Perkembangan Bayi di Usia 35 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Bayi Usia 35 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 35 minggu (8 bulan 3 minggu)?

Menurut Denver II, pada usia 35 minggu atau 8 bulan 3 minggu ini, perkembangan bayi biasanya sudah mampu:

  • Berguling sendiri.
  • Tengkurap dengan lengan tangan menyangga berat tubuh, dan kepala terangkat.
  • Berubah posisi dari tiduran ke duduk.
  • Berubah posisi dari duduk ke berdiri, dan berdiri ke duduk.
  • Duduk sendiri tanpa bantuan.
  • Berdiri sendiri dengan tangan berpegangan pada orang lain atau benda di sekitarnya.
  • Belajar berkata “mama” atau “dada”tapi belum begitu jelas.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Tertawa dan memekik.
  • Meniru suatu bunyi.
  • Mengoceh sendiri.
  • Membentuk suara yang sudah lebih jelas.
  • Menyebut suku kata tunggal.
  • Menyebut gabungan suku kata.
  • Memegang mainan.
  • Menyatukan kedua tangannya.
  • Meraih mainan maupun benda lainnya.
  • Mengambil benda yang berukuran kecil.
  • Mengambil 2 buah kubus.
  • Mengenali wajah dan tangannya.
  • Tersenyum tiba-tiba atau saat berkomunikasi dengan orang lain.
  • Makan sendiri meski masih berantakan.

Kemampuan motorik kasar

Perkembangan bayi di usia 35 minggu alias 8 bulan 3 minggu sudah sangat terlihat, khususnya pada keterampilan motoriknya. Terbukti dengan ia sudah mampu duduk sendiri tanpa bantuan, kemudian bangun dari posisi duduk ke berdiri.

Namun, ia masih belajar untuk berdiri sendiri dengan berpengangan pada orang lain atau suatu benda di sekitarnya. Si kecil juga sudah bisa tengkurap dengan kedua lengan tangannya sebagai penyangga berat tubuh.

Perkembangan bayi usia 35 minggu atau 8 bulan 3 minggu juga biasanya sudah cukup aktif bergerak sepanjang hari. Keingintahuannya tampak cukup tinggi pada berbagai benda di sekitarnya.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Si kecil mungkin mampu mengucapkan “mama” dan “dada”, tapi dengan penyampaian yang masih kurang jelas atau belum terlalu spesifik. Ia juga tampak mulai mahir untuk menggabungkan suku kata saat berbicara, dan tentunya bisa meniru suara orang, hewan, dan lainnya.

Sebagai proses perkembangan bicara bayi di usia 35 minggu atau 8 bulan 3 minggu ini, ia juga sudah mampu tertawa dan memekik sendiri.

Kemampuan motorik halus

Selain itu, bayi juga mungkin sudah dapat mengarahkan benda mendekat ke dirinya dengan menggesernya menggunakan jari-jari tangan. Selanjutnya, si kecil akan mengambil benda tersebut dengan telapak tangannya.

Kemampuan tangannya dalam menjepit yang sudah cukup lincah, sehingga si kecil bisa dengan mudah menggenggam sesuatu dengan kuat. Hanya saja, hanya benda berukuran kecil yang bisa digenggamnya.

Misalnya seperti mainan, potongan buah, kismis, hingga bagian kecil sereal dalam mangkuk sarapannya.

Kemampuan sosial dan emosional

Masih sama seperti di usia sebelumnya, si kecil tetap akan berlatih makan sendiri, serta memeragakan mainannya seolah bisa bergerak.

Apa yang harus saya lakukan untuk membantu perkembangan bayi 35 minggu?

Pada usia ini, biarkan si kecil untuk memuaskan rasa ingin tahunya dengan bergerak secara aktif. Anda bisa memantau kegiatan dan pergerakannya.

Ada saatnya di mana bayi takut terhadap benda yang belum dia mengerti. Bahkan benda yang sebelumnya tidak mengganggunya. Contohnya suara bel pintu atau ketel yang bersiul mungkin menakutinya.

Saat ini terjadi, hal terpenting adalah menghibur dan menenangkannya. Beri tahu bahwa Anda ada di sisinya dan dia akan baik-baik saja. Pelukan Anda mungkin yang si kecil butuhkan.

Kesehatan Bayi Usia 35 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di minggu 35?

Jika memang bayi Anda tidak mengalami kondisi medis serius, kebanyakan dokter tidak akan melakukan pemeriksaan kesehatan bayi pada usia 35 minggu atau 8 bulan 3 minggu ini.

Akan tetapi, jangan ragu untuk mengonsultasikannya dengan dokter apabila ada masalah pada bayi yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 35 minggu?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui di perkembangan bayi usia 35 minggu alias 8 bulan 3 minggu, yaitu:

1. Batuk pada bayi

Meski kondisi kesehatan bayi pada perkembangan usia 35 minggu ini cukup baik, tapi ia bisa saja mengalami batuk. Menariknya, batuk sebenarnya dapat membantu bayi bernapas lebih baik.

Ini karena bantuk seolah membantuk membersihkan kotoran yang ada di dalam saluran pernapasannya. Ada berbagai jenis batuk yang bisa dialami bayi, seperti:

  • Jika bayi mengeluarkan suara saat bernapas, atau terengah-engah, bayi mungkin mengalami bronkiolitis. Hal ini disebabkan oleh respiratory syncytial virus (RSV).
  • Jika batuknya dalam dan terdengar seperti gonggongan, bayi mungkin terkena croup (infeksi virus yang mempengaruhi saluran udara bagian atas).
  • Jika bayi tampak terkena flu jangka panjang dan batuk kronis di malam hari, ia mungkin terkena alergi atau sinusitis.
  • Jika batuk mendadak dan sulit hilang tanpa gejala flu lainnya, berarti bayi menghirup partikel asing.
  • Jika batuk sulit hilang disertai dengan sulit bernapas, demam, dan menggigil, bayi mungkin mengalami pneumonia.
  • Jika bayi batuk tidak berhenti selama 20-30 detik, dan di antaranya terdapat suara teriakan seperti burung saat mencoba mengambil napas dalam-dalam. Ini kemungkinan karena batuk rejan (pertusis).
  • Jika bayi terus batuk mengeluarkan lendir kental yang menyebabkan kesulitan bernapas, ia mungkin terkena cystic fibrosis.
Penanganan untuk batuk pada bayi

Jangan berikan obat batuk tanpa resep, dekongestan, atau antihistamin tanpa persetujuan dokter anak sebelumnya. Sebagai gantinya, Anda bisa melakukan hal-hal berikut:

  • Pertama-tama, coba buang lendir dengan memberikan bayi minum lebih banyak dan menggunakan alat penguap (vaporizer) di kamarnya pada malam hari.
  • Menggendong bayi di kamar mandi yang beruap bisa menenangkan dan membantunya bernapas lebih baik.
  • Jika mencurigai adanya alergen di dalam ruangan yang menyebabkan batuk kronis, singkirkan boneka hewan dan benda berbulu, jaga kamar bebas dari debu, dan taruh hewan peliharaan keluar dari kamarnya.
  • Pastikan Anda tidak merokok di dekat bayi, baik itu di dalam rumah atau mobil.

Jika batuk mencegah bayi makan atau tidur dengan baik, beri perhatian ekstra. Hubungi dokter secepatnya bila bayi mengalami kondisi sebagai berikut:

  • Batuk darah, sulit bernapas, atau gejala lain macam demam, detak jantung meningkat, lesu, atau muntah.
  • Hubungi juga bila bayi menelan atau menghirup benda tapi tampaknya baik-baik saja.
  • Bila bayi tidak bisa bernapas atau pingsan, mulailah CPR, dan segera bawa ke dokter.
  • Karena alergi, zat asing, atau asma dapat menyebabkan batuk kronis, hubungi dokter jika batuk berlangsung lebih dari seminggu.

2. Perhatikan kebersihan benda di sekitar bayi

Keingintahuan bayi sebagai bentuk perkembangan di usia 35 minggu atau 8 bulan 3 minggu ini, akan memunculkan daya tarik pada objek di sekitarnya. Si kecil akan dengan mudah mengambil dan mengamati objek atau benda apa pun yang ia temukan.

Terlebih di usia ini, bayi cenderung lebih tertarik dengan objek yang berukuran kecil. Alhasil, bayi mungkin tanpa sengaja mengambil dan memasukkan remahan biskuit di karpet, atau tanah yang menempel di tanaman ke dalam mulutnya.

Oleh karena itu, rutinlah membersihkan rumah setiap hari. Baik itu dengan menyapu, mengepel, mengelap permukaan benda, hingga memvakum setiap area di rumah.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai pada perkembangan bayi 35 minggu?

Meski belum mampu mengerti tulisan dengan baik, tapi tidak ada salahnya untuk membacakan cerita pada bayi. Pasalnya, membaca penting untuk membantu perkembangan bayi pada usia dini, termasuk di usia 35 minggu atau 8 bulan 3 minggu.

Sekalipun dia tidak mengerti buku, si kecil akan tertarik dan menjadi ingin tahu. Ini adalah cara bagus untuk mendukung perkembangannya. Berikut beberapa tips untuk memulainya:

  • Bacakan buku cerita anak dengan suara lantang untuk bayi.
  • Mulai membacakan sekumpulan buku cerita bayi.
  • Belajar membaca dengan ekspresi dramatis yang diucapkan perlahan-lahan.
  • Libatkan bayi dalam memilih buku.

Tips ini akan membantu bayi menjadi lebih terkesan dan senang setiap waktunya membacakan cerita. Anda pun akan terkagum-kagum dengan si kecil.

Di sisi lain, beberapa kali bayi mungkin akan menangis dan menjerit ketakutan ketika melihat orang lain maupun anggota keluarga yang sudah lama tidak dilihatnya. Sebagai orangtua, tugas Anda yakni meminta maaf dengan orang tersebut, dan menjelaskan pada si kecil siapa sebenarnya orang atau anggota keluarga itu.

Seperti apa pertumbuhan bayi pada minggu ke-36?

Sumber
Yang juga perlu Anda baca