Diabetes adalah penyakit di mana tingkat gula darah terlalu tinggi. Definisi penyakit ini sederhana tetapi potensi konsekuensi bagi kesehatan sangat kompleks dan sering serius. Diabetes meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Hal ini bisa menyebabkan masalah pada mata, kulit, ginjal, dan sistem saraf Anda. Bagi pria, disfungsi ereksi dan masalah neurologis lainnya juga terkait dengan diabetes.

Untungnya banyak komplikasi ini bisa dicegah atau diobati. Kuncinya adalah kewaspadaan dan merawat kesehatan diri Anda.

Apakah diabetes menyebabkan disfungsi seksual?

Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi. Ini bisa menjadi gejala dari banyak masalah kesehatan. Hal ini termasuk tekanan darah tinggi, stress, merokok, efek samping obat, dan penyakit ginjal. Ini bisa disebabkan oleh kondisi yang berhubungan dengan sirkulasi dan sistem saraf.

Bila Anda mulai mengalami disfungsi ereksi, pertimbangkan kemungkinan diabetes. Menurut Badan Informasi Diabetes Nasional, pria dengan diabetes berada pada risiko disfungsi ereksi. Walaupun estimasi bervariasi, organisasi mengatakan 20 sampai 75 persen pria penderita diabetes memiliki disfungsi ereksi.

Diabetes mungkin bisa mengarah ke masalah seksual yang bisa membahayakan otonom sistem saraf pada tubuh (autonomic nervous system (ANS)). ANS mengontrol pelebaran dan pembatasan pembuluh darah. Bila pembuluh darah dan saraf pada penis cedera oleh diabetes, hasilnya berdampak pada disfungsi ereksi.

Masalah neurologis lain terkait dengan diabetes yang dihadapi oleh pria adalah suatu kondisi yang disebut ejakulasi retrograde. Kondisi ini berdampak pada sperma yang dikeluarkan bukan ke luar melainkan ke dalam kandung kemih. Gejala termasuk berkurangnya produksi semen yang diproduksi selama ejakulasi.

Masalah seksual memang terkadang tidak nyaman untuk dibicarakan. Namun, percakapan jujur dengan dokter Anda terkait disfungsi ereksi dan gejala lainnya sangatlah penting. Tes darah sederhana bisa membantu mendiagnosis diabetes. Investigasi penyebab dari disfungsi ereksi bisa mengarahkan Anda pada penemuan masalah lain yang belum didiagnosis juga.

Bagaimana cara mengontrol kondisi saya?

Cara terbaik mencegah penyakit saluran kencing dan masalah lainnya terkait diabetes adalah dengan menjaga kadar glukosa di bawah kontrol. Pengobatan termasuk obat-obatan, olahraga, dan diet yang baik. Obat disfungsi ereksi, seperti Tadalafil (Cialis), Vardenafil (Levitra) dan Sildenafil (Viagra) dapat mengobati disfungsi ereksi.

Untuk menghindari potensi berbahaya dari interaksi obat, diskusikan semua obat-obatan dan suplemen dengan dokter Anda.

Terkadang, kondisi seperti diabetes atau penyakit jantung bisa mengarah ke masalah emosional seperti cemas atau depresi. Hal ini bisa memperparah disfungsi ereksi Anda, dan juga aspek kesehatan lainnya. Bicarakan dengan dokter bila Anda mulai mengalami perasaan putus asa, sedih, cemas, atau khawatir. Bila Anda mengalami pola makan baru dan kebiasaan tidur baru, beri tahu gejala baru tersebut dengan dokter Anda. Dengan mengobati pikiran, Anda mungkin bisa membantu masalah yang mempengaruhi keseluruhan tubuh Anda.

Apa gejala lain dari diabetes?

Beberapa gejala diabetes umum terjadi pada pria dan wanita. Sebagai contoh, variasi masalah kulit merupakan tanda pertama dari diabetes.

Sirkulasi yang buruk yang disebabkan oleh diabetes menyebabkan gatal-gatal pada kaki bagian bawah dan telapak kaki. Memiliki diabetes juga membuat Anda lebih sensitif pada bakteri dan infeksi jamur kulit. Lakukan perawatan kulit yang baik dan temui dermatologis ketika masalah kulit terjadi.

Kerusakan saraf mempengaruhi setengah dari penderita diabetes, menurut Asosiasi Diabetes Amerika. Ketika saraf rusak akibat diabetes, itu disebut neuropati diabetes. Pada neuropati otonom, Anda mengalami kerusakan saraf yang mengontrol fungsi-fungsi dasar, seperti sirkulasi dan respirasi. Pada neuropati perifer, Anda mengalami kesemutan atau nyeri di tangan atau kaki. Jika Anda memiliki perasaan ini, atau pengalaman mati rasa di tangan atau kaki, beri tahu dokter Anda. Mengobati neuropati diabetes sedini mungkin dapat membatasi tingkat kerusakan.

Kesimpulan

Pria cenderung lebih mungkin terkena diabetes dibandingkan wanita. Diabetes merupakan masalah yang berkembang di negara ini pada banyak-demografi, termasuk anak-anak. Peningkatan obesitas biasanya jadi penyebab utama dalam kasus ini.

Jika Anda mengalami peningkatan gula darah dan berisiko diabetes tipe 2, Anda mungkin bisa mencegahnya. Bahkan jika Anda akhirnya didiagnosis diabetes, Anda masih bisa hidup dengan baik. Dengan perilaku sehat dan penggunaan obat yang tepat, Anda mungkin dapat mencegah atau mengontrol komplikasi dari diabetes.

Menjadi proaktif sangatlah penting. Jika Anda tidak dapat mengingat terakhir kali Anda memeriksa glukosa darah, segera lakukan tes darah. Ini terutama penting bila Anda mulai mengalami disfungsi ereksi atau gejala diabetes yang umum lainnya.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca