home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

9 Perawatan Penting Setelah Waxing untuk Mencegah Iritasi

9 Perawatan Penting Setelah Waxing untuk Mencegah Iritasi

Rutin waxing (mencukur rambut) di bagian tubuh tertentu berfungsi membuat kulit terlihat lebih mulus. Akan tetapi, terlalu sering melakukannya tetap berisiko menimbulkan ruam dan iritasi pada kulit. Cari tahu perawatan setelah waxing berikut.

Perawatan kulit setelah waxing dan mencukur

berendam air panas

Jangan keburu pesimis untuk menghindari waxing. Agar kulit tetap sehat bebas iritasi pada kulit, sebaiknya pahami dengan cermat apa saja yang perlu Anda lakukan setelah waxing dan mencukur bulu.

1. Hindari mandi air panas

Mandi air panas memang dikenal punya segudang manfaat baik bagi tubuh. Selain bisa mengurangi stres, suhu air yang panas juga akan membantu melancarkan peredaran darah, melemaskan otot-otot tubuh yang kaku, hingga membuat tidur Anda lebih nyenyak.

Meski begitu, hindari penggunaan air panas sekitar 1 – 3 hari setelah waxing dan sehari setelah mencukur. Ini karena mandi air panas, terlebih dengan suhu tinggi dan dalam waktu lama, bisa menghilangkan kandungan minyak yang bertugas melembapkan kulit.

Alhasil, kulit berisiko jadi kering, pecah-pecah, hingga mengalami iritasi. Semua kondisi ini tentu akan membahayakan kulit yang baru saja di-wax atau cukur.

2. Gunakan kompres dingin

Dibandingkan harus menggunakan air panas yang justru akan memperparah kondisi kulit setelah waxing dan mencukur, ada baiknya untuk memilih kompres dingin yang lebih mampu menenangkan kulit.

Begitu pula saat mandi, gunakan air dengan suhu sedang atau dingin guna mengurangi risiko terjadinya iritasi akibat melakukan proses penghilangan bulu di tubuh. Terlebih bila kulit Anda tergolong sensitif.

3. Hindari melakukan aktivitas yang membuatmu berkeringat banyak

Anda tidak dianjurkan untuk melakukan terlalu banyak kegiatan, terutama yang melibatkan fisik, tepat usai melakukan cukur dan waxing sampai kurang lebih 24 jam setelahnya.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena aktivitas yang berlebihan bisa memicu peningkatan produksi keringat.

Padahal, kulit yang baru saja di-wax atau cukur masih sangat sensitif. Maka bukan tidak mungkin, kalau area kulit yang baru saja dihilangkan bulunya akan mengalami iritasi akibat jumlah keringat yang berlebih.

4. Oleskan pelembap pada kulit

Sudah beres melakukan waxing atau cukur, bukan berarti tugas Anda selesai sampai di situ saja. Anda masih dituntut untuk merawat kulit dengan tepat, agar tidak mengalami iritasi setelah kehilangan bulu yang seharusnya melindungi permukaan kulit.

Sebelum kulit benar-benar memerah dan ruam, sebaiknya berikan produk pelembap sesegera mungkin. Oleskan di area kulit yang baru saja dicukur sebagai bentuk perawatan setelah waxing.

Ibarat tubuh yang kepanasan setelah berada di bawah sinar matahari dalam waktu lama, biasanya akan segar kembali setelah minum atau mandi air dingin, bukan? Begitu juga dengan kulit yang bisa kembali “bernapas lega” saat diberikan pelembap setelah waxing.

5. Pakai minyak esensial

Penggunaan minyak esensial membantu menenangkan kulit usai melakukan penghilangan bulu. Tidak hanya itu, tekstur kulit pun akan jadi lebih lembap sehingga dapat mengurangi sensasi gatal dan kemerahan yang mungkin terjadi setelah waxing.

Beberapa jenis minyak esensial yang bisa jadi pilihan sebagai perawatan setelah waxing meliputi minyak zaitun, minyak kelapa, minyak almond, minyak alpukat, dan lain sebagainya.

upaya lebih aman, sebaiknya campurkan 1 – 2 tetes minyak esensial dengan 3 – 4 tetes minyak pembawa (pelarut). Tujuannya untuk mengurangi kemungkinan efek samping yang ditimbulkan dari minyak esensial.

6. Gunakan lidah buaya

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Indian Journal of Dermatology, menyebutkan bahwa kandungan enzim dalam tanaman lidah buaya mampu menenangkan kulit sekaligus menurunkan risiko munculnya peradangan.

Itu sebabnya, lidah buaya bisa jadi satu dari beberapa pilihan yang tepat untuk mencegah terjadinya ruam dan iritasi setelah waxing dan mencukur. Cara pemakaiannya pun tidak sulit.

Anda bisa menggunakan gel lidah buaya yang diperoleh secara langsung dari tanamannya, atau pakai produk lidah buaya yang sudah banyak dijual di pasaran. Selanjutnya, oleskan langsung ke area kulit tertentu sembari dipijat perlahan.

Kerutan Mulai Muncul di Wajah? Yuk, Gunakan Lidah Buaya untuk Menyamarkannya

7. Gunakan produk dengan kandungan Centella asiatica

Centella asiatica (dikenal juga daun pegagan) merupakan tanaman herbal yang sudah terkenal sejak lama sebagai pengobatan alami. Ini berkat kandungan senyawa aktif di dalamnya, seperti triterpen pentasiklik, asiaticoside, madecassoside, serta asiatic acid.

Itulah mengapa Centella asiatica dipercaya ampuh untuk mencegah maupun mengobati luka pada kulit, mulai dari yang ringan sampai berat sekali pun.

Tidak perlu repot mencari tanaman herbal ini, karena sekarang sudah ada produk skincare yang dilengkapi dengan kandungan Centella asiatica di dalamnya untuk mengoptimalkan regenerasi serta pemulihan kulit yang rusak.

8. Hindari produk untuk kulit yang mengandung pewangi

Perhatikan dengan baik apa saja komposisi bahan yang terkandung dalam produk perawatan kulit yang akan Anda gunakan setelah waxing.

Alih-alih meredakan kulit yang sensitif usai waxing dan mencukur, penggunakan produk untuk kulit yang salah justru bisa membuat kulit mengalami iritasi berkepanjangan.

Meski baunya segar, tapi sebaiknya hindari produk kulit yang diberi tambahan pewangi karena bisa memicu iritasi pada bagian kulit yang baru dicukur atau di-wax.

9. Pilih pakaian yang longgar

Langkah perawatan setelah waxing yang satu ini akan membantu kulit menghirup udara bebas setelah melalui proses penghilangan bulu. Sebaliknya, jangan tutupi area kulit tersebut karena malah akan menimbulkan dampak buruk.

Kulit yang telah mulus usai bercukur dapat bersentuhan langsung dengan kain pakaian. Jika pakaian yang Anda gunakan terlalu ketat, otomatis gesekan yang terjadi pun akan semakin intens. Akibatnya, kulit jadi lebih mudah gatal, meradang, bahkan iritasi.

Baju dan celana longgar merupakan pilihan terbaik untuk menghindari terjadinya gesekan berlebihan. Seperti yang disebutkan sebelumnya, gesekan kuat akan menimbulkan iritasi dan ruam kulit. Apalagi karena area kulit setelah waxing sedang sangat sensitif.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Nine Ways to Treat and Prevent Razor Burn. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318235.php Diakses pada 1 November 2018.

How to Treat and Prevent Bumps After Waxing. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/bumps-after-waxing Diakses pada 1 November 2018.

Hair Removal Methods. https://www.webmd.com/beauty/cosmetic-procedures-hair-removal#1 Diakses pada 1 November 2018.

Why Does My Skin Feel Itchy After Shave? https://www.healthline.com/health/itchy-after-shaving Diakses pada 1 November 2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 24/02/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus