Perkembangan Indra Peraba Pada Bayi yang Berusia 6-12 Bulan

Oleh

Bayi Anda sudah lebih mandiri seiring dia belajar beringsut, merangkak, atau berjalan. Ini berarti bayi Anda dapat berjalan dan menyentuh apa pun yang ia ingin sentuh.

Pada saat ini, indra peraba adalah cara terbaik untuknya dalam mengeksplor dunianya. Bayi memperluas dunianya dan belajar hal baru dengan menyentuh benda, merasakan tekstur, bentuk, ukuran dan pola mainan atau apapun di sekitarnya, dan mencari apapun yang ia ingin tahu.

Bersamaan dengan indra yang lain, indra peraba membantu dan mendukungnya untuk belajar hal baru. Dengan menyentuh segalanya, ia sekarang siap untuk mengambil langkah baru saat ulang tahun pertamanya datang.

Tahap Perkembangan Indra Peraba

Saat berusia 6-12 bulan, bayi Anda setidaknya harus mampu untuk:

  • Memiliki kesadaran ruang, karena dengan bantuan dengan indra perabanya, ia sudah mampu melihat perbedaan antara gambar datar dengan objek tiga dimensi.
  • Senang memegang benda yang dapat digenggam, dipelintir, atau diputar
  • Mulai merangkak (atau menyeret pantat)
  • Menemukan hal baru untuk disentuh setiap waktu
  • Menggunakan mulutnya untuk mencari tahu lebih jauh mengenai benda tertentu

Bayi Anda juga mungkin sudah mampu untuk:

  • Mengambil benda dan memindahkannya ke suatu wadah
  • Mengeksplor semua jenis tekstur (keras, lembut, dingin, basah, lengket, dan licin)
  • Menggunakan tangannya untuk memegang dan bermain dengan benda-benda

Peran Anda

Setelah merasa yakin bahwa tidak ada benda panas, tajam, atau benda berbahaya lainnya yang dapat membahayakan bayi Anda dan tidak ada benda kecil yang dapat dimasukkan ke dalam mulutnya, maka biarkan bayi Anda untuk mengeksplor tekstur dan permukaan rumah dan halaman.

Biarkan bayi Anda menemukan bagaimana pisang dapat menjadi lunak, dan bagaimana es batu terasa keras dan dingin. Cari kertas pasir dan biarkan anak Anda menggosok tangannya dengan lembut di permukaannya yang kasar, dan pindahkan tangan tersebut ke permukaan yang lembut dingin seperti baskom stainless steel.

Kontak kulit dengan bayi juga dapat membantu mengatur tekanan darah dan tingkat hormon Anda. Saat Anda menyentuh bayi Anda, tubuh Anda memproduksi oksitosin, yang dikenal sebagai hormon cinta. Penelitian menunjukkan bahwa oksitosin ayah juga dapat meningkat setelah melakukan kontak dengan bayinya.

Bayi Anda juga dapat menikmati pijatan. Pijatan yang rutin bagi bayi dapat memperkuat ikatan orangtua dan anak. Ini adalah sesuatu yang Anda dan pasangan Anda bisa lakukan secara bergantian.

Tentu saja, sentuhan sayang Anda masih tetap menjadi sentuhan yang terpenting bagi bayi, jadi berikan ia pelukan dan ciuman setiap saat.

Kapan saya harus khawatir?

Jangan ragu untuk melaporkan kekhawatiran Anda kepada dokter terutama jika Anda berpikir bayi Anda memiliki masalah dengan indra perabanya.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.