Gejala Batu Empedu Mirip Dengan Sakit Maag, Bagaimana Membedakannya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sakit maag sering ditandai dengan sensasi mual-muntah, tidak nafsu makan, nyeri ulu hati, perut perih, dan asam lambung naik. Tetapi jangan anggap enteng rentetan gejala ini. Berbagai gejala yang Anda kira hanya karena maag biasa, bisa jadi pertanda penyakit batu empedu. Apa saja beda gejala maag dan batu empedu?

Beda gejala maag dan batu empedu

1. Beda gejala nyeri ulu hatinya

Nyeri ulu hati merupakan keluhan yang umum ditemui, baik sebagai gejala maag maupun penyakit batu empedu. Pasalnya, kedua hal ini sama-sama terjadi di saluran pencernaan dan letaknya saling bersebelahan di daerah perut bagian atas.

Sakit maag disebabkan oleh produksi asam lambung yang berlebihan, sehingga melukai dinding lambung. Gejala maag yang paling umum ditemui adalah nyeri ulu hati, disertai mual, dan muntah yang terasa asam atau pahit.

Penyakit batu empedu juga menyebabkan nyeri ulu hati, namun lokasinya lebih terfokus pada daerah perut kanan atas yang menjalar sampai ke pinggang, punggung, bahkan kadang sampai ke bahu.

Nyeri gejala batu empedu juga biasanya berlangsung lama — dapat berlangsung sampai berjam-jam — dan tidak membaik setelah minum antasida atau obat-obatan maag lainnya.

2. Beda pemicu gejalanya

Sakit maag dan gejala batu empedu sama-sama bisa terjadi setelah makan. Namun, gejala batu empedu biasanya memberat setelah makan makanan berlemak seperti gorengan, santan, dan sebagainya.

Sedangkan pada sakit maag, makanan apapun baik berlemak maupun tidak, tetap akan merangsang produksi asam lambung dan menimbulkan nyeri.

Konsumsi antibiotik, obat nyeri NSAID, dan kortikosteroid juga dapat memicu sakit maag. Namun obat-obatan ini tidak memengaruhi timbulnya gejala batu empedu.

3. Beda gejala penyertanya

Penyakit batu empedu biasanya juga menyebabkan kelainan pada warna feses dan urin. Jika Anda memiliki batu empedu, warna feses biasanya lebih pucat sementara warna urin menjadi kuning tua atau cikelat pekat seperti teh. Sakit maag tidak menyebabkan gejala perubahan warna pada keduanya.

Selain itu, gejala batu empedu bisa menyebabkan perubahan warna kulit dan bagian putih mata menjadi berwarna kuning akibat kerusakan fungsi ginjal. Gejala seperti ini tidak akan ditemukan pada sakit maag.

Meski sekilas mirip, penting untuk Anda bisa membedakan gejala apa yang Anda alami. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan pengobatan yang tepat ketika di dokter.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengulik Prosedur Kolesistektomi, Operasi untuk Mengobati Batu Empedu

Batu empedu parah harus diobati dengan operasi. Ketahui proses operasi batu empedu, efek samping yang mungkin terjadi, dan pemulihannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Empedu 8 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit

Pilihan Obat dan Perawatan BAB Berdarah Berdasarkan Penyebabnya

BAB berdarah termasuk gejala dari suatu penyakit, sehingga cara mengatasinya harus mengenali penyebab. Simak obat BAB berdarah di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 7 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Bolehkah Orang yang Punya Maag Makan Yogurt?

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari penderita maag. Lalu, bolehkah penderita maag makan yogurt?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan Pencernaan, Gastritis dan Maag 5 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Berbagai Enzim Pada Pencernaan Manusia Serta Fungsinya

Proses pencernaan makanan dalam tubuh dikendalikan oleh sekelompok enzim pada pencernaan. Yuk, kenalan dengan enzim pencernaan di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Pencernaan 4 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

asam lambung naik apakah genetik keturunan

Asam Lambung Anda Gampang Naik? Mungkin Ini Keturunan (Genetik)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
sembelit konstipasi susah buang air besar

Konstipasi (Sembelit)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
hidup tanpa pankreas

Bisakah Seseorang Hidup Tanpa Pankreas?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
enteritis

Enteritis

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 13 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit