Makanan yang Baik dan yang Harus Dihindari Pengidap Radang Usus

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Selain rutin minum obat dari dokter dan memastikan hidup lebih sehat, penderita radang usus juga harus memerhatikan asupan makanan harian untuk menjaga kondisinya tidak bertambah parah. Yuk, simak lebih lanjut apa yang boleh dan tidak boleh dimakan pengidap radang usus!

Daftar makanan yang dianjurkan untuk penderita radang usus

Menurut laporan University of Massachusetts of Medical School, peradangan dapat menurunkan jumlah bakteri baik yang hidup di dalam usus sementara bakteri jahat jadi tumbuh lebih banyak. Itu kenapa ketidakseimbangan bakteri dalam perut dapat membuat gejala radang usus rentan kambuh. Mesi begitu, tenang dulu.

Ada beberapa makanan yang dikatakan baik untuk kesehatan penderita radang usus. Makanan-makanan ini dapat membantu meningkatkan jumlah bakteri baik dan mempertahankan kondisi usus yang sehat.

1. Probiotik

Anda perlu memperbanyak asupan makanan tinggi probiotik. Probiotik itu sendiri adalah jenis bakteri baik. Makan makanan probiotik dapat membantu menyeimbangkan jumlah bakteri jahat di dalam tubuh. Beberapa makanan probiotik terbaik untuk pengidap radang usus meliputi yogurt, kefir, dan tempe.

2. Prebiotik

Keberadaan bakteri baik dibutuhkan usus untuk melancarkan pencernaan dan metabolisme. Namun agar koloni bakteri baik dalam usus dapat terus hidup panjang umur, mereka perlu makanan.

Makanan paling ideal untuk keberlangsungan hidup bakteri baik adalah prebiotik. Prebiotik merupakan jenis serat khusus yang berfungsi membantu bakteri berkembang biak dan menjaga kelancaran gerak usus. Semakin banyak jumlah bakteri baik dan semakin lancar usus berkontraksi, peradangan dapat perlahan membaik.

Beberapa makanan tinggi prebiotik untuk penderita radang usus adalah pisang, bawang (bawang putih, bawang bombay, dan bawang merah), yogurt, dan asparagus.

3. Makanan berprotein

Protein berguna untuk membangun sel dan jaringan baru di dalam tubuh, juga memperbaiki yang rusak akibat peradangan.

Kesimpulan penelitian dari Sanford Burnham Prebys Medical Discovery Institute (SBP) juga mengamini hal tersebut. Peneliti menemukan, asupan protein dari makanan dapat mencegah peradangan di usus kambuh kembali. Dengan begitu, proses ini secara tidak langsung membantu mempercepat penyembuhan radang usus.

Anda bisa mendapatkan cukup protein dari daging tanpa lemak, dada ayam, kacang kedelai, telur, serta tempe dan tahu.

4. Buah dan sayuran rendah serat

Buah dan sayur memang sehat dan wajib dikonsumsi setiap orang. Namun, buah dan sayur yang cocok untuk penderita radang usus adalah yang seratnya rendah.

Buah yang baik dikonsumsi penderita radang usus umumnya pisang, blewah, dan melon. Buah-buahan tersebut termasuk rendah serat sehingga mudah dicerna usus.

Sedangkan untuk sayuran, Anda bisa mengonsumsi bayam, labu, terong, kentang tanpa kulit, kacang hijau, asparagus, buah bit, wortel, dan labu kuning (tanpa biji). Sayuran ini baiknya dikonsumsi dalam keadaan matang, dengan cara direbus atay dikukus untuk mempermudah usus mencerna dan menyerap nutrisinya.

6. Gandum olahan bebas gluten (gluten free)

Makanan yang diolah dari biji-bijian seperti nasi putih, pasta, oatmeal, dan roti bebas gluten umumnya baik untuk penderita radang usus.

Makanan ini umumnya sudah diolah sedemikian rupa sehingga lebih mudah dicerna usus yang sedang mengalami peradangan.

Makanan yang harus dihindari penderita radang usus

Penderita radang usus sering disarankan untuk menghindari beberapa makanan yang dapat memperburuk gejalanya. Berikut adalah makanan yang harus dihindari.

1. Buah-buahan dan sayuran berserat tinggi

Tidak semua buah dan sayur baik dijadikan makanan selingan untuk penderita radang usus. Beberapa buah dan sayur mengandung jenis serat yang sulit dicerna oleh usus, terlebih saat kondisinya masih meradang.

Buah-buahan dan sayuran memiliki kandungan serat yang tinggi seperti buah pir, apel, atau buah yang masih ada kulitnya dan mentah, sebaiknya dihindari.

Selain itu, sayuran seperti kembang kol, brokoli, kacang-kacangan, dan jagung, baiknya juga tidak dikonsumsi.

Pasalnya, perut Anda sedang tidak dapat mencerna makanan berserat dengan maksimal. Serat yang tidak tercerna akan meninggalkan residu dan membuat usus jadi sempit, sehingga gejala peradangan bisa lebih buruk.

2. Makanan tinggi lemak

Makanan berlemak, seperti mentega, margarin, saus krim, dan makanan yang digoreng dapat menyebabkan diare.

Kacang dan biji-bijian utuh yang tidak diolah juga harus dihindari penderita radang usus. Selain sulit dicerna, kacang juga mengandung lemak tinggi sehingga makin rentan mengiritasi usus.

3. Makanan mengandung gluten

Menurut VeryWell, beberapa penelitian melaporkan makanan mengandung gluten tidak baik untuk penderita radang usus yang disebabkan oleh penyakit Crohn dan colitis ulserativa.

Ketika meradang, kerja usus untuk memproduksi enzim tertentu yang bertugas untuk mencerna gluten jadi terhambat. Ketika tubuh kekurangan enzim ini, Anda akan lebih rentan mengalami intoleransi terhadap gluten. Akibatnya, Anda akan lebih berisiko mengalami sakit perut, kembung atau kram, hingga diare yang parah (terkadang berdarah).

Penjelasan lain dari dr. Kelly Issokson MS, RD, dari Cedars Sinai Medical Center menyebutkan bahwa makanan tinggi gluten mengandung gula fermentasi dari kelompok FODMAP yang rentan membuat gejala sindrom iritasi usus dan radang usus kambuh.

4. Makanan dan minuman lainnya

Selain makanan di atas, makanan yang serba pedas juga menjadi pantangan untuk penderita radang usus karena dapat semakin mengiritasi perut.

Begitu pula dengan minuman berupa alkohol, minuman berkafein, dan soda. Minuman-minuman ini dapat memicu kekambuhan gejala, atau memperparah kondisi Anda. Gantilah minuman Anda dengan air mineral untuk meredakan peradangan pada usus.

Susu juga harus dihindari oleh dengan radang usus karena penyakitnya membuat tubuh tidak bisa memproduksi cukup enzim laktase. Hal ini membuat Anda rentan mengalami gejala-gejala intoleransi laktosa yang dapat memperparah gejala radang usus. Hindari dulu minuman atau makanan mengandung susu untuk sementara sampai gejala radang usus Anda sembuh total.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

11 Penyakit yang Paling Sering Terjadi pada Sistem Pencernaan

Diare dan sembelit adalah penyakit pencernaan yang sangat umum. Namun, tahukah Anda kalau penyakit hati juga menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Ragam Cara Mudah Mengatasi Perut Kembung yang Cepat dan Ampuh

Perut kembung alias begah pasti rasanya tidak enak. Namun, jangan bingung dulu! Anda bisa coba berbagai cara mengatasi perut kembung ini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan 7 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Keracunan Makanan

Keracunan makanan adalah gangguan pencernaan umum. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta cara mengobati dan mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Keracunan Makanan 6 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Infeksi Bakteri E. coli

Infeksi bakteri E. coli adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang biasanya hidup di dalam usus manusia dan hewan. Apa obatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Pencernaan, Keracunan Makanan 6 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
sakit gejala usus buntu

Cara Membedakan Sakit Perut Gejala Usus Buntu dan Maag

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
sakit maag adalah

Maag (Dispepsia)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit