Alat Penanganan Asma Terbaru: Aplikasi, GPS, dan Perangkat Elektronik Lainnya

Oleh

Dengan teknologi terbaru, Anda dapat tetap menjaga hubungan dengan teman-teman, browsing di Internet, dan mendengarkan lagu favorit Anda dalam satu perangkat. Namun tahukah Anda, bahwa Anda juga dapat menggunakan smartphone untuk mengatur kesehatan Anda? Tersedia beberapa aplikasi inovatif yang dapat mengawasi kondisi asma Anda, mengidentifikasi apa pemicu asma Anda, serta berkomunikasi dengan dokter Anda dengan mudah.

Aplikasi asma terbaru

Aplikasi sistem pencatat asma personal sedang dikembangkan oleh Virginia Commonwealth University dan RTI International. Alat ini, yang merupakan bagian dari proyek kesehatan yang disponsori The Robert Wood Johnson Foundation, dapat memungkinkan Anda menggabungkan kegiatan penanganan asma pada aktivitas sehari-hari Anda pada smartphone atau perangkat elektronik portabel lainnya.

Beberapa fitur meliputi kemampuan untuk:

  • mengikuti perkembangan gejala Anda
  • melaporkan penggunaan obat
  • memeriksa kadar polusi udara
  • mencatat gejala alergi Anda

Dokter Anda akan melihat entri Anda di komputernya, dan memberikan gambaran bagaimana kondisi asma Anda di antara kunjungan ke dokter.

Sensor portabel mengidentifikasi pemicu

Perangkat elektronik portabel lainnya, dari Georgia Tech Research Institute, adalah sensor portabel yang berukuran kecil namun memiliki kemampuan yang besar. Sistem secara terus-menerus mengukur dan mencatat konten udara, seperti suhu, kelembapan, gas, dan alergen lainnya. Saat Anda mengalami gejala asma saat menggunakan perangkat ini, Anda dapat membuat catatan pada saat itu juga. Ahli teknis medis akan melihat data yang tersimpan untuk menentukan pemicu yang terekspos pada Anda saat asma menyerang. Dengan perangkat elektronik portabel ini, Anda dapat menandai penyebab asma Anda dengan tepat, sehingga tidak perlu lagi menebak penyebab asma.

Inhaler dan sistem GPS menandai gejala Anda

Inovasi lainnya adalah inhaler dan sistem GPS yang ditujukan untuk mengenali pemicu asma dengan lebih baik. Proyek ini, yang diketuai oleh ilmuwan dari Department of Population Health Sciences di University of Winconsin, melihat lokasi (bukan komposisi udara seperti biasanya) untuk mempertajam penyebab gejala. Saat Anda mengalami serangan asma dan perlu menggunakan inhaler, GPS akan mencatat lokasi agar dokter dapat melihat pola kondisi asma Anda.

Apa yang dapat Anda lakukan

Saat mengunjungi dokter Anda, tanyakan tentang perangkat penanganan asma tersebut dan cari tahu apa yang sesuai untuk situasi Anda. Dengan bantuan perangkat elektronik dan aplikasi untuk asma, mengendalikan asma akan semakin mudah.