home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Kiat Menjaga Kesehatan Empedu Agar Pencernaan Tetap Lancar

4 Kiat Menjaga Kesehatan Empedu Agar Pencernaan Tetap Lancar

Menjaga kesehatan empedu merupakan hal yang penting. Seperti komponen lainnya dalam sistem pencernaan, gangguan pada empedu juga akan berdampak pada proses pencernaan.

Empedu merupakan cairan yang berfungsi untuk menguraikan lemak sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Cairan ini diproduksi oleh hati, kemudian disimpan sementara dalam kantung empedu dan dialirkan melalui saluran empedu ketika dibutuhkan. Inilah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menjaga empedu tetap sehat.

Tips sederhana menjaga kesehatan empedu

Menjaga kesehatan empedu bisa dilakukan melalui pola makan dan gaya hidup. Berikut penjelasannya.

1. Mengonsumsi makanan yang menyehatkan empedu

Makanan yang menyehatkan empedu adalah makanan yang rendah lemak dan kolesterol, serta tinggi serat dan protein. Karenanya, Anda disarankan mengonsumsi makanan seperti:

  • biji-bijian utuh seperti gandum dan beras merah
  • ikan, ayam, dan daging merah rendah lemak
  • buah-buahan dan sayuran
  • produk susu rendah lemak
  • kacang kenari, biji rami (flaxseed), dan minyak nabati

Konsumsi bahan makanan tertentu seperti kopi dan selai kacang juga disinyalir dapat membantu menjaga kesehatan empedu. Namun, hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut dan Anda tetap disarankan untuk mengonsumsinya dalam jumlah sewajarnya.

2. Membatasi jenis makanan tertentu

Jika terdapat makanan yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan empedu, maka ada pula makanan yang dapat menimbulkan efek sebaliknya. Jenis makanan ini banyak mengandung karbohidrat olahan dan lemak jenuh. Cobalah membatasi, atau bahkan menghindari, makanan berikut ini:

  • makanan yang diolah berkali-kali
  • makanan yang digoreng
  • daging merah tinggi lemak
  • produk susu tinggi lemak seperti es krim, keju, dan mentega

3. Menjaga berat badan ideal

Obesitas, operasi penurunan berat badan, dan jenis diet tertentu dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit kantung empedu. Sedapat mungkin, pertahankan berat badan ideal Anda dan mulailah lebih aktif bergerak agar empedu Anda senantiasa sehat.

Bila berat badan Anda berlebih, cobalah menguranginya secara perlahan. Tidak perlu diet ketat demi menurunkan berat badan secara drastis, sebab hal ini akan merangsang hati untuk mengeluarkan lebih banyak kolesterol menuju empedu.

Akibatnya, keseimbangan komposisi empedu akan terganggu dan memicu pembentukan batu empedu.

4. Memperbaiki gaya hidup

Salah satu gangguan yang umum terjadi pada empedu adalah refluks empedu. Kondisi ini ditandai dengan naiknya cairan empedu ke lambung, dan pada kondisi yang jarang bisa naik hingga kerongkongan. Tak jarang, refluks empedu terjadi bersamaan dengan refluks asam lambung (GERD).

Di samping menjalani pola makan yang menyehatkan empedu, Anda juga bisa mencegah refluks empedu dengan memperbaiki gaya hidup. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan di antaranya:

  • makan dengan porsi lebih kecil
  • menjaga badan tetap tegak selama 2-3 jam setelah makan
  • tidur dengan bantal tinggi
  • tidak merokok
  • menghindari konsumsi alkohol
  • menjaga tubuh tetap rileks

Selain bermanfaat untuk kelangsungan sistem pencernaan, menjaga kesehatan empedu juga penting untuk mencegah kondisi lain yang lebih berbahaya seperti batu empedu dan kanker kantung empedu.

Belum terlambat apabila Anda ingin memulai gaya hidup yang lebih baik demi kesehatan sistem pencernaan. Yuk, mulai dengan mengubah kebiasaan makan sehari-hari menjadi lebih sehat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Link between Gallstones, Obesity, and Weight Loss. https://www.everydayhealth.com/gallbladder/symptoms/link-between-gallstones-obesity-weight-loss/ Diakses pada 11 Februari 2019.

Gallstones – Prevention. https://www.nhs.uk/conditions/gallstones/prevention/ Diakses pada 11 Februari 2019.

Bile Reflux – Diagnosis. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bile-reflux/diagnosis-treatment/drc-20370121 Diakses pada 11 Februari 2019.

Bile. https://medlineplus.gov/ency/article/002237.htm. Diakses pada 11 Februari 2019.

Diet tips for a healthy gallbladder. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317196.php. Diakses pada 11 Febuari 2019.

Gallbladder diet. https://www.webmd.com/digestive-disorders/features/gallbladder-diet-foods-for-gallbadder-problems#1. Diakses pada 11 Februari 2019.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari
Tanggal diperbarui 17/02/2019
x