Definisi

Apa itu milia?

Milia adalah sekelompok kista milium, yang merupakan benjolan-benjolan kecil putih yang muncul sebagai gerombolan pada kulit. Milia sering muncul di pipi, hidung, mata, dan kelopak mata. Ada 5 jenis milia:

  • Milia neonatal: jenis milia ini muncul pada bayi setelah lahir. Milia ini berupa kelenjar keringat yang belum berkembang. Ditambah lagi, kondisi ini terjadi pada sekitar 50% bayi di dunia sehingga dianggap wajar dan akan hilang sendiri. Milia jenis ini juga disebut butir Epstein.
  • Milia primer: milia ini dapat muncul pada anak-anak maupun orang dewasa.
  • Milia sekunder: sering muncul di dekat luka, misalnya luka bakar atau ruam. Juga muncul setelah Anda mengoleskan krim jenis tertentu macam krim kulit corticosteroid.
  • Milia en plaque: milia jenis ini sangat langka, berkembang tumbuh berdempetan sehingga terlihat seperti terdapat permukaan kulit yang meninggi. Milia en plaque cenderung mempengaruhi terutama wanita paruh baya.
  • Multiple eruptive milia: milia jenis ini hilang setelah periode berminggu-minggu atau berbulan-bulan ini, dan juga tergolong sangat langka.

Seberapa umumkah milia?

Milia sangat umum. Umumnya lebih banyak mempengaruhi wanita daripada pria serta pasien dalam segala usia. Milia mampu teratasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala milia?

Gejala umum milia tidak serius karena akan hilang sendiri setelah beberapa waktu.

  • Benjolan putih seperti mutiara pada kulit bayi
  • Benjolan yang muncul di sepanjang pipi, hidung, dan dagu
  • Benjolah putih seperti mutiara pada gusi atau langit-langit mulut.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda atau gejala di atas atau ingin bertanya, konsultasikanlah dengan dokter. Milia seringkali bukan merupakan kondisi serius. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik untuk situasi Anda.

Penyebab

Apa penyebab milia?

Milia disebabkan oleh kelenjar keringat yang kurang berkembang pada anak-anak. Pada orang dewasa, mereka muncul ketika sel kulit mati terperangkap di bawah kulit. Kerusakan kulit mungkin juga mengakibatkan milia:

  • Luka lecet karena kondisi kulit
  • Luka bakar
  • Kulit melepuh misalnya karena poison ivy
  • Prosedur pelapisan kulit, misalnya dermabrasi atau pelapisan dengan laser
  • Penggunaan krim steroid jangka panjang
  • Kerusakan karena sinar matahari jangka panjang.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk milia?

Ada banyak faktor risiko milia, yaitu:

  • Tidak menjaga kebersihan kulit
  • Mengenakan pakaian kasar
  • Sering terpapar sinar matahari.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana milia didiagnosis?

Dokter dapat mendiagnosis hanya dengan melihat kulit. Namun, dalam beberapa kasus, bila diagnosis tidak pasti atau dicurigai adanya milia en plaque, dokter mungkin menyarankan biopsi kulit. Selama biopsi kulit, sepotong kecil kulit diambil dan analisis mikroskopik akan dilakukan.

Apa saja pengobatan untuk milia?

Milia pada anak tidak perlu diobati karena akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa bulan dalam kehidupan bayi. Pada orang dewasa, mereka tidak akan menyebabkan masalah berarti. Dalam milia jenis langka bernama milia en plaque, krim tertentu macam isotretinoin atau tretinoin terkadang diresepkan. Minocycline bisa ditambahkan sebagai agen anti-infeksi.

Apabila kista tidak enak dipandang, mereka bisa diangkat. Milium tidak akan mudah dipencet tanpa meninggalkan luka kecil pada kulit untuk melepaskan tekanan. Prosedur umumnya dianggap aman karena tidak perlu pembiusan. Prosedur harus dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan, jangan mencoba sendiri karena mungkin mengakibatkan infeksi dan jaringan parut. Beberapa perawatan klinis lain yang mungkin Anda ingin coba adalah:

  • Cryotherapy
  • Perawatan laser
  • Dermabrasi
  • Pengelupasan kimiawi.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi milia?

Tidak ada cara mencegah milia, tapi menjaga kebersihan kulit disarankan. Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi milia:

  • Mencuci muka setidaknya dua kali sehari
  • Menghindari alat rias berminyak
  • Mengoleskan krim tabir surya saat berada di luar rumah
  • Jangan memencet atau menggosok kista.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 17, 2017 | Terakhir Diedit: Maret 17, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan