home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apa Itu Endapan Kantong Empedu? Berbahaya Atau Tidak?

Apa Itu Endapan Kantong Empedu? Berbahaya Atau Tidak?

Kantong empedu terletak di antara usus dan hati yang berfungsi menyimpan empedu dari hati sampai saatnya tiba untuk dilepaskan ke dalam usus guna membantu pencernaan. Jika kantong empedu tidak kosong sepenuhnya, partikel dalam kantong seperti empedu atau garam kalsium akan menebal akibat sisa-sisa kantong empedu yang mengendap terlalu lama. Lalu akan terbentuk endapan kantong empedu, yang biasa disebut sebagai endapan kantong empedu atau disebut juga sludge empedu. Dalam istilah asing kondisi ini disebut gallbladder sludge.

Apa itu endapan kantong empedu?

Endapan kantong empedu adalah kumpulan kolesterol, kalsium, bilirubin, dan senyawa lainnya yang terbentuk di kantong empedu. Kadang-kadang disebut biliary sludge atau endapan empedu, karena terjadi ketika empedu berada terlalu lama di dalam kantong.

Empedu merupakan cairan kuning kehijauan yang diproduksi di hati dan disimpan di kantong empedu. Fungsinya membantu tubuh untuk mencerna lemak. Bila partikel kecil dari empedu tetap berada di kantong empedu dalam jangka waktu yang terlalu lama, partikel-partikel ini bisa terkumpul dan mengendap menjadi endapan (sludge) empedu.

Hal ini bukan kondisi medis tersendiri, tapi bisa mengakibatkan kondisi lainnya yang berkaitan. Misalnya batu empedu dan kolesistitis. Namun, bisa juga hilang dengan sendirinya. Dalam kebanyakan kasus, dokter menemukan endapan kantong empedu saat dilakukan ultrasound di kantong empedu. Hal ini lebih sering didiagnosis pada orang dengan masalah kantong empedu dan hati karena orang dengan jenis kondisi ini lebih cenderung menjalani tes ultrasonografi (USG) di bagian terkait.

Apa saja gejala endapan kantong empedu?

Beberapa orang dengan endapan di kantong empedu tidak akan menunjukkan gejala dan tidak pernah tahu bahwa mereka memilikinya. Namun, ada juga sebagian orang yang mengalami gejala yang ditunjukkan dengan kantong empedu yang meradang atau batu empedu. Gejala utamanya ialah nyeri perut, terutama di sisi kanan atas di bawah tulang rusuk. Rasa sakit ini bisa meningkat tak lama setelah makan.
Adapun gejala lainnya yang umumnya terjadi ialah:

  • Rasa sakit pada dada
  • Rasa sakit pada bahu kanan
  • Mual
  • Muntah
  • Tekstur serta warna feses seperti tanah liat

tips mengatasi mual

Apa yang menyebabkan endapan kantong empedu?

Endapan di kantong empedu terbentuk saat empedu berada di kantong terlalu lama. Lendir dari kantong empedu bisa bercampur dengan kolesterol dan garam kalsium yang tergabung sehingga menciptakan endapan seperti lumpur. Sludge kantong empedu biasanya lebih umum terjadi selama kehamilan, terutama jika Anda mengikuti diet ketat.
Kondisi ini bukanlah kondisi yang umum terjadi. Beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi terhadap kondisi ini. Berikut kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi meliputi:

  • Wanita. Dibandingkan dengan pria, wanita memiliki tingkat risiko mengalami masalah pada kantong empedu lebih tinggi.
  • Orang yang mendapatkan nutrisi melalui infus atau alternatif makanan lain.
  • Orang yang sedang sakit kritis.
  • Orang dengan diabetes.
  • Orang yang kelebihan berat badan dan kehilangan berat badan dengan sangat cepat.
  • Orang yang pernah melakukan transplantasi organ.
  • Kecanduan alkohol.
  • Memiliki riwayat masalah pada kantong empedu.

Bagaimana endapan empedu didiagnosis?

Jika Anda sering mengalami sakit perut, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan dan gejala yang Anda alami belakangan ini. Selanjutnya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan menekan di bagian yang berbeda di perut Anda. Jika dokter menduga bahwa kantong empedu Anda bisa menjadi sumber rasa sakit, kemungkinan besar dokter akan melakukan pemeriksaan ultrasonografi perut yang dapat mendeteksi batu empedu secara akurat.

Jika dokter Anda mendiagnosis batu empedu atau endapan di kantong empedu, Anda mungkin diminta untuk menjalani tes untuk menentukan penyebab endapan tersebut. Tes yang akan dilakukan biasanya tes darah. Melalui tes darah, kadar kolesterol dan sodium bisa terdeteksi. Dokter juga menjalani tes darah untuk memastikan hati Anda berfungsi dengan baik. Terkadang endapan ini ditemukan dari hasil CT scan atau ultrasound yang dilakukan untuk mendeteksi penyakit lain di sekitar empedu.

Mengatasi endapan di kantong empedu

Jika endapan pada kantong empedu Anda tidak menyebabkan gejala apa pun, pengobatan tidak diperlukan. Dokter akan meresepkan obat untuk membantu melarutkan lumpur atau batu empedu. Dalam beberapa kasus, ketika endapan ini menyebabkan rasa sakit, pembengkakan, atau batu empedu, dokter mungkin menyarankan untuk pengangkatan kantong empedu.

Jika kondisi ini berulang, Anda perlu melakukan perubahan gaya hidup untuk mencegah masalah di kemudian hari. Dengan mengonsumsi makanan rendah lemak, rendah kolesterol, dan makanan rendah sodium, Anda bisa mengurangi kemungkinan pengembangan endapan di masa depan.

Pengobatan melalui perubahan gaya hidup dapat mencegah kejadian endapan kantong empedu yang berulang. Strategi tersebut meliputi:

  • Tidak mengonsumsi alkohol
  • Mengonsumsi makanan rendah lemak
  • Menghindari kenaikan atau penurunan berat badan secara signifikan

pengobatan batu empedu tanpa operasi

Komplikasi yang mungkin muncul

Terkadang, endapan empedu akan sembuh tanpa menimbulkan gejala dan pengobatan. Namun, dalam beberapa kasus endapan ini berisiko menyebabkan beberapa penyakit, di antaranya:

1. Batu empedu

Batu empedu bisa menyebabkan sakit perut bagian atas sehingga biasanya memerlukan pembedahan. Dalam beberapa kasus, batu empedu dapat menyebabkan penyumbatan pada saluran empedu. Jika ini terjadi, maka diperlukan tindakan medis segera.

2. Kolesistitis

Endapan empedu dapat menyebabkan kolesistitis atau peradangan kantong empedu. Jika hal ini menimbulkan nyeri yang berkelanjutan dan semakin meningkat, biasanya dokter merekomendasikan untuk mengangkat kantong empedu. Pada kasus yang sangat parah, kantong empedu yang meradang dapat menyebabkan pengikisan di dinding kantong empedu. Kondisi ini bisa menyebabkan perforasi atau pecahnya dinding kantong yang mengakibatkan bocornya kandungan kantong empedu ke rongga perut.

3. Pankreatitis akut

Pengendapan pada kantong empedu dapat menyebabkan pankreatitis akut, atau radang pankreas. Kondisi ini menyebabkan aktifnya enzim di pankreas yang mengarah pada peradangan. Peradangan dapat menyebabkan respon sistemik, yang bisa menyebabkan syok bahkan kematian. Hal ini dapat terjadi jika endapan pada kantong empedu menghalangi saluran pankreas.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Gallbladder Sludge. https://www.healthline.com/health/gallbladder-sludge diakses pada 14 Desember.

Sludge in Gallbladder. https://www.everydayhealth.com/gallbladder/sludge-in-the-gallbladder.aspx diakses pada 14 Desember.

What you Need to Know About Gallbladder Sludge. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320057.php diakses pada 14 Desember.

Foto Penulis
Ditulis oleh Widya Citra Andini Diperbarui 20/12/2017
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x