Definisi

Apa itu mastitis laktasi?

Mastitis adalah infeksi pada satu atau lebih saluran payudara. Mastitis biasanya berhubungan dengan menyusui dan dapat menyebabkan sakit parah jika tidak terdeteksi dan terobati secepatnya.

Seberapa umumkah mastitis laktasi?

Mastitis laktasi mempengaruhi wanita menyusui. Sebanyak 2-3% wanita menyusui terkena mastritis dalam waktu 6-12 bulan pertama setelah melahirkan atau selama menyusui. Penyakit ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala mastitis laktasi?

Gejala mastitis laktasi yaitu:

  • Payudara sakit, memerah dan terasa nyeri. Bagian luar atas payudara biasanya terpengaruh;
  • Sakit atau rasa panas di payudara sepanjang waktu atau hanya saat menyusui;
  • Bengkak;
  • Suhu tubuh tinggi, kedinginan;
  • Sakit kepala;
  • Kehilangan napsu makan. Demam tinggi dan sakit di payudara mungkin mengindikasikan bahwa abses berada di payudara.

Beberapa tanda atau gejala mungkin ada yang tidak tercantum di atas. Jika merasa cemas tentang gejalanya, konsultasi ke dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika mengalami salah satu tanda atau gejala di atas atau ingin bertanya, konsultasi ke dokter. Setiap tubuh bertindak berbeda satu sama lain. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik untuk kondisi yang Anda alami.

Penyebab

Apa penyebab mastitis laktasi ?

Penyebab mastitis adalah seringkali bakteri yang umumnya berada di dalam hidung dan mulut bayi. Bakteri masuk ke dalam payudara melalui kulit (puting) yang pecah atau melalui saluran susu di puting. Diabetes dan puting yang retak atau memar dapat meningkatkan peluang terkena infeksi ini.

Dalam sejumlah kasus, saluran susu tersumbat dan mengumpulkan bakteri, yang mengakibatkan infeksi.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk mastitis laktasi?

Ada banyak faktor risiko mastitis laktasi, yakni:

  • Menyusui selama beberapa minggu pertama setelah melahirkan.
  • Puting yang sakit atau retak, walaupun mastitis dapat berkembang tanpa adanya kulit yang rusak.
  • Hanya menggunakan satu posisi menyusui, yang mungkin tidak sepenuhnya menyedot payudara.
  • Mengenakan bra yang terlalu ketat atau melakukan aktivitas yang menekan payudara misalnya mengenakan sabuk pengaman di atas payudara atau membawa tas terlalu berat, yang dapat menghambat aliran susu.
  • Terlalu capek atau stres.
  • Pernah menderita mastitis di masa  menyusui terdahulu.
  • Gizi buruk.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk mastitis laktasi?

  • Pengobatan melibatkan obat pereda rasa sakit seperti ibuprofen dan acetaminophen, kantong es, istirahat, dan dukungan.
  • Antibiotik untuk mengobati mastitis biasanya membutuhkan masa 10-14 hari. Anda mungkin membaik 24-48 jam setelah memulai antibiotik, namun penting untuk minum semua pil untuk mengurangi peluang kambuh.
  • Pasien wajib beristirahat, terus menyusui dan minum cairan tambahan untuk membantu tubuh melawan infeksi payudara.

Wanita dengan mastitis ringan tidak perlu berhenti menyusui. Dokter akan meresepkan antibiotik untuk infeksi dan menyarankan menyusui dari payudara dan memompa dari payudara yang tidak terkena. Mengosongkan payudara dengan benar akan menghentikan bakteri berkumpul di dalam payudara dan membantu memperpendek masa infeksi.

Jika rasa nyeri dan demam tidak kunjung membaik, kemungkinan terdapat abses. Abses perlu disedot melalui operasi.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mastitis laktasi?

Dokter mendiagnosis lewat gejala dan pemeriksaan. Tes darah, analisis ASI, atau sampel bakteri dari mulut bayi mungkin juga dilakukan namun tidak terlalu penting untuk membuat diagnosis atau memulai pengobatan.

Bentuk kanker payudara yang langka – kanker payudara yang meradang – juga bisa menyebabkan merah dan pembengkakan yang seringkali disalahartikan sebagai mastitis. Dokter mungkin menyarankan mamogram diagnostik. Jika tanda dan gejala membandel bahkan setelah melewati semua tahap antibiotik, Anda perlu biopsi untuk memastikan Anda tidak mengidap kanker payudara.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi mastitis laktasi?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi mastitis laktasi:

  • Jaga kebersihan selama menyusui. Hindari menggunakan pengering, selalu cuci tangan, dan jaga kebersihan puting dan bayi.
  • Hindari dehidrasi. Minum lebih banyak cairan.
  • Istirahat cukup dan makan makanan bergizi ketika menyusui.
  • Menyusui dari payudara yang tidak terinfeksi dan kosongkan kedua payudara dengan pompa pada payudara yang terinfeksi.
  • Periksa ke dokter dalam 1-2 minggu untuk memastikan apakah infeksi telah sembuh.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016