Periode Perkembangan

Perkembangan Bayi di Usia 47 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum.

Perkembangan Bayi Usia 47 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi di minggu 47?

Di minggu ketiga bulan ke-12, bayi mampu:

  • Mengambil benda kecil dengan jempol dan telunjuk. Seperti biasa, singkirkan benda berbahaya dari jangkauan anak
  • Berdiri sebentar
  • Berkata “dada” atau “mama” pada saat tertentu
  • Berkata selain “mama” atau “dada”

Karena ia sekarang sudah mulai mengerti, ini adalah saatnya mulai mengajarkan bayi cara membantu. Biasakan berkata “tolong” dan “terima kasih”, dan buat aktivitas merapikan mainan menjadi menyenangkan dengan menjadikannya sebagai permainan. Walaupun kemungkinan dia masih belum mengerti, tidak ada salahnya untuk memulainya. Bagi tugas menjadi bagian yang sangat kecil.

Pada usia ini, dia memerlukan Anda untuk bekerja dengannya di sisinya. Anda juga bisa membantu bayi membuat koneksi antara benda dan namanya — semakin sering Anda melakukannya, semakin cepat kosa katanya akan bertumbuh. Terus berbicara dengan bayi dan memberi label pada benda. Hitung langkah setiap Anda menaiki tangga, dan beri tahu nama dan warna buah dan sayuran di pasar. Bacakan buku bergambar dan suruh bayi menunjukkan nama benda yang dia kenal. Minta dia berpendapat sesekali. Tanyakan apakah dia mau memakai kaus kaki merah atau biru, atau apakah dia ingin bermain dengan kubus atau cincin bertumpuk. Cukup berikan dua pilihan yang keduanya benar. Dia mungkin tidak menjawab, tapi mungkin juga akan mengejutkan Anda.

Kesehatan Bayi Usia 47 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di minggu 47?

Kebanyakan dokter tidak memeriksa bayi bulan ini, karena bayi pada usia ini tidak senang dipegang selama kunjungan. Bayi yang takut dengan orang asing mungkin juga tidak menyukai dokter, walaupun yang termasuk hangat dan ramah. Hubungi dokter jika ada masalah yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan selanjutnya.

Merawat bayi usia 47 minggu

Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui:

Mengisap jempol

Bayi pengisap jempol sedang menggunakan mekanisme sehat dan berusaha menenangkan diri sendiri. Ini adalah cara menenangkan diri yang alami pada bayi, dan tidak berbahaya. Para ahli setuju bahwa kebiasaan mengisap jempol tidak berisiko pada bayi. Beberapa orang mengatakan bahwa anak-anak bahkan bisa mengisap jempol tanpa mempengaruhi gigi sampai berusia 2 tahun, dan kebanyakan dapat melakukannya dengan aman bahkan sampai berusia 4-5 tahun, ketika gigi permanen mulai muncul.

Mengedot

Dot adalah cara lain yang bagus bagi bayi untuk menenangkan diri sendiri, tapi bukan berarti ini lebih baik dibandingkan mengisap jempol. Bayi harus mengandalkan Anda untuk mengambil kembali dotnya jika terjatuh dari boks, misalnya, dan dot akan hilang atau menjadi kotor. Di sisi positif, bayi biasanya berhenti sendiri menggunakan dot. Beberapa bayi sebenarnya lebih senang mengisap jari, dan jika memang demikian, tidak pilihan lain bagi Anda — bayilah yang membuat pilihan.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai saat usia bayi 47 minggu?

Di minggu kedua bulan ke-12, Anda mungkin cemas dengan beberapa hal. Salah satunya adalah saat bayi melihat orangtua yang telanjang. Para ahli setuju bahwa sampai tahun prasekolah, ketelanjangan orangtua tidak akan memengaruhi anak sama sekali. Tentu saja, bayi di bawah setahun terlalu muda untuk terpengaruh saat melihat ibunya membuka baju atau saat mandi bersama dengan ayahnya. Dia juga terlalu muda untuk mengingat beberapa tahun kemudian apa yang telah dia lihat. Namun, dipercaya bahwa anak berusia 3-4 tahun sebaiknya tidak melihat kedua orangtuanya telanjang bulat.

Jika bayi ingin tahu tentang apa yang dia lihat dan ingin menyentuh rambut kemaluan atau menarik puting susu Anda, jangan melarangnya. Bagaimanapun juga, bayi biasanya masih lebih tertarik dengan bagian tubuh umumnya, misalnya hidung atau telinga (walaupun dia mungkin lebih tertarik lagi pada bagian privat karena selama ini masih tertutup pakaian). “Ini milik ibu” adalah respon yang akan membantu bayi mulai mengerti konsep kepemilikan tubuh dan privasi, serta membantu menjaga bagian pribadinya tertutup sehingga tidak akan merasa bersalah. Ini juga berlaku bagi bayi perempuan dan baginya tidak akan bermasalah melihat ayahnya telanjang.

Bagaimana perkembangan bayi di minggu selanjutnya?

Sumber
Yang juga perlu Anda baca