Penggunaan Ibuprofen untuk Anak di Masa Pandemi, Apakah Aman?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Seberapa familier Anda dengan obat bernama ibuprofen? Obat satu ini seharusnya sudah tidak asing terdengar. Tak hanya untuk orang dewasa, penggunaan ibuprofen juga tidak jarang diberikan untuk anak karena dapat membantu meredakan nyeri.

Namun, mengingat situasi pandemi COVID-19 yang sedang melanda dunia termasuk Indonesia, penggunaan ibuprofen sedikit dipertanyakan. Agar lebih jelas dan tidak keliru, berikut penjelasannya.

Menguak fakta penggunaan ibuprofen untuk anak di tengah pandemi/new normal

Ibuprofen merupakan obat golongan obat anti-inflamasi non-steroid (OAINS) yang terbukti aman dan efektif sebagai antipiretik dan antinyeri.

Pada anak, penggunaan ibuprofen banyak digunakan karena dapat menurunkan demam dan mengurangi nyeri pada sakit gigi, sakit sendi, dan lain-lain. Obat ini dapat dibeli bebas dan tersedia secara luas.

Menurut informasi dari nhs.uk, ibuprofen dapat diberikan pada anak dari mulai usia 3 bulan. Biasanya, anak usia 3 bulan hingga 12 tahun mengonsumsi ibuprofen dalam bentuk cair atau sirup. 

Berkaitan dengan masa pandemi, pada awal Maret 2020 beredar anjuran untuk tidak menggunakan ibuprofen pada pasien dengan gejala infeksi saluran napas akut, termasuk COVID-19. Dikatakan bahwa terdapat peningkatan efek samping obat serta perburukan pada pasien COVID-19 yang mendapatkan ibuprofen.

Informasi tersebut tentunya menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, terutama orangtua yang selama ini telah menggunakan ibuprofen untuk mengatasi keluhan demam ataupun nyeri pada anaknya.

Tidak ada bukti yang menyatakan ibuprofen berbahaya 

Menurut Badan Kesehatan Dunia – World Health Organization (WHO) dan Badan Otoritas Obat negara lain seperti United States – Food and Drug Administration (US-FDA) dan Uni Eropa – European Medicines Agency (EMA), informasi tersebut belum dapat dibuktikan.

Dari studi yang ditelaah mengenai efek samping ibuprofen termasuk untuk anak, tidak ada satupun studi yang spesifik merujuk kepada infeksi COVID-19. Apabila dibandingkan dengan parasetamol, efek samping ibuprofen juga hanya sedikit bahkan tidak berbeda, termasuk dalam hal efek samping perdarahan saluran cerna.

Efek samping yang diamati pada mayoritas studi bersifat ringan hingga sedang. Tidak ada efek samping berat yang dilaporkan.

Ditambah lagi, masih dari laman daring nhs.uk, The Commission on Human Medicines telah mengonfirmasi bahwa tidak ada bukti pasti dalam penggunaan ibuprofen untuk mengatasi gejala suhu badan yang meningkat/tinggi dapat memperburuk pasien yang positif virus corona.

Oleh karena itu, mengingat belum adanya bukti langsung pada pasien dengan COVID-19, pada 19 Maret 2020 WHO mengeluarkan pernyataan bahwa tidak ada rekomendasi pelarangan penggunaan ibuprofen untuk pasien dengan gejala COVID-19. Ibuprofen aman digunakan juga untuk anak.

Di Indonesia, pada bulan April 2020, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah mengeluarkan pernyataan mengenai keamanan penggunaan ibuprofen. 

Dengan demikian, apabila diperlukan, misalnya, untuk mengatasi demam pada anak, ibuprofen tetap dapat diberikan sesuai dengan dosis yang tepat. 

Tips dalam memberikan ibuprofen untuk anak 

Selain memastikan bahwa dosis yang diberikan untuk anak sudah sesuai, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Memeriksa tanggal kedaluwarsa obat yang biasanya tertera pada kemasan
  • Ikuti anjuran pakai yang juga tertera pada kemasan
  • Pastikan anak tidak sedang dalam pengobatan tertentu. Jika tetap ingin memberikan ibuprofen, dianjurkan untuk bertanya dulu kepada dokter.
  • Jika si kecil memuntahkan ibuprofen dalam bentuk sirup, jangan langsung kembali memberikan obat ini dan tunggu setidaknya hingga 6 jam. 
  • Ketika memilih ibuprofen sirup, pilih yang memiliki rasa manis atau yang mudah diminum.

Kesimpulannya, Anda tidak perlu khawatir ketika akan memberikan ibuprofen untuk bantu mengatasi kondisi kesehatan anak, seperti nyeri atau demam, di tengah pandemi yang masih berlangsung ini. Berbagai organisasi dunia termasuk dalam negeri sudah mengklarifikasi bahwa penggunaan ibuprofen memang aman. Satu hal yang perlu diingat, berikan ibuprofen sesuai dosis dan pastikan untuk membaca aturan pakai.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Artikel dari ahli dr. Ganda Ilmana, Sp.A

Penggunaan Ibuprofen untuk Anak di Masa Pandemi, Apakah Aman?

Penggunaan Ibuprofen untuk anak dalam mengatasi nyeri, misalnya demam telah terbukti aman diminum di tengah pandemi COVID-19. Berikut penjelasan lengkapnya.

Ditulis oleh: dr. Ganda Ilmana, Sp.A
kegunaan ibuprofen untuk anak
Parenting, Tips Parenting 26 Agustus 2020

Yang juga perlu Anda baca

11 Gejala Pneumonia Pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Pneumonia pada anak diklaim sebagai penyebab kematian anak tiap 20 detik. Berikut beberapa gejala pneumonia pada anak yang sebaiknya Anda ketahui.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Parenting, Tips Parenting 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa Peran Keseimbangan Mikrobiota Usus dalam Cegah Alergi Anak?

Sudah tahu peran keseimbangan mikrobiota usus dalam mencegah alergi anak? Cari tahu faktanya berdasarkan penelitian terbaru di sini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
potret anak bahagia bebas dari alergi karena orangtua menjaga keseimbangan mikrobiota usus
Kesehatan Anak, Parenting 31 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Begini Pengaruh Kesehatan terhadap Kebahagiaan Anak

Hasil penelitian menemukan hubungan antara kesehatan dan kebahagiaan anak. Yuk, simak detail dan cara menjaga kesehatan buah hati sekarang.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
kesehatan dan kebahagiaan anak
Parenting, Nutrisi Anak 10 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Wajar jika merasa khawatir terhadap ketidakpastian di tengah pandemi COVID-19. Yuk, cari tahu solusi menghadapi kecemasan di new normal di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 3 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

alergi ibuprofen dan asam mefenamat

Mengenal Alergi Obat Pereda Nyeri: Ibuprofen dan Asam Mefenamat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 6 menit
efek samping paracetamol ibuprofen

Benarkah Terlalu Sering Minum Paracetamol Sebabkan Gangguan Pendengaran?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit
memaksa anak olahraga

Memaksa Anak Jago Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 5 menit
cara menghilangkan dahak pada anak

4 Cara Menghilangkan Dahak pada Anak Secara Alami

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 3 menit