home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kurang Tidur Bisa Bikin Pinggang Makin Lebar. Bagaimana Bisa?

Kurang Tidur Bisa Bikin Pinggang Makin Lebar. Bagaimana Bisa?

Anda tidak cukup tidur akhir-akhir ini? Hati-hati, tidak hanya membuat Anda jadi mudah lesu, kurang tidur menurut sebuah penelitian bisa menaikkan berat badan Anda, sekaligus membuat lingkar pinggang Anda tambah lebar. Kok bisa, ya?

Cari tahu akibat kurang tidur pada timbangan berat badan dan lingkar pinggang Anda di artikel ini.

Jangan kaget kalau lingkar pinggang Anda melebar akibat kurang tidur

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Leeds Institute of Cardiovascular and Metabolic Medicine dan School of Food Science and Nutrition, pola tidur yang buruk bisa menyebabkan kelebihan berat badan dan obesitas.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa orang yang tidur rata-rata sekitar enam jam sehari memiliki lingkar pinggang yang lebih lebar hingga tiga sentimeter (cm) dibandingkan orang yang bisa tidur selama tujuh atau delapan jam semalam.

Karena itu, wajar saja kalau kebiasaan begadang bisa membuat baju kesayangan Anda tidak muat lagi sekarang.

Bagaimana kurang tidur bisa bikin lingkar pinggang melebar?

Menurut National Health Service (NHS), kurang tidur bisa berkontribusi pada perkembangan penyakit metabolik seperti diabetes. Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Laura Hardie, tidak hanya melihat keterkaitan antara durasi tidur, pola diet, dan berat badan, tetapi juga melihat tekanan darah, tingkat kolesterol, dan gula darah.

Penelitian yang melibatkan 1.615 orang dewasa mencatat berapa lama para peserta penelitian tidur dan juga mencatat asupan makanan mereka.

Setelah itu, para peneliti mengambil sampel darah, memeriksa berat badan, lingkar pinggang, dan tekanan darah untuk dicatat dan diamati. Hasilnya memang kurang tidur berdampak buruk pada semua kriteria yang diuji para ahli tersebut.

Penelitian yang telah dipublikasikan di jurnal PLOS One menemukan bahwa akibat kurang tidur bisa menyebabkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) turun. Padahal, kadar kolesterol ini membantu menghilangkan lemak jahat dari peredaran darah sehingga mencegah penyakit jantung.

Seseorang yang kurang tidur biasanya cenderung lebih memilih makanan yang tidak sehat. Jika akibat kurang tidur bisa menyebabkan tubuh Anda jadi gemuk, mungkin sekarang saatnya Anda menata kembali jam tidur Anda yang berantakan.

tidur terlalu lama

Kurang tidur bikin tubuh kesulitan melakukan metabolisme

Apa itu metabolisme? Metabolisme adalah proses yang terjadi ketika makanan dan minuman yang dikonsumsi diubah menjadi sumber energi bagi tubuh.

Ketika tubuh tidak mendapatkan waktu tidur cukup, kadar kortisol atau hormon stres dalam tubuh akan meningkat. Kondisi ini akan mengakibatkan terjadinya peningkatan nafsu makan.

Saat kurang tidur, tubuh juga mengalami kesulitan dalam melakukan metabolisme karbohidrat. Karbohidrat bukannya diubah jadi energi, tapi hanya menumpuk dalam tubuh. Kondisi inilah yang menyebabkan kadar gula darah menjadi tinggi, yang pada akhirnya mengakibatkan peningkatan resistensi insulin. Akhirnya kondisi ini bisa merambat jadi diabetes.

Peningkatan insulin merupakan sinyal bagi tubuh untuk menyimpan energi yang tidak terpakai sebagai lemak. Oleh karena itu, orang-orang yang secara terus menerus kekurangan tidur akan mengalami peningkatan risiko terkena diabetes, hipertensi (tekanan darah tinggi), obesitas, dan gangguan daya ingat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Insufficient sleep may be adding to your waistline.

https://www.sciencedaily.com/releases/2017/07/170731225418.htm. Accessed 29/09/2017.

Sleeping badly could add 3 cm to your waistline, study suggests. http://www.telegraph.co.uk/science/2017/07/28/sleeping-badly-could-add-3-cm-waistline-study-suggests/.  Accessed 29/09/2017.

Sleep deprivation and metabolic consequences.

http://www.eufic.org/en/food-today/article/sleep-deprivation-and-metabolic-consequences. Accessed 29/09/2017.

Late bedtimes could lead to weight gain. https://www.sciencedaily.com/releases/2015/10/151001204937.htm. Accessed 29/09/2017.

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari pada 06/10/2017
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x