Tips Mencegah Gatal Sehabis Mencukur Rambut Kemaluan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sudah rahasia umum bahwa akan timbul rasa gatal sehabis mencukur bulu kemaluan. Sayangnya, rasa gatal biasanya disebabkan oleh kesalahan cara mencukur dan alat yang digunakan saat mencukur tidak bersih. Sebetulnya, ada cara mudah untuk mencegah dan mengobati rasa gatal yang akan muncul. Mari simak tips nya di bawah ini.

Tips untuk mengindari rasa gatal sehabis mencukur

1. Gunting rambut yang akan dicukur dan bersihkan alat cukur

Jika rambut kemaluan Anda cukup panjang, baiknya Anda bisa menggunting terlebih dahulu. Untuk kenyamanan, Anda bisa memotong hingga 0,5 cm. Hal ini bertujuan supaya proses mencukur lebih mudah dilakukan. Pastikan juga kalau cukuran dan pisaunya bersih. Cukuran yang sudah lama dikhawatirkan akan menimbulkan karat dan menyebabkan iritasi jika terkena kulit.

2. Gunakan krim dan pisau cukur khusus

Untuk mencegah rasa gatal sehabis bercukur, baiknya pakai pisau cukur khusus untuk rambut kemaluan. Pisau cukur yang dijual di pasaran umumnya ditujukan untuk mencukur kulit yang lebih tebal, seperti area kaki dan wajah pria.

Selain itu, Anda bisa menggunakan krim untuk mempermudah proses cukur. Gunakan krim atau lotion bebas wewangian guna mencegah munculnya iritasi atau gatal. Dengan memakai krim pencukur, krim tersebut dapat melembutkan rambut-rambut kemaluan dan mencukur akan lebih mudah dilakukan.

3. Cukur perlahan

Tahap berikutnya, cobalah untuk membilas pisau cukur dengan air hangat yang berguna untuk membuka pori-pori kulit. Gores dan gerakan pisau cukur secara perlahan, jangan menggores dan menekan pisau ke kulit terlalu kencang. Ketika Anda menekan cukuran terlalu kencang, rambut bisa terbawa ke bagian kulit yang lain dan akhirnya menyebabkan rasa gatal pada kulit kemaluan.

4. Setelah selesai berikan gel lidah buaya

Setelah Anda selesai mencukur, Anda bisa membilas bagian intim menggunakan air dingin guna menutup pori-pori yang sebelumnya terbuka. Bilas dan pijat dengan lembut, lalu Anda bisa mengeringkannya dengan handuk bersih. Disarankan untuk memberikan gel lidah buaya yang banyak digunakan untuk menenangkan kulit sensitif dan bisa mencegah rasa sakit di kulit sehabis mencukur.

Bagaimana mengobati rasa gatal sehabis mencukur rambut kemaluan?

1. Pakai timun

Buah timun memiliki sifat anti-inflamasi yang baik untuk mengatasi rasa sakit dan gatal di kulit. Timun juga mengandung vitamin C dan K yang bisa meredakan rasa gatal sehabis mencukur. Cara menggunakannya, ambil timun segar, dan iris secara vertikal. Masukan irisan timun ke dalam kulkas selama 30 menit, lalu gosokan pada kulit yang gatal sekitar kemaluan. Ulangi sampai Anda meraskan gatal pada bagian intim mereda.

2. Cuka apel

Khasiat cuka apel sama halnya dengan khasiat timun, yaitu sama-sama mengandung zat anti-inflamasi. Zat tersebut, berguna baik untuk mengurangi rasa gatal dan iritasi akibat mencukur. Kandungan asam asetat cuka apel juga bisa mencegah risiko infeksi pada kulit.

Cara penggunaannya, bisa dilakukan dengan mengambil kapas dan dioleskan sedikit ke cuka apel. Lalu, bilas pada bagian kulit kelamin yang terkena. Hal ini memang akan menyebabkan sedikit rasa perih, tapi baik untuk mengobati gatal. Setelah itu, Anda bisa membilas dengan air dingin dan ulangi sebanyak tiga kali dalam sehari.

3. Kompres es dingin

Cara mengobati rasa gatal sehabis mencukur yang satu ini cukup mudah untuk dilakukan. Anda hanya memerlukan batu es, handuk atau kain tipis. Bungkus dan ikat kain yang telah terisi oleh beberapa buah es batu. Setelahnya, Anda bisa meletakan kompresan es di kulit yang terasa panas atau gatal selama beberapa menit untuk meredakannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

Tertarik ingin mata Anda berwarna tidak hanya warna putih saja? Tato mata bisa jadi jawabannya. Sebelum lakukan, cari tahu dulu bahayanya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
berhenti minum pil kb

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit