Mengulik Gerak Peristaltik dan Hubungannya dengan Sindrom Usus Malas

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Tahukah Anda bahwa usus di dalam tubuh akan selalu bergerak untuk mendorong makanan? Proses ini disebut dengan gerak peristaltik. Gerak peristaltik yang bermasalah dapat memicu terjadinya gangguan yang disebut sindrom usus malas.

Mengenal gerak peristaltik lebih jauh

gejala kanker usus wanita

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, sistem pencernaan akan terus bekerja mengolah makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari guna mendapatkan nutrisi pentingnya.

Usus akan memecah karbohidrat menjadi gula sederhana, mengubah protein menjadi asam amino, serta menyederhanakan lemak menjadi asam lemak dan gliserol.

Semua nutrisi tersebut dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsinya dengan baik, serta memperbaiki kerusakan yang mungkin terjadi. Proses pemecahan nutrisi makanan termasuk protein tidak mungkin terjadi tanpa bantuan gerak peristaltik.

Gerak peristaltik adalah gerakan otot-otot yang berkontraksi untuk mendorong makanan sepanjang saluran pencernaan. Gerak peristaltik itu sendiri melibatkan otot-otot yang ada di kerongkongan, lambung, serta usus halus dan usus besar.

Dengan adanya gerak peristaltik, makanan dapat berjalan di sepanjang saluran pencernaan untuk dicerna dan dimanfaatkan sampai akhirnya harus dibuang dalam bentuk feses.

Gangguan gerak peristaltik tanda sindrom usus malas

gerak peristaltik usus sindrom malas

Gerak usus peristaltik sangat penting untuk pencernaan, tapi kadang-kadang tidak berfungsi dengan baik. Terjadinya sembelit maupun diare adalah tanda ada masalah dengan gerakan peristaltik di saluran cerna Anda, salah satunya sindrom usus malas.

Orang dengan sindrom usus malas memiliki usus yang bekerja lambat memindahkan makanan. Itu kenapa sindrom ini juga sering disebut sindrom usus lambat.

Seharusnya setiap kali Anda makan, saraf di saluran pencernaan akan mengirim sinyal ke otot-otot saluran cerna untuk melakukan gerak peristaltik supaya makanan berpindah.

Sayangnya, pada orang dengan sindrom usus malas, gerak peristaltik terblokir sehingga gerakan otot-otot usus menjadi lebih lemah dan lambat. Akibatnya, makanan tidak bisa dipecah dengan sempurna.

Timbunan makanan yang tidak tercerna pada akhirnya akan mengeras dalam usus dan memicu penyakit sembelit.

Sindrom usus malas ini juga disebut sebagai sembelit jangka panjang. Penyebab paling utamanya adalah kekurangan asupan makanan berserat dalam waktu cukup lama.

Sindrom akibat gangguan peristaltik usus ini juga sering tampak pada orang-orang yang memiliki gangguan makan, terutama anoreksia nervosa dan bulimia. Mereka dengan sengaja menggunakan obat pencahar berlebihan atau bahkan ketergantungan.

Obat pencahar tersebut digunakan untuk mengeluarkan makanan supaya berat badan tidak naik.

Selain itu, sindrom usus lambat juga umum terjadi pada orang-orang yang memiliki IBS (irritable bowel syndrome), pengguna narkoba, juga orang-orang yang diet ketat.

Cara mengatasi gangguan gerak usus peristaltik

makanan untuk yang punya endometriosis

Cara mengatasi sembelit akibat gerak usus peristaltik yang terganggu akan bergantung dengan faktor penyebabnya. Umumnya, sindrom ini dapat diatasi dengan diet tinggi serat untuk kembali mencukupi kebutuhan serat harian.

Tambahkan makanan kaya serat ke dalam menu makan Anda, seperti:

  • Buah-buahan: pisang, apel, pir, plum, buah-buah beri
  • Sayur-sayuran: brokoli, wortel, kubis, pokcoy, kembang kol
  • Biji-bijian: biji rami, biji bunga matahari, biji labu
  • Kacang-kacangan: kacang almond
  • Roti gandum atau biji chia

Saat menjalani diet ini, batasi konsumsi produk susu dan makanan lain yang sangat sedikit kadar seratnya. Ganti dengan makanan tinggi probiotik seperti yogurt, kefir, kimchi, atau tempe untuk melancarkan pencernaan.

Selama ini pula Anda perlu memperbanyak minum air hingga 2 – 4 gelas dari normalnya. Peningkatan asupan air putih saat sembelit dapat membantu melunakkan feses sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Olahraga bantu melancarkan pencernaan

Selain menerapkan pola makan tinggi serat dan probiotik, Anda juga perlu rutin olahraga ringan untuk mengatasi usus malas. Olahraga memperlancar sirkulasi darah menuju perut sehingga gerak peristaltik Anda makin lancar.

Olahraga yang dapat memperlancar pencernaan adalah aerobik ringan yang meningkatkan pernapasan dan detak jantung.

Kebugaran jantung dan paru yang lebih baik menghasilkan aliran darah yang lebih lancar, sehingga mempengaruhi pergerakan usus yang lebih efisien.

Contoh olahraga aerobik yang bisa Anda lakukan ketika sedang sembelit adalah jalan kaki atau jogging 10 sampai 15 menit setiap hari, bersepeda, berenang, atau senam aerobik.

Periksa ke dokter

Jika masalah sembelit Anda masih sering kambuh, bahkan setelah membenahi pola makan dan rutinitas olahraga, konsultasikan dengan dokter Anda. Segera hubungi dokter Anda jika mengalami kondisi berikut ini:

  • Anda mengalami sakit perut yang parah tidak hilang dengan buang air besar
  • Anda mengalami diare yang disertai demam tinggi
  • Diare sambil menggigil, muntah, dan pusing
  • Mengalami susah BAB yang terjadi selama lebih dari seminggu

Jangan menunda perawatan dokter, agar kondisinya tidak semakin parah dan menimbulkan komplikasi.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Infeksi Lambung

Penyakit infeksi lambung umumnya disebabkan oleh bakteri di dalam organ lambung. Sering dikira maag, apa saja gejala infeksi lambung?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 7 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Rekomendasi Ragam Makanan yang Ampuh Sebagai Pelancar BAB

Cara mengatasi sembelit paling ampuh adalah memilih makanan sehat berserat tinggi. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Satria Perdana
Kesehatan Pencernaan, Konstipasi 3 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Radang Usus Buntu (Apendisitis)

Penyakit radang usus buntu (apendisitis) adalah suatu kondisi yang menyebabkan peradangan pada bagian appendix. Baca selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 22 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

10 Ide Resep Makan Siang Gluten Free

Baik karena Anda memiliki penyakit Celiac, atau hanya ingin mencoba diet baru, berikut ini 10 resep gluten free yang sehat dan mengenyangkan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Resep Sehat, Nutrisi 24 November 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Perbedaan mual tanda hamil dan maag

5 Perbedaan Mual Hamil dan Maag yang Perlu Diperhatikan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
sakit maag adalah

Maag (Dispepsia)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
penyakit pada sistem pencernaan

11 Penyakit yang Paling Sering Terjadi pada Sistem Pencernaan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
perut panas setelah makan; perut perih setelah makan; perut mulas

Gastroptosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit