home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Diet Air Putih, Apakah Aman Dilakukan?

Diet Air Putih, Apakah Aman Dilakukan?

Rajin minum air putih memang bermanfaat, salah satunya membantu menurunkan berat badan. Dari teori tersebut, banyak yang “terinspirasi” untuk menerapkan diet air putih saja tanpa dibarengi dengan makan dan minum apa pun selama beberapa hari.

Minum air putih saja bikin berat badan turun?

Minum air putih memang sangat dianjurkan untuk membantu menjaga kesehatan. Rutin minum air putih melancarkan kinerja fungsi ginjal untuk membuang limbah dan racun berbahaya dalam tubuh.

Cukup minum air juga membuat kerja sistem pencernaan lebih efisien mengolah makanan sekaligus mengendalikan nafsu makan. Mencukupi kebutuhan cairan juga membantu proses metabolisme tubuh bekerja lebih cepat untuk membakar lemak.

Minum 8 gelas air putih (± 2 liter) bisa membakar hingga 100 kalori per hari. Kalori bisa lebih banyak berkurang jika Anda minum air dingin. Memperbanyak minum air putih pun bantu memangkas kelebihan berat air, sehingga berat badan turun ekstra.

Manfaat diet minum air putih dalam jangka pendek dapat langsung dirasakan oleh orang-orang yang memiliki penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, dan kelebihan berat badan (overweight).

Namun jika murni bertujuan untuk penurunan berat badan saja, diet air putih baru akan memperlihatkan hasil nyatanya setelah dilakukan berkelanjutan alias dalam jangka waktu lama.

Apakah diet air putih benar-benar aman?

Diet hanya dengan minum air putih sebetulnya hanya boleh dilakukan mulai dari 24 jam hingga maksimal 3 hari. Lebih dari itu, akan ada banyak potensi masalah kesehatan yang bermunculan.

Perlu diingat, bahwa air putih bebas kalori dan tidak memiliki nutrisi esensial yang dibutuhkan tubuh seperti lemak, protein, dan vitamin. Diet ini juga tidak membolehkan Anda untuk minum minuman lainnya seperti teh, kopi, dan susu.

Satu hari saja Anda mencoba diet ini, nutrisi di otak sudah bisa berkurang sehingga akan bekerja semakin lambat. Akibatnya, Anda sulit konsentrasi, sering bengong, mudah emosi, hingga rentan berhalusinasi. Hal ini juga akan menimbulkan migrain.

Selain itu, bila Anda tidak mengonsumsi makanan apa pun, artinya perut akan dibiarkan kosong. Perut yang kosong dalam waktu lama dapat menyebabkan asam lambung naik yang nantinya memicu penyakit maag.

Tubuh akan kehilangan paling banyak protein dalam 72 jam pertama Anda diet air putih, dan membuat otot-otot tubuh perlahan mengecil.

Manusia hanya bisa bertahan hidup tanpa makan sama sekali antara 46 jam – 70 hari. Meski begitu, tidak makan selama 3 minggu saja sudah bisa membuat kematian fungsi otak dan membuat Anda jatuh ke dalam kondisi koma.

Lantas, bagaimana cara diet air putih yang benar?

Idealnya, pilihlah waktu yang tepat untuk memulai program diet, yaitu saat tubuh tidak memerlukan banyak energi. Jika sudah menetapkan waktu yang pas, Anda wajib mempersiapkan asupan zat gizi yang cukup sejak jauh hari sebelum mulai diet.

Boleh mulai kurangi porsi makan besar dan camilan dalam beberapa hari menjelang diet air putih, tapi tetap pastikan lauk makannya bervariasi dan mengandung nutrisi serta energi tinggi.

Mulailah perlahan dengan minum minuman kaya nutrisi seperti jus buah atau smoothie mengenyangkan pada hari-hari awal diet.

Selama sedang menjalani diet air putih, hindari berolahraga terlalu berat agar tidak dehidrasi. Hindari juga minum lebih banyak air dari biasanya saat diet. Terlalu banyak minum air putih bisa berbalik membahayakan kesehatan Anda.

Ingatlah bahwa Anda perlu segera menghentikan diet saat jatuh sakit atau merasa sangat lemas pada tengah-tengah waktunya.

Ketika Anda selesai diet minum air putih, hindari makan terlalu banyak sekaligus. Mulai makan lagi secara bertahap untuk menghindari sakit perut dan gangguan pencernaan yang lain.

Ingat, Anda sebaiknya tidak melakukan diet ini sendiri. Bila ingin mencobanya, lakukan di bawah pengawasan ahli gizi.

Tidak semua orang boleh melakukannya

Diet minum air putih tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Orang dewasa yang lebih tua dan anak-anak yang berusia di bawah 18 tahun tidak dibolehkan untuk melakukan diet ini.

Selain itu, orang dengan kondisi di bawah ini juga tidak diperbolehkan melakukan diet yang satu ini karena dapat berpotensi menimbulkan masalah kesehatan lebih lanjut.

Diet yang baik yakni dengan makan sehat dan olahraga

Menurut Academy of Nutrition and Dietetics, cara diet air putih tidak ideal untuk menurunkan berat badan.

Pola diet terbaik untuk menurunkan berat badan yakni dengan menggabungkan kebiasaan makan sehat (seperti mengurangi garam dan gula serta lemak) dan olahraga rutin yang dilakukan bertahap.

Selain itu, batasi juga porsi makan serta asupan kalori dengan tetap mendapatkan zat gizi dari berbagai macam sumber makanan.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

All you need to know about water fasting  https://www.medicalnewstoday.com/articles/319835.php?sr diakses 11 Oktober 2018.

Water Fasting: Benefits and Dangers https://www.healthline.com/nutrition/water-fasting diakses 11 Oktober 2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Andisa Shabrina pada 09/05/2021
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
x