Perkembangan Bayi di Usia 38 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Bayi Usia 38 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 38 minggu (9 bulan 2 minggu)?

Pada usia 38 minggu alias 9 bulan 2 minggu ini, perkembangan bayi biasanya sudah mampu:

  • Mampu bangkit untuk berdiri dari posisi duduk, begitu pula sebaliknya.
  • Duduk setelah sebelumnya berada pada posisi menelungkup.
  • Protes jika Anda mencoba mengambil mainannya.
  • Berdiri berpegangan pada seseorang atau sesuatu.
  • Mengambil benda kecil dengan jempol dan jari lainnya (jauhkan benda berbahaya dari jangkauan anak).
  • Berkata “mama” atau “dada” tanpa henti.
  • Bermain cilukba.
  • Ingat mengetahui lebih banyak mengenai informasi spesifik, seperti nama suatu benda.
  • Meniru aksi yang telah dia lihat beberapa waktu sebelumnya.

Kemampuan motorik kasar

Tidak jauh berbeda dengan usia sebelumnya, perkembangan bayi usia 38 minggu atau 9 bulan 2 minggu ini telah mampu bangkit dari posisi duduk, serta duduk kembali dari posisi berdiri. Bayi juga telah dapat berguling dan duduk tanpa perlu bantuan orang lain.

Akan tetapi, si kecil masih terus belajar untuk bisa berdiri tanpa perlu berpegangan pada Anda.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Jika Anda mengambil mainan darinya, bayi yang semakin tegas akan protes. Dia akan mulai bisa mengutarakan kebutuhan dan keinginannya.

Menariknya lagi, perkembangan kosakata bayi di usia 38 minggu atau 9 bulan 2 minggu ini sudah semakin pesat. Meski kemampuan berbicara belum sempurna, tapi ia cukup mengerti apa yang orang lain katakan.

Kemampuan motorik halus

Bayi sekarang sudah dapat memasukkan benda ke dalam kotak dan mengeluarkannya. Berikan ember plastik dan beberapa balok berwarna sehingga bayi bisa mempraktekkan keahlian baru ini. Pastikan benda tidak terlalu kecil sehingga bayi tidak bisa memasukkan ke dalam mulutnya dan menelannya.

Bayi juga menyukai mainan yang salah satu atau beberapa bagiannya bisa digerakkan. Contohnya kenop pintu, tuas, atau pintu yang terbuka dan tertutup. Mobil-mobilan plastik besar yang bayi dapat kendarai di atas lantai juga menjadi mainan yang menyenangkan baginya.

Kemampuan sosial dan emosional

Di masa ini, si kecil masih dalam prosesnya untuk belajar mengutarakan keinginannya. Namun, ia telah cukup lancar untuk melambaikan tangannya saat mengucapkan selamat tinggal.

Apa yang harus saya lakukan untuk membantu perkembangan bayi 38 minggu?

Karena bayi kerap protes ketika benda yang sedang ia genggam Anda ambil, sebaiknya berikan ia sesuatu yang baru sebelum Anda mengambil benda tersebut. Bayi pada usia ini juga biasanya akan memulai permainan mengoper. Jadilah teman bermainnya yang baik.

Cobalah menggulingkan bola ke arah bayi dan lihat apakah dia akan mengguling balik bola. Berikan bayi mainan susun atau cincin bertumpuk dan lihat apakah dia menyusun, menumpuk, atau memberikan potongan mainan untuk Anda. Bayi mungkin juga berbagi makanan dengan Anda, jadi terimalah hadiah ini dengan senang hati.

Ajarkan juga si kecil untuk mengerti berbagai benda atau objek lainnya, dan beri tahu kosakata baru untuknya. Caranya bisa Anda lakukan dengan memintanya menunjuk sesuatu yang sudah biasa dikenalnya, seperti bola atau mainan favorit.

Selain itu, Anda juga bisa memberinya arahan sederhana seperti meminta tolong mengambilkan boneka atau mobil-mobilannya.

Kesehatan Bayi Usia 38 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di minggu 38?

Setiap dokter akan memiliki pendekatan tersendiri untuk memeriksa bayi. Urutan pemeriksaan fisik, jumlah dan jenis teknik penilaian dan prosedur juga akan bervariasi tergantung kebutuhan individu anak.

Berikut beberapa tahapan yang dilakukan dokter untuk mengetahui perkembangan bayi di usia 38 minggu atau 9 bulan 2 minggu ini:

  • Pemeriksaan fisik, termasuk memeriksa kembali masalah sebelumnya.
  • Penilaian perkembangan. Dokter mungkin menguji serangkaian tes pada bayi.

Penilaian dokter biasanya meliputi mengevaluasi kemampuan bayi untuk duduk sendiri, bangkit dengan atau tanpa bantuan, serta meraih dan menggenggam benda. Selain itu, ada juga mengambil benda kecil, mencari benda yang jatuh atau tersembunyi, merespon namanya, mengenal kata macam “mama”, “papa, “bye-bye”, dan “tidak”.

Penilaian lain bisa meliputi menikmati permainan sosial seperti tepuk tangan dan cilukba, atau mungkin dokter hanya mengandalkan pengamatan dan laporan aktivitas bayi. Jika ada ada masalah pada bayi yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya, jangan ragu untuk segera mengonsultasikannya dengan dokter.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 38 minggu?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui di perkembangan bayi usia 38 minggu alias 9 bulan 2 minggu, yaitu:

1. Makan makanan padat sendiri

Bayi mungkin menyusui hanya selama beberapa menit setiap kalinya. Ia mungkin tampak tidak tertarik atau mudah teralihkan saat menyusui. Jangan terkejut kalau bayi ingin menyusui lagi, walaupun perubahan perkembangan kadang-kadang mengurangi minat bayi sementara.

Semua bayi akan makan makanan padat sendiri secara alami. Namun, mungkin tidak semua bayi akan melakukannya sebelum berusia 9-10 bulan. Pada saat ini, bayi mungkin menunjukkan tanda ingin makan sendiri.

Anda bisa memulainya saat Anda memberikan pengganti payudara secara teratur, apabila masih menyusui. Termasuk memompa ASI yang dimasukkan ke dalam botol, atau memberikan susu formula dan makanan padat.

Kurangi frekuensi menyusui secara perlahan, dan tawarkan alternatif lainnya pada bayi. Mulailah dengan tidak menyusui pada waktu-waktu tertentu. Alihkan perhatian bayi dan ia mungkin lupa bahkan puas dengan sebotol atau segelas ASI pompa maupun susu formula.

2. Mencoba berdiri sendiri

Jika kaki anak belum siap untuk menyangganya, ia tidak akan berdiri dulu. Seperti kebanyakan bayi yang baru belajar berdiri, ia akan terdiam dalam posisi berdiri sampai ia terjatuh.

Inilah saatnya bagi Anda untuk menolongnya. Segera setelah Anda menyadari si kecil merasa frustrasi dan hampir menyerah, bantu ia duduk dengan lembut. Memang tidak bisa cepat, tapi nantinya si kecil bisa mampu untuk melakukannya sendiri. Mungkin perlu waktu beberapa hari, atau bahkan beberapa minggu.

3. Merawat gigi kecilnya

Salah satu perkembangan bayi di usia 38 minggu alias 9 bulan 2 minggu ini yakni mulai terlihat pertumbuhan gigi kecilnya. Oleh karena itu, mulai sekarang Anda bisa membersihkan gigi si kecil.

Namun, tidak perlu menggunakan sikat gigi atau pasta gigi. Melainkan Anda bisa memakai handuk basah berukuran kecil.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai saat usia bayi 38 minggu?

Berbagai hal yang perlu diperhatikan pada perkembangan bayi usia 38 minggu atau 9 bulan 2 minggu ini:

1. Pilih-pilih makanan

Jika si kecil termasuk anak yang gemar pilih-pilih makan, berikut beberapa tips khusus untuk menanganinya:

  • Biarkan anak makan roti, sereal, pisang, atau apapun yang dia sukai.
  • Tambah porsi makanan kalau bisa. Meskipun Anda tidak boleh memaksa memberi makan bayi, tidak ada salahnya mencoba memasukkannya secara diam-diam.
  • Jika bayi tampak bosan dengan bubur, Anda bisa mengganti dengan makanan lain. Misalnya makanan yang lebih padat dan makanan kecil yang cukup lunak bagi bayi.
  • Variasikan menu, sehingga dapat memicu nafsu makan bayi.
  • Ketika bayi terlihat tidak bisa duduk dengan tenang, biarkan ia makan sendiri tanpa disuapi. Si kecil mungkin dengan senang hati membuka mulut untuk mendapatkan berbagai pengalaman baru, sehingga ia akhirnya tidak menolak ketika Anda membantu menyuapinya.
  • Jangan sampai nafsu makan bayi menurun. Banyak bayi dan balita makan sangat sedikit karena minum terlalu banyak jus, susu formula, atau ASI. Jika dia mau minum lebih banyak dari itu, berikan air putih atau jus bercampur air putih, dalam porsi terpisah sepanjang hari.
  • Berikan cemilan sekali saja pada pertengahan pagi dan satu kali lagi pada pertengahan siang, meskipun bayi makan sangat sedikit pada jam makan.
  • Tetap tersenyum. Jika Anda cemberut ketika bayi memalingkan wajahnya saat hendak disuap, atau mengomel saat bayi tak mau membuka mulut, justru akan membuat bayi semakin susah makan.
  • Begitu piula ketika Anda menghabiskan waktu setengah jam mencoba menjejalkan beberapa sendok makanan menuju mulut bayi yang tertutup, sambil membujuknya agar mau makan. Hindari memasang wajah kesal, meski mungkin hal itu yang Anda rasakan. Ini hanya akan membuat masalah dalam menerapkan kebiasaan makan bayi. Sebaiknya, ciptakan atmosfer yang nyaman dan ceria untuk mendorong bayi makan.

2. Bertengkar dengan saudaranya

Jika Anda memiliki anak yang sudah agak dewasa, misalnya balita atau sudah masuk usia sekolah, di awal kelahiran adik bayinya mereka mungkin akan cukup senang. Namun, seiring berjalannya waktu, Anda bisa saja mendapati kedua anak Anda saling bertengkar.

Entah karena merebutkan mainan, ingin berada di dekat Anda, dan lain sebagainya. Tugas Anda di sini tetap melerai mereka berdua, dan usahakan jangan terlihat berpihak ke salah satunya.

Seperti apa pertumbuhan bayi pada minggu ke-39?

Sumber
Yang juga perlu Anda baca