Hepatomegali

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Habis Minum Minuman Beralkohol?

Ukur berapa kadar alkohol dalam darahmu sekarang!

Hitung di Sini!
general

Definisi

Apa itu hepatomegali? 

Hepatomegali adalah kondisi ketika hati membesar dari ukuran normal. Pembesaran hati yang tidak normal ini dapat menjadi salah satu tanda dari penyakit yang serius, seperti penyakit liver atau gagal jantung kongestif. 

Ada beragam hal yang bisa menjadi penyebab pembesaran hati, meliputi infeksi bakteri atau virus, penyakit genetik, hingga leukimia atau limfoma. 

Organ hati merupakan organ paling besar di bagian dalam tubuh dan terletak di sisi kanan atas perut. Hati orang dewasa normalnya memiliki berat antara 1,2 – 1,5 kilogram dan memiliki lebar rata-rata 15 cm. 

Bila melebihi itu, ada kemungkinan Anda mengalami hepatomegali yang bisa menjadi gejala dari suatu penyakit. 

Seberapa umum kondisi ini? 

Hepatomegali adalah kondisi yang cukup jarang terjadi. Pasalnya, pembesaran hati cenderung terjadi pada pasien lanjut usia. Namun, hati yang membengkak juga dapat ditemukan pada anak-anak dengan kondisi tertentu, seperti terkena luka bakar.

Pembesaran hati dapat ditangani dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut. 

Tanda dan gejala

Apa saja tanda dan gejala pembesaran hati? 

Beberapa pasien mungkin tidak mengalami gejala apapun saat hatinya membengkak. Akan tetapi, hepatomegali akibat penyakit liver mungkin dapat menimbulkan gejala berupa: 

  • nyeri perut pada bagian kanan atas, 
  • merasa lelah, 
  • mual, 
  • nyeri otot (mialgia), 
  • nafsu makan menurun, 
  • penurunan berat badan, serta 
  • kulit dan mata menguning (penyakit kuning). 

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikan dengan dokter.

Kapan harus periksa ke dokter? 

Bila Anda mengalami gejala yang telah disebutkan atau pertanyaan lainnya, diskusikan dengan dokter. Tubuh masing-masing orang berbeda, sehingga membutuhkan perawatan khusus sesuai kondisi yang dialami. 

Penyebab dan faktor risiko

Apa penyebab hepatomegali? 

Penyebab pembesaran hati biasanya berhubungan dengan hati atau organ di sekitarnya. Ada beragam kondisi kesehatan yang bisa menjadi penyebab hepatomegali, antara lain: 

Selain gangguan fungsi hati, ada pula penyakit lainnya yang relatif lebih jarang ditemukan, tetapi dapat menyebabkan pembesaran hati, seperti: 

  • gagal jantung kongestif
  • kanker, seperti kanker usus besar, kanker pankreas, dan kanker paru, 
  • tumor hati jinak, 
  • sindrom Budd-Chiari,
  • penyakit genetik, yaitu penyakit Gaucher dan defisiensi antitripsin alfa-1, 
  • obesitas atau diabetes, serta
  • gangguan metabolisme, seperti kelainan metabolisme glikogen. 

Apa yang meningkatkan risiko terkena kondisi ini? 

Bila menderita penyakit liver, kemungkinan besar Anda mengalami pembesaran hati. Selain itu, faktor di bawah ini juga dapat meningkatkan risiko masalah hati yang dapat menjadi penyebab hepatomegali. 

Minum alkohol berlebihan

Minum alkohol berlebihan adalah salah satu kebiasaan yang dapat merusak fungsi hati. Akibatnya, risiko pembesaran hati pun tidak dapat dihindari. 

Konsumsi obat, vitamin, atau suplemen dalam dosis besar

Konsumsi vitamin, suplemen, atau obat dengan dosis yang lebih besar dari yang direkomendasikan berisiko merusak hati. Overdosis parasetamol termasuk penyebab gagal hati akut yang dapat menyebabkan hepatomegali. 

Itu sebabnya, selalu minum obat atau suplemen sesuai dengan aturan yang berlaku untuk mencegah kerusakan hati. 

Penggunaan obat herbal tertentu

Obat herbal, seperti black cohosh, ma huang, atau valerian, termasuk obat yang dapat merusak hati dan menyebabkan pembesaran hati. 

Kadar SGPT dan SGOT tinggi 

SGPT dan SGOT adalah enzim yang dapat menunjukkan kerusakan hati. Bila kadar enzim SGPT dan SGOT tinggi, ada kemungkinan Anda mengalami kerusakan hati dan hepatomegali. 

Komplikasi

Apa saja komplikasi dari hepatomegali? 

Bila penyebab pembesaran hati tidak didiagnosis dan tidak segera ditangani, tentu dapat menimbulkan risiko berbagai komplikasi. Begini, penyakit liver yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi berupa: 

  • kerusakan hati permanen (gagal hati), 
  • penyebaran infeksi, 
  • karsinoma hepatoseluler, serta
  • penyebaran kanker ke bagian tubuh lainnya. 

Pada beberapa kasus, komplikasi penyakit liver juga dapat mengganggu fungsi organ lainnya, seperti organ ginjal. Akibatnya, hal ini tentu dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari Anda.

Diagnosis dan pengobatan

Bagaimana cara mendiagnosis kondisi ini? 

Pada saat Anda berkonsultasi dengan dokter, mereka akan menanyakan tentang gejala, penggunaan alkohol dan obat-obatan, serta riwayat hubungan seksual Anda. 

Selain itu, pastikan pula untuk melaporkan riwayat kesehatan dan pola kebiasaan makan serta olahraga Anda. Bila dokter merasa Anda mengalami hepatomegali, ada beberapa prosedur tambahan yang perlu dijalani, yakni: 

  • tes darah untuk menentukan kadar enzim hati, 
  • tes pencitraan, seperti CT scan, USG, atau MRI
  • magnetic resonance elastography (MRE), serta
  • biopsi hati

Bagaimana cara mengobati hepatomegali? 

Pengobatan hepatomegali dilakukan berdasarkan pada penyebab yang mendasarinya, seperti: 

  • obat-obatan antivirus untuk mengobati hepatitis
  • obat kemoterapi atau operasi untuk mengatasi pembesaran hati akibat kanker, serta
  • mengganti obat bila hepatomegali diakibatkan oleh pemakaian obat tertentu. 

Pengobatan di rumah

Selain perawatan dari dokter, perubahan gaya hidup pun diperlukan untuk mempercepat proses penyembuhan. Berikut ini pola hidup yang perlu dijalani untuk membantu mengatasi pembesaran hati. 

Pola makan sehat

Bagi orang yang mengalami penyakit liver tentu perlu mengubah pola makannya menjadi lebih sehat. Anda bisa mulai dengan pola makan yang melibatkan banyak buah, sayuran, dan gandum utuh. 

Bila bingung, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan pola makan apa yang sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Berhenti konsumsi alkohol

Alkohol adalah salah satu penyebab dari kerusakan hati. Dengan berhenti minum alkohol tentu Anda bisa dapat mencegah hepatomegali yang lebih parah. 

Menjaga berat badan

Jika berat badan Anda termasuk ideal, pertahankan. Bila Anda perlu menurunkan berat badan, kurangi jumlah asupan kalori setiap hari dan diiringi dengan rutin berolahraga.

Tanyakan kepada dokter terkait cara-cara sehat untuk menurunkan berat badan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. 

Ikuti aturan obat yang dianjurkan

Selalu patuhi instruksi obat dan vitamin yang diberikan oleh dokter. Konsumsi atau penggunaan obat yang berlebihan justru dapat memperlambat proses penyembuhan hepatomegali. 

Gunakan suplemen herbal dengan hati-hati

Sebelum menggunakan suplemen herbal, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terkait manfaat dan risiko suplemen tersebut. Pasalnya, ada sejumlah pengobatan alternatif yang dapat membahayakan hati Anda. 

Batasi paparan terhadap bahan kimia

Usahakan untuk gunakan aerosol, insektisida, dan bahan kimia lainnya di tempat dengan ventilasi yang baik. Selain itu, pakai sarung tangan dan masker saat pemakaian untuk mencegah terjadinya hepatomegali parah.

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyakit Hepatitis

Penyakit hepatitis adalah salah satu ancaman kesehatan utama di dunia. Ketahuai apa saja penyebab, gejala, dan pengobatannya pada artikel berikut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 6 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Penyakit Liver (Penyakit Hati)

Penyakit liver (hati) adalah gangguan pada fungsi maupun fisiologis organ hati. Liver (hati) berada tepat di bawah tulang rusuk di sisi kanan perut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 6 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Hepatitis E

Hepatitis E adalah infeksi hati menular yang disebabkan oleh virus HAV. Apa saja gejalanya, dan bisakah hepatitis E diobati? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 28 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Mengenal Setiap Gejala Hepatitis C dari Akut Hingga Kronis

Berdasarkan lamanya infeksi virus, penyakit hepatitis C terbagi menjadi akut dan kronis. Setiap tahapan infeksi menunjukan gejala hepatitis C yang berbeda.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 28 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Hepatitis D

Hepatitis D

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
pilihan obat hepatitis

Pilihan Obat untuk Mengatasi Hepatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Penularan hepatitis

Kenali Cara Penularan Hepatitis Demi Upaya Pencegahan yang Efektif

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
jenis hepatitis adalah

2 Jenis Hepatitis Berdasarkan Penyebabnya, Apa Saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit