Kurang Tidur Bisa Bikin Pinggang Makin Lebar. Bagaimana Bisa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Anda tidak cukup tidur akhir-akhir ini? Hati-hati, tidak hanya membuat Anda jadi mudah lesu, kurang tidur menurut sebuah penelitian bisa menaikkan berat badan Anda, sekaligus membuat lingkar pinggang Anda tambah lebar. Kok bisa, ya?

Cari tahu akibat kurang tidur pada timbangan berat badan dan lingkar pinggang Anda di artikel ini.

Jangan kaget kalau lingkar pinggang Anda melebar akibat kurang tidur

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Leeds Institute of Cardiovascular and Metabolic Medicine dan School of Food Science and Nutrition, pola tidur yang buruk bisa menyebabkan kelebihan berat badan dan obesitas.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa orang yang tidur rata-rata sekitar enam jam sehari memiliki lingkar pinggang yang lebih lebar hingga tiga sentimeter (cm) dibandingkan orang yang bisa tidur selama tujuh atau delapan jam semalam.

Karena itu, wajar saja kalau kebiasaan begadang bisa membuat baju kesayangan Anda tidak muat lagi sekarang.

Bagaimana kurang tidur bisa bikin lingkar pinggang melebar?

Menurut National Health Service (NHS), kurang tidur bisa berkontribusi pada perkembangan penyakit metabolik seperti diabetes. Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Laura Hardie, tidak hanya melihat keterkaitan antara durasi tidur, pola diet, dan berat badan, tetapi juga melihat tekanan darah, tingkat kolesterol, dan gula darah.

Penelitian yang melibatkan 1.615 orang dewasa mencatat berapa lama para peserta penelitian tidur dan juga mencatat asupan makanan mereka.

Setelah itu, para peneliti mengambil sampel darah, memeriksa berat badan, lingkar pinggang, dan tekanan darah untuk dicatat dan diamati. Hasilnya memang kurang tidur berdampak buruk pada semua kriteria yang diuji para ahli tersebut.

Penelitian yang telah dipublikasikan di jurnal PLOS One menemukan bahwa akibat kurang tidur bisa menyebabkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) turun. Padahal, kadar kolesterol ini membantu menghilangkan lemak jahat dari peredaran darah sehingga mencegah penyakit jantung.

Seseorang yang kurang tidur biasanya cenderung lebih memilih makanan yang tidak sehat. Jika akibat kurang tidur bisa menyebabkan tubuh Anda jadi gemuk, mungkin sekarang saatnya Anda menata kembali jam tidur Anda yang berantakan.

tidur terlalu lama

Kurang tidur bikin tubuh kesulitan melakukan metabolisme

Apa itu metabolisme? Metabolisme adalah proses yang terjadi ketika makanan dan minuman yang dikonsumsi diubah menjadi sumber energi bagi tubuh.

Ketika tubuh tidak mendapatkan waktu tidur cukup, kadar kortisol atau hormon stres dalam tubuh akan meningkat. Kondisi ini akan mengakibatkan terjadinya peningkatan nafsu makan.

Saat kurang tidur, tubuh juga mengalami kesulitan dalam melakukan metabolisme karbohidrat. Karbohidrat bukannya diubah jadi energi, tapi hanya menumpuk dalam tubuh. Kondisi inilah yang menyebabkan kadar gula darah menjadi tinggi, yang pada akhirnya mengakibatkan peningkatan resistensi insulin. Akhirnya kondisi ini bisa merambat jadi diabetes.

Peningkatan insulin merupakan sinyal bagi tubuh untuk menyimpan energi yang tidak terpakai sebagai lemak. Oleh karena itu, orang-orang yang secara terus menerus kekurangan tidur akan mengalami peningkatan risiko terkena diabetes, hipertensi (tekanan darah tinggi), obesitas, dan gangguan daya ingat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Pohon mimba ternyata memiliki sejuta mnfaat, bukan hanya daun mimba saja lho. Yuk simak apa saya manfaat daun mimba dan bagian lainnya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Herbal A-Z 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Tahukah Anda kalau makanan yang mengandung bakteri asam laktat menyehatkan? Makanan apa saja itu? Mari simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Banyak orang menggunakan obat kumur sebagai pengganti obat sariawan. Apa saja kandungan dalam obat kumur? Benarkah bisa mengobati sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit