home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Aman untuk Penderita Diabetes, Simak 7 Manfaat Melimpah dari Madu

Aman untuk Penderita Diabetes, Simak 7 Manfaat Melimpah dari Madu

Madu merupakan suatu pemanis alami yang dihasilkan oleh lebah. Rasanya yang manis, membuat madu sering menjadi sebagai pengganti gula. Selain rasanya yang lezat, madu juga populer dengan kandungan nutrisinya yang menyehatkan tubuh. Apa saja sih manfaat dari madu berdasarkan kandungannya? Yuk, cari tahu jawabannya di sini!

Kandungan gizi murni

madu untuk maag

Madu sangat populer dalam dunia kesehatan, karena penggunaannya yang sejak dulu sebagai obat tradisional. Potensi dan manfaat madu dalam dunia kesehatan didapat dari kandungan nutrisinya. Dalam 100 gram madu terdapat beragam nutrisi, termasuk:

  • Protein: 0,3 gram.
  • Karbohidrat: 79,5 gram.
  • Serat: 0,2 gram.
  • Kalsium: 5 mg.
  • Fosfor: 16 mg
  • Besi: 0,9 mg
  • Natrium: 6 mg
  • Kalium: 26,9 mg.
  • Tembaga: 0,04 mg.
  • Seng: 0,2 mg.
  • Riboflavin atau vitamin B2: 0,04 mg.
  • Niacin atau vitamin B3: 0,1 mg.
  • Vitamin C: 4 mg.

Manfaat madu untuk kesehatan

Berdasarkan berbagai penelitian, madu yang kaya akan kandungan nutrisi tentu memiliki potensi untuk kesehatan tubuh, berikut ini:

1. Membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan

sistem pencernaan yang sehat

Kandungan antioksidan dalam madu dapat membantu tubuh melawan radikal bebas. Radikal bebas yang masuk ke tubuh dapat memicu refluks asam lambung karena merusak sel-sel yang melapisi saluran pencernaan. Tidak hanyapada perut, jika refluks asam lambung kambuh, juga bisa mengiritasi kerongkongan.

Nah, antioksidan pada madu memberikan manfaat untuk mengatasi keluhan tersebut. Pertama, madu yang kaya antioksidan dapat mencegah kerusakan lebih lanjut pada sel-sel di sekitar lapisan pencernaan. Kedua, madu yang teksturnya lembut juga bisa membantu meredakan peradangan di kerongkongan sekaligus melapisi selaput lendir kerongkongan.

Dari khasiat madu ini, banyak orang yang mengandalkan madu sebagai obat rumahan untuk meredakan maag (asam lambung naik). Biasanya, madu dikonsumsi bersamaan dengan lemon. Pada orang yang sehat, khasiatnya ini bisa membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.

2. Memiliki potensi menurunkan risiko kanker

perbedaan kanker ovarium dan kista ovarium

Madu memiliki senyawa aktif yang bersifat antikanker. Oleh karena itulah, salah satu penelitian pada jurnal Pharmacognosy research menyebutkan bahwa madu mungkin memberi manfaat untuk menurunkan risiko berbagai kanker.

Penyakit kanker terjadi akibat sel-sel tubuh menjadi abnormal; tumbuh tanpa kendali dan tidak mati. Akibatnya, sel menumpuk dan membentuk tumor. Senyawa aktif pada madu dapat mencegah poliferasi sel dan merangsang apoptosis. Poliferasi sel adalah siklus pembelahan sel, saat sel membelah menjadi dua sel turunan. Sementara, apoptosis adalah program yang memrintahkan sel untuk mati.

3. Membantu menurunkan risiko penyakit jantung

jantung

Antioksidan pada madu bisa dibilang cukup lengkap, karena terdiri dari flavonoid, polifenol, Vitamin C, dan monofenol. Kesemua antioksidan ini memberikan perlindungan pada kesehatan jantung.

Ada tiga mekanisme manfaat madu pada jantung, yakni meningkatkan vasodilatasi (pelebaran) pembuluh koroner, menurunkan kemampuan trombosit dalam membekukan darah, dan menghambat proses oksidasi kolesterol jahat. Selain itu, vitamin C pada madu juga berkhasiat mencegah peradangan pada pembuluh darah di sekitar jantung.

4. Menurunkan kadar gula darah

Mencegah penyakit diabetes bisa dilakukan dengan membatasi makanan tinggi gula, sehingga penderitanya berhati-hati dalam memilih makanan yang mengandung gula. Penting untuk mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah. Maksudnya, makanan yang tidak membuat gula darah melonjak naik dengan cepat.

Gula termasuk makan dengan angka indeks glikemik yang tinggi. Oleh karena itulah, pengidap diabetes bisa memanfaatkan madu sebagai pengganti gula. Madu memiliki angka indeks glikemik yang rendah, sehingga dapat membantu pasien diabetes menjaga kadar gula darahnya tetap stabil.

5. Menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah

alat pengukur tekanan darah digital

Nutrisi madu juga memiliki manfaat untuk menurunkan kadar kolestrol jahat (LDL), meningkatkan kadar kolesterol (HDL), dan meningkatkan NO (nitrit oksida).

NO merupakan suatu gas yang berperan untuk melancarkan sistem peredaran darah, menjaga fungsi otot jantung, dan mengatur tekanan darah. Secara menyeluruh, fungsinya ini memberikan perlindungan ganda pada jantung dan pembuluh darah sekitarnya. Ini karena kadar kolesterol yang tinggi dan hipertensi (tekanan darah tinggi) merupakan faktor risiko dari penyakit jantung.

6. Merawat kulit agar awet muda

eksfoliasi kulit

Adanya radikal bebas akan membuat terjadinya gangguan pada sel-sel tubuh dan mengakibatkan penuaan pada kulit. Kandungan antioksidan pada madu mampu menangkal bahaya radikal bebas tersebut dan mencegah berbagai gangguan yang disebabkan oleh radikal bebas, termasuk penuaan dini.

Tinggi rendahnya kandungan antioksidan pada madu juga dapat Anda amati dari warna madu. Semakin gelap warna madu, makin tinggi pula kandungan antioksidan yang terkandung.

7. Dapat membantu penyembuhan luka

luka terbuka

Madu ternyata dapat membantu penyembuhan luka. Ini karena madu mengandung efek antibakteri dan antiseptik berkat kandungan hidrogen peroksida. Selain itu, pH madu yang bersifat asam (antara 3,2-4,5) dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Madu juga memiliki efek antiradang dan kemampuan untuk menyamarkan bekas luka. Hal ini karena madu memiliki kemampuan untuk mempercepat perbaikan pada pembuluh darah (karena terjadi kerusakan pada pembuluh darah saat luka), membantu mempercepat pertumbuhan lapisan kulit yang mengalami kerusakan, meningkatkan kolagen yang sangat baik untuk membantu perbaikan kulit, serta mencegah bekas luka dan keloid.

Berkat kemampuan madu tersebut, banyak orang memanfaatkan madu untuk penyembuhan luka dan ada dalam komposisi krim untuk mengobati luka akibat terbakar atau tergores.

Tips aman mengonsumsi madu

madu penyubur kandungan

Tertarik dengan manfaat madu? Tenang, Anda bisa mendapatkan khasiatnya dengan nikmati secara langsung, atau pada luka ringan dengan mengoles langsung ke kulit. Akan tetapi, konsumsi madu tidak boleh berlebihan. Pasalnya, konsumsi madu secara berlebihan bisa menimbulkan efek samping seperti mual dan muntah.

Selain itu, beberapa orang mungkin juga menunjukkan reaksi gatal atau sesak napas. Ini mungkin terjadi jika orang tersebut memiliki alergi pada madu.

Pilihan madu juga harus Anda perhatikan. Madu yang paling baik adalah madu murni, yang tanpa campuran bahan pengawet maupun pewarna.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Honey. (2017, October 18). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-honey/art-20363819 [Accessed on February 11th, 2021]

Math, M. V., Khadkikar, R. M., & Kattimani, Y. R. (2013). Honey–a nutrient with medicinal property in refluxThe Indian journal of medical research138(6), 1020–1021. [Accessed on February 11th, 2021]

Ajibola, A., Chamunorwa, J. P., & Erlwanger, K. H. (2012). Nutraceutical values of nzatural honey and its contribution to human health and wealthNutrition & Metabolism9(1), 61. https://doi.org/10.1186/1743-7075-9-61 [Accessed on February 11th, 2021]

Samarghandian, S., Farkhondeh, T., & Samini, F. (2017). Honey and Health: A Review of Recent Clinical ResearchPharmacognosy research9(2), 121–127. https://doi.org/10.4103/0974-8490.204647 [Accessed on February 11th, 2021]

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 15/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri