home
close

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Cara Memilih Obat untuk Kulit yang Gatal Karena Infeksi Jamur Kulit

Cara Memilih Obat untuk Kulit yang Gatal Karena Infeksi Jamur Kulit

Jamur dapat hidup dan mudah berkembang di tempat lembap, bahkan di kulit manusia yang lembap serta berkeringat. Ini umum terjadi pada hampir setiap orang. Jamur kulit disertai gatal tentunya akan mengganggu keseharian Anda. Maka itu, Anda perlu mengatasi infeksi jamur yang disertai gatal dengan obat salep untuk infeksi jamur, salah satunya yang mengandung klotrimazol. Sebelum itu, ketahui apa saja masalah infeksi jamur dan cara memilih obat untuk infeksi jamur kulit sebagai solusinya.

Berbagai masalah infeksi jamur kulit

Jamur berkembang pada bagian tubuh tertentu yang tidak terpapar cukup udara dan cenderung lembap. Misalnya, area kaki, lipatan-lipatan tubuh, maupun selangkangan.

Biasanya, infeksi jamur kulit ditandai dengan munculnya ruam, warna kulit berubah pada bagian yang terinfeksi, serta gatal. Bila tidak segera ditangani, gejala infeksi jamur bisa mengganggu keseharian Anda.

Ada tiga masalah umum infeksi jamur, yaitu panu, kurap, dan kutu air. Meskipun memiliki gejala umum yang mirip, ketiga jenis infeksi jamur tersebut memiliki perbedaan gejala.

1. Panu

cara menghilangkan panu

Panu atau tinea versicolor adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur Malassezia. Kondisi ini terjadi secara alami pada 90% orang dewasa. Infeksi jamur ini dapat diketahui dengan adanya perubahan kulit dengan bercak lebih terang atau gelap.

Adapun beberapa gejala yang dapat diketahui sebagai berikut.

  • Bercak pada punggung, dada, leher, maupun lengan bagian atas
  • Gatal-gatal ringan
  • Bercak melebar

Menurut The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, jamur Malassezia muncul dalam kondisi udara yang lembap atau panas, serta mungkin timbul pada orang dengan keringat berlebihan.

Mayo Clinic mengatakan, panu juga bisa disebabkan oleh kondisi kulit berminyak, kondisi perubahan hormon, dan sistem imun yang lemah.

Untuk masalah infeksi jamur kulit sebaiknya ditangani segera dengan obat yang tepat. Perawatan bisa dibantu dengan obat minum maupun salep.

2. Kurap

obat penyakit kurap

Infeksi kulit jamur ini juga dikenal dengan istilah ringworm, karena ruam yang timbul berupa lingkaran dengan tepian yang menonjol. Infeksi kulit jamur ini dapat disebabkan oleh jamur yang menginfeksi jaringan mati pada kulit, rambut, atau kuku.

Kurap dapat ditemukan pada beberapa tempat, seperti kulit kepala maupun selangkangan. Gejala lainnya yang perlu diketahui antara lain:

  • Gatal
  • Kulit menonjol
  • Kulit terkelupas pada bagian yang terpapar infeksi
  • Jika bagian kulit kepala terinfeksi, pada ujung akar rambut yang rontok terdapat bagian kulit yang ikut terkelupas

Kurap biasanya mudah menular melalui sentuhan kulit, hewan peliharaan, kontak dengan benda yang terdapat jamur penyebab kurap (handuk, sisir, pakaian), serta tanah yang juga terdapat jamur yang pemicu kurap.

Kurap bukan tergolong masalah infeksi jamur kulit yang serius, bisa disembuhkan melalui obat salep khusus untuk mengatasi kulit berjamur.

3. Kutu air

kutu air tinea pedis athlete's foot

Kutu air, infeksi jamur kulit ini pun diketahui dengan nama athlete’s foot. Gejala kutu air hampir mirip dengan kurap, tetapi letak infeksinya saja yang berbeda. Kutu air dapat berkembang pada area kaki, umumnya pada sela-sela kaki. Gejala yang biasanya dialami berupa:

  • Gatal, sensasi terbakar, hingga menyengat pada telapak atau sela-sela jari kaki
  • Kulit memerah, kering, dan bersisik
  • Kulit pecah-pecah hingga melepuh

Gejala-gejala di atas juga makin terasa mengganggu ketika Anda melepas kaus kaki dan sepatu.

Penularan kutu air biasanya melalui lantai, handuk, atau pakaian yang terkontaminasi. Jamur ini bisa menyebar ke kaki yang lain, bahkan tangan. Bila Anda mengalami gejala kutu air, segera atasi dengan obat khusus untuk infeksi jamur kulit untuk mencegah penyebaran dan penularan.

Cara memilih obat untuk mengatasi infeksi jamur kulit

obat untuk infeksi jamur kulit

Kondisi infeksi kulit berjamur membuat orang jadi tidak percaya diri, apalagi jika jamur menimbulkan gatal sehingga mengganggu kegiatan sehari-hari. Bila Anda menemukan gejala infeksi jamur kulit, atasi segera dengan obat salep antijamur.

Dari banyak pilihan obat antijamur, Anda bisa memilih obat salep (topikal) dengan kandungan klotrimazol untuk mengatasi infeksi jamur kulit. Supaya jamur cepat hilang, pastikan, obat antijamur yang Anda pilih telah terdaftar oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pilih obat untuk membasmi jamur dan gatal yang telah lama dipasarkan ke banyak negara, sehingga Anda yakin akan kualitasnya.

Klotrimazol teruji klinis dan efektif dapat mengatasi beragam infeksi jamur kulit, mulai dari panu, kurap, maupun kutu air. Pemakaian obat ini juga dapat mencegah terjadinya penyebaran atau penularan infeksi jamur kulit, termasuk gatal jamur yang mulai mengganggu.

Obat ini juga membantu kondisi kulit yang memutih atau menggelap akibat infeksi jamur pada bagian leher, dada, lengan, serta kaki. Selain membantu mengatasi masalah infeksi jamur kulit, klotrimazol dapat mencegah perkembangan jamur.

Pemakaian klotrimazol untuk dioleskan pada kulit yang terkena infeksi jamur. Hindari terkena mata, hidung, mulut, maupun vagina. Disarankan untuk tetap menggunakan obat ini beberapa saat setelah sembuh dari masalah jamur kulit untuk menghindari kembalinya infeksi.

Selama proses pemulihan maupun setelah sembuh, jangan lupa untuk:

  • Mengutamakan kebersihan
  • Tidak menggunakan pakaian, handuk, atau barang-barang personal milik orang lain untuk mencegah penularan dan perkembangan jamur
  • Menggunakan baju yang bersih
  • Mengganti pakaian dalam serta kaus kaki secara rutin
  • Pilih pakaian dan alas kaki yang nyaman serta tidak ketat
  • Mengeringkan tubuh hingga benar-benar kering setelah mandi atau berenang

Yuk, terapkan cara di atas dalam melawan masalah jamur kulit. Jangan lupa oleskan obat salep klotrimazol untuk mengatasi infeksi jamur kulit disertai gatal yang membandel. Semoga kulit Anda sehat selalu!

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Fungal Skin Infection: Types, Treatment, Prevention. (2020). Retrieved 8 May 2020, from https://www.healthline.com/health/fungal-skin-infection

Richard M. Rubenstein, S. (2014). Malassezia (Pityrosporum) Folliculitis. The Journal Of Clinical And Aesthetic Dermatology, 7(3), 37. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3970831/

Athlete’s foot – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 8 May 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/athletes-foot/symptoms-causes/syc-20353841

Ringworm of the Body (Tinea Corporis). (2020). Retrieved 8 May 2020, from https://www.healthline.com/health/tinea-corporis#spread-of-infection

Tinea versicolor – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 8 May 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tinea-versicolor/symptoms-causes/syc-20378385

(COVID-19), C., Health, E., Disease, H., Disease, L., Management, P., & Conditions, S. et al. (2020). Ringworm:Symptoms, Causes, Treatments. Retrieved 8 May 2020, from https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/what-you-should-know-about-ringworm#1

Fungal infections: Symptoms, types, and treatment. (2020). Retrieved 8 May 2020, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/317970#who-is-at-risk

(COVID-19), C., Health, E., Disease, H., Disease, L., Management, P., & Conditions, S. et al. (2020). Drugs & Medications. Retrieved 8 May 2020, from https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4316/clotrimazole-topical/details

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Maria Amanda Diperbarui 26/05/2020
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
x