9 Ritual Penting untuk Mencegah Iritasi Kulit Setelah Waxing dan Dicukur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Rutin melakukan waxing maupun mencukur rambut di bagian tubuh tertentu memang bisa membuat kulit terlihat lebih mulus. Akan tetapi di sisi lain, terlalu sering melakukannya tetap berisiko menimbulkan ruam dan iritasi pada kulit.

Eitss, jangan keburu pesimis dulu! Agar kulit tetap sehat bebas iritasi, sebaiknya pahami dengan cermat apa saja yang perlu Anda lakukan setelah waxing dan mencukur bulu.

Perawatan kulit setelah waxing dan mencukur

1. Hindari mandi air panas

berendam air panas

Mandi air panas memang dikenal punya segudang manfaat baik bagi tubuh. Selain bisa mengurangi stres, suhu air yang panas juga akan membantu melancarkan peredaran darah, melemaskan otot-otot tubuh yang kaku, hingga membuat tidur Anda lebih nyenyak.

Meski begitu, hindari penggunaan air panas dulu sampai 1-3 hari setelah waxing dan sehari setelah mencukur. Ini karena mandi air panas, terlebih dengan suhu terlalu tinggi dan dalam waktu lama, bisa menghilangkan kandungan minyak yang seharusnya melembapkan kulit.

Alhasil, kulit berisiko jadi kering, pecah-pecah, hingga mengalami iritasi. Semua kondisi ini tentu akan membahayakan kulit yang baru saja di-wax atau cukur.

2. Gunakan kompres dingin

kompres es dingin
Sumber: Health Ambition

Dibandingkan harus menggunakan air panas yang justru akan memperparah kondisi kulit setelah waxing dan mencukur, ada baiknya untuk memilih kompres dingin yang lebih mampu menenangkan kulit.

Begitu pula saat mandi, gunakan air dengan suhu sedang atau dingin guna mengurangi risiko terjadinya iritasi akibat melakukan proses penghilangan bulu di tubuh. Terlebih bila kulit Anda tergolong sensitif.

3. Hindari melakukan aktivitas yang membuatmu berkeringat banyak

alami yang bisa mengusir biang keringat

Anda tidak dianjurkan untuk melakukan terlalu banyak kegiatan, terutama yang melibatkan fisik, tepat usai melakukan cukur dan waxing sampai kurang lebih 24 jam setelahnya. Hal ini bukan tanpa alasan, karena aktivitas yang berlebihan bisa memicu peningkatan produksi keringat.

Padahal, kulit yang baru saja di-wax atau cukur masih sangat sensitif. Maka bukan tidak mungkin, kalau area kulit yang baru saja dihilangkan bulunya akan mengalami iritasi akibat jumlah keringat yang berlebih.

4. Oleskan pelembap pada kulit

pelembap untuk kulit kering

Sudah beres melakukan waxing atau cukur, bukan berarti tugas Anda selesai sampai di situ saja. Anda masih dituntut untuk merawat kulit dengan tepat, agar tidak mengalami iritasi setelah kehilangan bulu yang seharusnya melindungi permukaan kulit. Sebelum kulit benar-benar memerah dan ruam, sebaiknya berikan pelembap sesegera mungkin di area kulit yang baru saja dicukur.

Ibarat tubuh yang kepanasan setelah berada di bawah sinar matahari dalam waktu lama, biasanya akan segar kembali setelah minum atau mandi air dingin, bukan? Demikian juga dengan kulit, yang bisa kembali “bernapas lega” saat diberikan pelembap setelah waxing atau mencukur.

5. Pakai minyak esensial

obat mual

Penggunaan minyak esensial yang dari diproses dari ekstrak bagian-bagian tumbuhan dapat membantu menenangkan kulit usai melakukan penghilangan bulu. Tidak hanya itu, tekstur kulit pun akan jadi lebih lembap sehingga dapat mengurangi sensasi gatal dan kemerahan yang mungkin terjadi setelah waxing.

Beberapa jenis minyak esensial yang bisa jadi pilihan meliputi minyak zaitun, minyak kelapa, minyak almond, minyak alpukat, dan lain sebagainya. Supaya lebih aman, sebaiknya campurkan 1-2 tetes minyak esensial dengan 3-4 tetes minyak pembawa (pelarut). Tujuannya untuk mengurangi kemungkinan efek samping yang ditimbulkan dari minyak esensial.

6. Gunakan lidah buaya

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Indian Journal of Dermatology, menyebutkan bahwa kandungan enzim dalam tanaman lidah buaya mampu menenangkan kulit sekaligus menurunkan risiko munculnya peradangan. Itu sebabnya, lidah buaya bisa jadi satu dari beberapa pilihan yang tepat untuk mencegah terjadinya ruam dan iritasi setelah waxing dan mencukur.

Caranya pun tidak sulit. Anda bisa menggunakan gel lidah buaya yang diperoleh secara langsung dari tanamannya, atau pakai produk lidah buaya yang sudah banyak dijual di pasaran. Selanjutnya, oleskan langsung ke area kulit tertentu sembari dipijat perlahan.

7. Gunakan produk dengan kandungan Centella Asiatica

manfaat belerang untuk kesehatan kulit

Centella Asiatica, atau dikenal sebagai Gotu Kola, adalah tanaman herbal yang sudah terkenal sejak lama sebagai pengobatan alami. Ini berkat kandungan senyawa aktif di dalamnya, seperti triterpen pentasiklik, asiaticoside, madecassoside, serta asiatic acid.

Itulah mengapa Centella Asiatica dipercaya ampuh untuk mencegah maupun mengobati luka pada kulit, mulai dari yang ringan sampai berat sekali pun. Tidak perlu repot mencari tanaman herbal ini, karena sekarang sudah ada produk kulit yang dilengkapi dengan kandungan Centella Asiatica di dalamnya untuk mengoptimalkan regenerasi serta pemulihan kulit yang rusak.

8. Hindari produk kulit yang mengandung pewangi

Perhatikan dengan baik apa saja komposisi bahan yang terkandung dalam produk perawatan kulit yang akan Anda gunakan. Alih-alih meredakan kulit yang sensitif usai waxing dan mencukur, penggunakan produk kulit yang salah justru bisa membuat kulit mengalami iritasi berkepanjangan.

Meski baunya segar, tapi sebaiknya hindari produk kulit yang diberi tambahan pewangi karena bisa memicu iritasi pada bagian kulit yang baru dicukur atau di-wax.

9. Pilih pakaian yang longgar

mencuci baju baru

Cara ini akan membantu kulit supaya dapat menghirup udara bebas setelah melalui proses penghilangan bulu. Sebaliknya, jangan tutupi area kulit tersebut karena malah akan menimbulkan dampak buruk.

Ya, kulit yang telah mulus usai bercukur dapat bersentuhan langsung dengan kain pakaian. Terutama kalau pakaian yang Anda gunakan terlalu ketat, maka otomatis gesekan yang terjadi pun akan semakin intens. Akibatnya, kulit jadi lebih mudah gatal, meradang, bahkan mengalami iritasi.

Baju dan celana longgar merupakan pilihan terbaik untuk menghindari terjadinya gesekan yang berlebihan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, gesekan yang terlalu kuat menimbulkan iritasi dan ruam pada kulit. Apalagi karena area kulit setelah waxing dan mencukur sedang sangat sensitif.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Mencegah Iritasi Pada Ketiak Setelah Bercukur

Mencukur bulu ketiak dapat menyebabkan efek samping berupa iritasi. Lantas, apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah iritasi setelah mencukur bulu ketiak?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 23 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Dari Ketiak Hingga Rambut Kemaluan, Ini Cara Bercukur yang Benar

Jangan sembarangan mencukur bulu ketiak dan bulu kemaluan. Ada beberapa cara bercukur yang benar agar Anda terhindar dari luka. Simak caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 6 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Cara Mencegah Ingrown Hair agar Tidak Semakin Parah?

Kamu memiliki kondisi rambut tumbuh ke dalam, atau ingrown hair? Berikut cara mencegah ingrown hair agar tidak semakin parah dan melebar.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 5 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Bolehkah Menghilangkan Rambut yang Tumbuh di Payudara?

Tidak hanya pria, pada payudara wanita pun dapat ditumbuhi bulu. Pertanyaanya, tumbuh rambut di payudara ini boleh dihilangkan atau tidak, ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Kulit 25 Januari 2020 . Waktu baca 5 menit



Direkomendasikan untuk Anda

tips waxing di rumah

Tips Melakukan Waxing di Rumah Dengan Bahan-bahan Alami

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
menghilangkan kumis dan jenggot

2 Cara Mudah Hilangkan Kumis dan Jenggot, Sekali untuk Selamanya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
krim perontok bulu

Menggunakan Krim untuk Menghilangkan Bulu, Amankah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Tidak Semua Perawatan Vagina Baik untuk Kesehatan, Ini 4 yang Bahaya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 31 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit