home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Makan Sebelum Tidur, Bikin Tidur Nyenyak atau Justru Tidak Bisa Tidur?

Makan Sebelum Tidur, Bikin Tidur Nyenyak atau Justru Tidak Bisa Tidur?

Tidur adalah salah satu aktivitas favorit hampir semua orang; Anda mungkin salah satunya. Sayangnya, faktor-faktor tertentu dapat mengganggu kualitas tidur Anda. Alhasil Anda menjadi kurang tidur karena mengalami susah tidur atau insomnia. Namun, tahukah Anda kebiasaan makan sebelum tidur ternyata memiliki dampak terhadap kualitas tidur? Lalu, apa saja makanan atau minuman sebelum tidur yang diperbolehkan? Simak penjelasannya berikut ini, yuk!

Bolehkah makan sebelum tidur?

Sebagian besar dari Anda tentunya berpikir bahwamakan sebelum tidur bisa menambah berat badan. Ya, dugaan tersebut memang tidak salah. Bahkan, Anda dapat mengalami kenaikan berat badan hingga dua kali lipat.

Akan tetapi, bukan hanya itu, kebiasaan ini juga dapat menimbulkan masalah lain. Makan sebelum tidur juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan gangguan tidur yang tidak Anda inginkan.

Meski begitu, bukan berarti Anda tidak boleh makan sama sekali sebelum tidur. Ini artinya, Anda harus memerhatikan waktu makan agar tidak terlalu dekat dengan jam tidur.

Contohnya, jika Anda makan pukul tujuh malam, usahakan untuk tidur dua hingga tiga jam setelahnya. Sementara, jika terbangun hingga larut malam dan sudah melalui 4-5 jam setelah terakhir kali makan, boleh-boleh saja mengonsumsi camilan sehat sebelum tidur.

Jenis makanan yang Anda konsumsi sebelum tidur juga berpengaruh. Jika Anda mengonsumsi makanan berat atau camilan yang tidak sehat, kualitas tidur mungkin terganggu. Bahkan, ada risiko kesehatan yang menghadang jika Anda hobi makan sebelum tidur.

Risiko kesehatan jika suka makan sebelum tidur

Jika Anda senang mengonsumsi makanan berat sebelum tidur, Anda justru menjadi tidak merasa lapar keesokan paginya. Hal ini mungkin menyebabkan Anda melewatkan makan pagi atau sarapan.

Akan tetapi, Anda justru akan makan secara berlebihan pada saat siang hari karena jarak makan yang terlalu jauh. Lalu, hal ini akan terulang lagi pada malam hari. Artinya, sekali melakukannya, pola tersebut akan berulang.

Masalahnya, makan tepat sebelum tidur membuat tubuh yang seharusnya beristirahat justru bekerja keras memproses makanan. Hal ini berpotensi membuat Anda mengalami gangguan pencernaan dan stroke.

Tak hanya itu, menurut Sleep Advisor, langsung tidur setelah makan juga dapat membuat mental exhaustion. Alhasil, Anda bisa saja mengalami mimpi buruk akibat kebiasaan tersebut.

Oleh sebab itu, sebisa mungkin menghindari kebiasaan ini jika tidak ingin merasakan berbagai risiko tersebut. Jika memang terpaksa harus makan sebelum tidur, pastikan Anda mengonsumsi makanan ringan yang menyehatkan.

Makanan dan minuman yang boleh dikonsumsi sebelum tidur

Nah, berikut adalah beberapa jenis minuman dan makanan sebelum tidur untuk mengganjal perut:

1. Susu

Susu merupakan salah satu minuman yang bisa Anda konsumsi sebelum tidur. Pasalnya, minuman yang bisa Anda sediakan dalam kondisi hangat ini dapat membantu tubuh menghasilkan melatonin.

Melatonin merupakan hormon yang dapat mengatur siklus bangun dan tidur. Ini tandanya, produksi melatonin dapat membantu tubuh mengirimkan sinyal ke otak agar tubuh siap tidur.

Tak hanya itu, minum susu membantu Anda tidur lebih nyenyak, sehingga tidak mudah terbangun tengah malam.

2. Kacang-kacangan

Kacang seperti kacang almond, kacang kenari, pistachio, hingga mente bisa Anda makan sebelum tidur. Pasalnya, kacang-kacangan ini ternyata dapat meningkatkan kualitas tidur Anda.

Sama halnya dengan susu, kacang juga mengandung melatonin, yaitu mineral seperti magnesium dan seng, yang menyerupai hormon melatonin dalam tubuh.

Bahkan, kombinasi antara melatonin, magnesium, dan seng dapat mengatasi insomnia pada lansia. Oleh sebab itu, jika Anda lapar tengah malam, kacang-kacangan tersebut bisa menjadi pilihan menarik.

3. Buah kiwi

Jika Anda penggemar buah, buah kiwi sebagai makanan sebelum tidur juga bisa menjadi alternatif saat merasa lapar. Buah berwarna hijau segar ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk membantu meningkatkan kualitas tidur.

Buah ini kaya akan kandungan vitamin dan mineralnya, termasuk vitamin C dan vitamin E sekaligus kalium dan folat. Sebuah penelitian pada tahun 2016 menyatakan bahwa buah kiwi dapat membantu Anda tidur lelap.

Pasalnya, pada penelitian tersebut, orang yang mengonsumsi dua buah kiwi satu jam sebelum tidur merasa lebih cepat mengantuk, tidur cukup, dan mengalami peningkatan kualitas tidur.

4. Madu

Jika malas makan camilan karena sudah malam, Anda bisa saja mengonsumsi madu sebelum tidur. Ya, makan madu sebelum tidur dapat membantu Anda tidur pada malam hari.

Hal ini disebabkan madu dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks. Selain itu, kandungan gula alami dalam madu dapat meningkatkan insulin dan triptofan.

Dengan begitu, mengonsumsi satu sendok madu sebelum tidur dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak.

5. Buah dan sayur berwarna oranye dan merah

Buah dan sayur yang berwarna merah atau oranye memiliki kandungan lycopene yang dapat Anda makan sebelum tidur.

Anda bisa mengonsumsi tomat, jeruk, semangka, pepaya, dan buah dengan warna merah atau oranye lainnya bisa membantu Anda agar tidur lebih nyenyak.

Makanan dan minuman yang harus dihindari sebelum tidur

Sementara itu, daftar makanan berikut adalah yang sebaiknya tidak Anda makan sebelum tidur:

1. Minuman berkafein

Sebenarnya, tidak masalah jika Anda ingin mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi atau teh. Akan tetapi, Anda sebaiknya tidak mengonsumsinya tepat sebelum tidur.

Pasalnya, kafein adalah stimulan yang dapat membuat Anda semakin terjaga dan sulit tidur. Lebih baik, kurangi mengonsumsi minuman ini menjelang jam tidur.

Jika memang ingin mengonsumsi kopi atau teh, pastikan waktu paling lambat untuk mengonsumsinya adalah 5-6 jam sebelum tidur. Pasalnya, efek stimulan dari kafein akan hilang setelah empat jam.

2. Makanan berlemak

Makanan berlemak seperti burger, es krim, atau makanan cepat saji lainnya dapat menghasilkan asam dalam lambung naik. Nah, jenis makanan ini tentu sebaiknya tidak Anda makan tepat sebelum tidur.

Apalagi, kandungan lemak stratosfer pada makanan cepat saji dapat menstimulasi produksi asam lambung di perut. Alhasil Anda bisa merasa sakit perut karena makan makanan ini sebelum tidur.

Jika sudah demikian, tidur Anda bisa terganggu. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan ini sebelum tidur.

3. Makanan pedas

Makanan sebelum tidur yang perlu dihindari termasuk makanan pedas. Pasalnya, makanan pedas dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Hal tersebut, tentu saja, dapat mengganggu tidur Anda. Ya, zat capsaicin, bahan aktif dalam cabai, dapat memengaruhi tidur melalui perubahan suhu tubuh.

Oleh sebab itu, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang dapat perut bergejolak ini sebelum tidur jika ingin tidur nyenyak.

4. Ayam dan sumber protein

Ayam atau jenis protein lain akan menjadi kontraproduktif jika Anda konsumsi pada malam hari. Alih-alih menyehatkan tubuh, makan banyak protein seperti ayam sebelum tidur dapat membuat pencernaan berjalan lebih lambat.

Hal ini mengakibatkan waktu yang seharusnya Anda gunakan untuk tidur justru terpakai untuk mencerna makanan tersebut. Jika Anda tidak ingin hal ini terjadi, lebih baik hindari mengonsumsi ayam tepat sebelum tidur.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber
St-Onge, M. P., Mikic, A., & Pietrolungo, C. E. (2016). Effects of Diet on Sleep Quality. Advances in nutrition (Bethesda, Md.)7(5), 938–949. https://doi.org/10.3945/an.116.012336
10 Tips to Beat Insomnia. Retrieved 21 April 2021, from https://www.nhs.uk/live-well/sleep-and-tiredness/10-tips-to-beat-insomnia/
What to Eat to Sleep Better at Night? Retrieved 21 April 2021, from https://www.sleep.org/eat-to-sleep-better/
The Best Foods to Help You. Retrieved 21 April 2021, from https://www.sleepfoundation.org/nutrition/food-and-drink-promote-good-nights-sleep
Should You Eat Just Before Bed? – All The Risks Explain. Retrieved 21 April 2021, from https://www.sleepadvisor.org/eat-just-before-bed-risks/
Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 11/05/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri