Periode Perkembangan

Perkembangan Bayi di Usia 10 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum.

Perkembangan Bayi Usia 10 Minggu

Bagaimana perkembangan bayi di minggu 10?

Jika bayi tertidur selama 5-6 jam pada malam hari, Anda termasuk salah satu dari sedikit ibu yang beruntung. Kebanyakan bayi berumur 10 minggu sering terbangun di tengah malam. Meskipun bayi tidak tidur sepanjang malam pada tahap ini, dia akan memiliki interval tidur dan terbangun yang lebih panjang. Ini akan memberi Anda kesempatan tidur siang untuk menyimpan tenaga. Bayi mungkin mempunyai periode 2-4 jam tidur dan akan terjaga selama lebih dari 10 jam dalam sehari. Perlu dicatat apakah bayi Anda adalah anak malam atau pagi, dan kebiasaan tidur akan bertahan sepanjang masa kanak-kanak mereka. Pada minggu kedua bulan ketiga, mereka akan dapat:

  • Membuat berbagai macam suara daripada hanya menangis
  • Mengangkat kepala sampai 45 derajat saat berbaring

Cara berkomunikasi dengan bayi tidak ada batasnya. Untuk mendukung perkembangan bayi, Anda bisa mencoba cara di bawah ini sekarang atau dalam beberapa bulan:

  • Deskripsikan aksi: Jangan bergerak tanpa memberi tahu anak. Anda bisa mengulang proses, misalnya saat menggantikan baju mereka: “Mama sedang memakaikan popok barumu… Sekarang mama mengancingkan bajumu.” Saat mandi, Anda harus menjelaskan tentang sabun dan mencuci, dan sampo yang membuat rambut bercahaya dan bersih. Menjelaskan apa yang Anda lakukan akan membantu Anda berbicara dan melatih anak mendengarkan perkataan Anda, lalu membuatnya lebih waspada terhadap dunia di sekitarnya
  • Tanyakan pertanyaan sederhana saat berbicara dengan bayi Anda. Tak perlu tunggu sampai mereka bisa menjawab. Bertanya pada bayi akan merangsang kemampuan mereka untuk belajar dan meningkatkan kewaspadaan mereka
  • Buat kesempatan untuk bayi berkomunikasi: penelitian menunjukkan bahwa bayi yang sering berkomunikasi dengan orangtua akan lebih cepat belajar bicara. Biarkan bayi mendekur, berbisik ,atau tertawa kecil dengan Anda
  • Bermainlah dengan nada suara saat berbicara
  • Saat anak berkembang, lebih sering libatkan anak dalam berbagai hal yang menurut Anda pantas untuk perkembangannya
  • Meniru: Anak akan senang dipuji ketika mereka meniru Anda
  • Nyanyikan lagu untuk bayi
  • Bacakan cerita keras-keras
  • Perhatikan sinyal dari bayi ketika bayi mulai tidak memperhatikan apa yang Anda katakan, sering menutup mata, atau mengalihkan pandangan, menangis, atau mudah marah. Dengan kata lain, bayi tidak mau lagi mendengar sehingga Anda harus beri dia waktu untuk beristirahat dari mendengarkan suara Anda.

Kesehatan Bayi Usia 10 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di minggu 10?

Setiap dokter mempunyai cara yang berbeda-beda untuk memeriksa kesehatan bayi Anda. Tes pemeriksaan secara umum, juga angka dan jenis teknik evaluasi dan prosedur implementasi akan beragam tergantung kebutuhan pribadi anak. Namun, Anda bisa mengantisipasi dan berkonsultasi kepada dokter tentang masalah setelah pemeriksaan bayi:

  • Biarkan dokter mengetahui aktivitas Anda dan bayi Anda serta aktivitas anggota keluarga, pola makan dan tidur, serta perkembangan dan perawatan bayi bila Anda berniat kembali bekerja
  • Tanyakan dokter jika Anda cemas tentang anak Anda yang disusui saat Anda akan kembali bekerja dan kesehatan Anda atau kebiasaan bayi

Merawat bayi usia 10 minggu

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui:

1. Refluks

Refluks terjadi ketika makanan dan asam lambung bergerak menuju esofagus dari perut. Bayi akan menyemburkan susu atau muntah setelah disusui. Hal ini wajar bagi bayi. Sekitar 50% bayi muntah setiap hari. Sebagian besar situasi ini hanya muncul dalam waktu singkat dan tidak membahayakan bayi. Namun, bila anak memuntahkan terlalu banyak susu di hari yang sama atau muntah beberapa kali sehari, dia mungkin menderita gastric reflux.

Refluks mungkin terkait dengan iritasi berkepanjangan dan sakit saat makan. Dalam kasus yang serius, mereka akan batuk dan berat badan tidak akan bertambah.

Mengapa bayi terkena refluks?

Penyebab utamanya adalah reflux esophageal sphincter (jenis otot yang menghubungkan tenggorokan dan perut) bayi yang terlalu lemah. Kebanyakan anak terlahir dengan esophageal sphincter bagian bawah yang relatif berbentuk cairan.  Karena itulah, makanan tidak bisa bertahan di dalam perut. Bila bayi menelan terlalu banyak udara dan makan, dia mungkin juga terkena refluks.

Bagaimana cara mendiagnosis refluks?

Bayi akan menerima tes tambahan dengan alat tes pH. Alat ini akan dimasukkan ke dalam esofagus untuk mengukur refluks dan keasaman oleh dokter. Cara lain adalah X-ray dan saluran gastrointestinal endoskopik dengan menggunakan tabung yang dipasang dengan kamera dan ditaruh di dalam saluran gastrointestinal bayi untuk memeriksa dan menaruh sampel eksperimen.

Bagaimana cara mengobati refluks?

Dalam sebagian besar kasus, anak akan refluks secara spontan sebelum berusia setahun karena sphincter semakin menguat. Jika bayi Anda diberikan susu formula, dokter mungkin menyarankan Anda menggantinya menjadi susu kedelai atau jenis susu lainnya yang lebih hipoalergenik. Anda perlu mencoba memisahkan makanan dan memberi makan beberapa kali untuk mencegah perut bayi terlalu kenyang. Beberapa penelitian menyarankan menambahkan sereal beras ke dalam ASI atau susu formula untuk membuat susu menjadi lebih kental sehingga gejala refluks membaik.

Anda juga bisa menegakkan bayi selama dan sesudah makan, dengan kepala mereka diangkat sekitar 30 derajat untuk mencegah refluks. Sekalipun bayi terus-menerus sendawa, metode ini juga dapat membantu meredakan gejala refluks. Dokter mungkin meresepkan obat yang membantu mengurangi asam di dalam perut atau penghambat asam untuk diminum bayi setiap hari. Obat ini mirip dengan obat maag untuk orang dewasa (walaupun Anda tidak boleh memberikan obat-obatan bayi apapun tanpa persetujuan dokter).

2. Berguling dan membalikkan badan

Bayi Anda sedang belajar berguling dan membalikkan badan. Pada usia ini, bayi bisa berbaring dari satu sisi ke sisi lainnya dan sebaliknya. Saat berumur 1 bulan atau lebih, bayi bisa berguling dengan sempurna karena sudah memiliki leher yang lebih keras dan otot lengan yang lebih kuat untuk melakukannya.

Saat anak menjadi lebih aktif, berarti Anda harus menggunakan salah satu tangan untuk menahan bayi saat mengganti popok. Anda tidak boleh membiarkan bayi berbaring di atas ranjang atau tempat manapun yang terlalu tinggi dan jauh dari atas lantai/tanah tanpa mengawasi bayi karena sekarang dia dapat berpindah dan mudah jatuh.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai saat usia bayi 10 minggu?

Di bawah ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

Mengeluarkan air liur

Kelenjar air liur bayi mulai berfungsi sejak bayi masih berada di dalam kandungan. Namun, Anda mungkin memperhatikan bahwa bayi mulai mengeluarkan air liur selama periode ini karena bayi memasukkan benda apapun ke dalam mulut sehingga jumlah air liur yang keluar akan lebih banyak daripada air liur yang ia telan.

Namun, Anda perlu tahu bahwa mengeluarkan air liur bukan berarti bayi Anda sedang dalam proses penumbuhan gigi. Gigi bayi belum akan tumbuh dan Anda masih harus menunggu selama setidaknya 2 minggu setelah gigi pertama bayi mulai tumbuh. Kebanyakan gigi pertama bayi tumbuh pada usia 4-7 bulan. Bila anak berkembang lebih dini, salah satu dari 2 gigi rahang bawah akan tumbuh ketika anak berusia 3 bulan. (Ada kasus langka di mana bayi memiliki gigi langsung setelah lahir.)

Banyak orangtua sering memakaikan celemek bayi untuk menghambat air liur. Namun, Anda perlu ingat melepaskannya ketika anak tidur untuk mencegahnya tersedak. Untungnya, air liur di atas mainan bayi dan benda lainnya mengandung protein bisa mencegah penyakit sehingga anak bisa bermain dan menyentuh benda apapun. Anda tidak perlu khawatir anak Anda jadi sakit.

Mendekur

Pada awalnya, suara mendekur dari bayi bisa muncul kapan saja. Lalu Anda akan menyadari bahwa suara-suara ini muncul setiap kali Anda berbicara dengan bayi Anda setelah dia kenyang, saat dia melihat diri sendiri di depan cermin, atau bahkan melihat mainan bebek yang digantung di ranjang goyang. Latihan suara biasanya lebih mudah jika Anda dan bayi Anda merasa senang.

Dalam proses ini, anak juga akan mengetes dan menemukan kombinasi aktif tenggorokan, lidah, dan mulut untuk membuat suara. Bagi orangtua, mendekur adalah suara pertama bayi yang dibuat setelah menangis. Dan ini hanyalah permulaan. Dalam beberapa minggu sampai beberapa bulan, dia akan mulai tertawa terbahak-bahak (biasanya sekitar tiga setengah bulan), atau menjerit (saat berumur empat setengah bulan) dan membuat suara lainnya.

Anak Anda mungkin mengeja konsonan pada tahap yang sangat berbeda: beberapa bayi bisa mengeja konsonan saat berumur tiga setengah bulan, lainnya harus menunggu sampai berumur 5-6 bulan. Ketika bayi mulai mencoba mengeja konsonan, dia mengeluarkan suara secara bersamaan dari 1-2 konsonan dan mengulanginya berkali-kali. Di minggu selanjutnya, dia mungkin membuat suara lain dan tampak melupakan suara asli. Sebenarnya dia tidak lupa, hanya saja kemampuan mereka untuk berkonsentrasi masih terbatas sehingga bayi biasanya hanya bisa melakukan satu pekerjaan dengan baik dalam satu waktu.

Seperti apa pertumbuhan bayi di minggu ke-11?

Sumber
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca