Apakah Anda pernah diminta menjalani tes SGOT dan SGPT oleh dokter? Kedua tes ini sering kali menjadi langkah awal untuk memeriksa kondisi kesehatan hati Anda.
Apakah Anda pernah diminta menjalani tes SGOT dan SGPT oleh dokter? Kedua tes ini sering kali menjadi langkah awal untuk memeriksa kondisi kesehatan hati Anda.

Hasil pemeriksaan dapat memberikan gambaran penting mengenai fungsi hati, terutama jika Anda memiliki gejala tertentu atau riwayat kesehatan yang memengaruhi kerja hati.
Tes SGOT dan SGPT adalah tes darah yang digunakan untuk mengukur kadar enzim tertentu dalam tubuh, terutama yang terkait dengan fungsi hati.
SGOT (Serum Glutamic-Oxaloacetic Transaminase) dan SGPT (Serum Glutamic-Pyruvic Transaminase) merupakan enzim yang dilepaskan saat hati mengalami kerusakan.
Hasil tes ini sering digunakan dokter untuk mengevaluasi kesehatan hati, mendeteksi penyakit, seperti hepatitis, perlemakan hati, atau kerusakan akibat obat tertentu.
Tes ini juga bisa membantu memantau kondisi hati pada pasien dengan gangguan kronis atau yang sedang menjalani pengobatan tertentu.
Biasanya, tes ini dilakukan bersamaan untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kondisi organ hati.
Dikutip dari Cleveland Clinic, berikut ini jumlah normal prosedur ini.
Nilai ini bisa sedikit berbeda antara laboratorium, tetapi umumnya tetap berada dalam kisaran tersebut.
Jika kadar enzim ini lebih tinggi dari normal, kemungkinan ada indikasi gangguan pada hati, otot, atau organ lain yang perlu dievaluasi lebih lanjut oleh dokter.
Anda mungkin diminta untuk berpuasa selama 8 – 12 jam sebelum tes, tergantung pada instruksi dokter. Namun, tes ini sering kali tidak memerlukan puasa.
Sebelum menjalani pemeriksaan, dokter mungkin akan meminta Anda untuk menghindari makanan dan minum obat.
Pasalnya, makanan dan obat-obatan tertentu dapat memengaruhi hasil pemeriksaan atas fungsi hati Anda.
Selain itu, Anda mungkin akan disarankan untuk menggunakan pakaian berlengan pendek untuk mempermudah petugas mengambil sampel darah.

Pada dasarnya, pemeriksaan ini sama seperti prosedur pemeriksaan darah lainnya.
Petugas kesehatan nantinya akan mengambil sampel dari pembuluh darah dengan langkah-langkah sebagai berikut.
Pemeriksaan fungsi hati ini biasanya hanya berlangsung dalam waktu yang sebentar.
Meski begitu, Anda mungkin akan merasakan sedikit nyeri sesaat setelah kulit disuntikkan oleh jarum.
Tes ini umumnya aman, tetapi beberapa orang mungkin mengalami kondisi berikut.
Bila Anda merasa pusing atau tidak sadarkan diri setelah pemeriksaan, beri tahu petugas kesehatan.
Petugas kesehatan mungkin akan meminta Anda untuk tetap duduk dan membawakan air hingga Anda cukup sehat untuk bangun dan pergi.
Hasil tes yang abnormal dalam darah dapat menunjukkan berbagai komplikasi kesehatan yang berhubungan dengan hati atau organ lainnya.
Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat diindikasikan oleh kadar SGPT dan SGOT tinggi.
Jika kedua kadar enzim ini berada di bawah batas normal, ini menandakan hati yang sehat.
Berbeda dengan beberapa indikator lain yang mungkin menunjukkan masalah hati, kadar enzim yang rendah biasanya tidak menjadi tanda masalah atau kekhawatiran medis.

Berikut cara menurunkan kadar SGPT dan SGOT yang tinggi.
Apabila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar prosedur ini, konsultasikan dengan dokter untuk informasi selengkapnya.