tubuh tidak mampu mengubah semua gula yang masuk menjadi energi. Akibatnya, gula darah naik dan membuat ginjal harus bekerja keras untuk menyeimbangkan gula dalam tubuh. Caranya, yaitu dengan membuang gula darah bersama dengan urine.

Tapi, membuang gula darah bersama urine juga berarti Anda membuang kalori tubuh. Sehingga, hal ini kemudian menyebabkan penurunan berat badan. Anda juga akan lebih sering buang air kecil, sehingga membuat Anda cepat haus dan bahkan dehidrasi.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Medical Association (JAMA) memberi kesimpulan bahwa orang dewasa yang memiliki berat badan normal saat dirinya terkena diabetes mempunyai angka kematian yang lebih tinggi daripada mereka yang mempunyai berat badan berlebih atau obesitas saat terkena diabetes.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Penderita diabetes perlu mengontrol diabetesnya. Salah satu yang bisa dilakukan, yaitu jalan kaki. Apa manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Diabetes, Health Centers 26/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Memilih camilan untuk penderita diabetes tidak boleh sembarangan. Selain perlu memperhatikan kandungan nutrisinya, jumlahnya pun tidak kalah penting.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 24/04/2020 . Waktu baca 3 menit

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 23/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Meski belum ada pengobatan untuk menyembuhkan neuropati diabetik, pengidap diabetes dapat meringankan gejala dan menghambatnya menjadi lebih parah.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 20/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit kulit diabetes

5 Penyakit Kulit yang Umum Menyerang Pasien Diabetes

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit
penderita diabetes meninggal covid-19

Studi: 1 dari 10 Pasien COVID-19 dengan Diabetes Berisiko Meninggal Dunia

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 10/06/2020 . Waktu baca 5 menit
karbohidrat untuk diet

7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020 . Waktu baca 5 menit
diabetesi

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020 . Waktu baca 4 menit