Perkembangan Bayi 9 Minggu atau 2 Bulan 1 Minggu

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/01/2020
Bagikan sekarang

Perkembangan Bayi Usia 9 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu?

Menurut tes skrining perkembangan anak  Denver II, perkembangan bayi di usia 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu, umumnya sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Mampu melakukan gerakan tangan dan kaki bersamaan.
  • Mampu mengangkat kepalanya sendiri.
  • Mampu mengangkat kepalanya sekitar 45 derajat hingga 90 derajat.
  • Mampu bersuara dengan menangis.
  • Menunjukkan respons ketika mendengar suara bel.
  • Mampu mengatakan “ooh” dan “aah”.
  • Melihat dan mengamati wajah orang di dekatnya.
  • Mampu tersenyum kembali atau tiba-tiba saat diajak bicara.
  • Mampu tersenyum sendiri.

Kemampuan motorik kasar

Pada perkembangan bayi usia 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu ini, Anda masih akan menyaksikan si kecil yang senang menggerak-gerakkan tangan dan kakinya berbarengan.

Selain itu, si kecil juga dapat mengangkat kepalanya sendiri, bahkan sekitar 45 derajat hingga 90 derajat. Bersamaan dengan hal tersebut, perkembangan bayi 9 minggu juga mampu memiringkan kepalanya saat mengamati pergerakan objek atau orang di dekatnya.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Menangis masih menjadi senjata andalan si kecil guna memberikan “kode” saat menginginkan atau membutuhkan sesuatu. Di usia 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu ini, perkembangan bayi juga akan menunjukkan respons tertentu. Contohnya terdiam atau menangis, ketika mendengar suara lonceng atau bel.

Pada perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu ini pula, Anda akan mendengar ocehan “ooh” dan “aah” yang keluar dari mulutnya. Biasanya, hal ini dilakukan si kecil saat melihat sesuatu yang menarik perhatiannya, atau sebagai pertanda bahwa ia menginginkan sesuatu.

Kemampuan motorik halus

Perkembangan bayi usia 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu dari aspek motorik halus masih akan terus menggerakkan kedua lengan tangannya ke sana kemari. Ia juga dapat memerhatikan keberadaan objek di garis tengah.

Kemampuan sosial dan emosional

Si kecil mampu mengenali dan memandangi wajah orang yang sering berada di dekatnya, bahkan tersenyum saat Anda mengajaknya bicara. Sesekali, bayi 9 minggu juga akan tersenyum sendiri saat melihat sesuatu yang menarik perhatiannya.

Pada masa perkembangan bayi usia 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu, ia juga mampu mengenali suara Anda dan orang-orang yang sering berinteraksi dengannya.

Apa yang harus dilakukan untuk membantu perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu?

Anda bisa membantu perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu dengan melakukan banyak percakapan dengannya atau mengajaknya bicara.

Meski Anda akan terlihat seperti berbicara dengan diri sendiri, tapi hal itu sebenarnya akan membantu perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu ini. Pasalnya si kecil dapat belajar melalui pergerakan mulut, ekspresi, dan antusiasme dalam suara Anda.

Kesehatan Bayi Usia 9 Minggu

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter di minggu 9 atau 2 bulan 1 minggu?

Jumlah dan jenis pemeriksaan teknis dan prosedur yang akan dilakukan dokter beda-beda, tergantung perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu.

Namun, beberapa pemeriksaan perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu yang umum dilakukan dokter antara lain:

  • Dokter akan memeriksa berat bayi dan tinggi bayi , serta lingkar kepala bayi untuk memastikan bayi tumbuh dengan baik
  • Pemeriksaan penglihatan, pendengaran, jantung dan paru-paru, dada dan punggung, untuk memastikan bayi sehat dan mencapai perkembangan selanjutnya
  • Jangan lupa untuk melakukan imunisasi pada bayi. Beberapa jenis imunisasi yang umum dilakukan pada bayi usia 9 minggu di antaranya hepatitis B, polio, difteri, tetanus dan pertusis, dan pneumokokus.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu?

Perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu harus didukung dengan cara perawatan yang benar. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mendukung perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu:

Imunisasi

Imunisasi sampai saat ini diandalkan untuk mencegah berbagai penyakit infeksi. Maka itu cara ini dianjurkan untuk dilakukan pada anak-anak, termasuk saat usia bayi Anda ada di perkembangan 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu. Namun, masih ada orangtua yang percaya berbagai isu tidak benar hoax tentang vaksin atau imunisasi yang beredar.

Padahal imunisasi membuat sistem imun atau kekebalan tubuh anak meningkat. Pasalnya, tubuh akan membuat antibodi untuk melawan kuman dan virus penyebab penyakit.

Dengan begitu, ketika ada virus penyebab penyakit menular yang menghampiri si kecil, tubuhnya sudah cukup kebal untuk menangkal infeksi virus tersebut. Meskipun imunisasi dapat menimbulkan efek samping, tak sebanding dengan risiko penyakit infeksi yang mengintai si kecil, tak terkecuali di perkembangan bayi 9 minggu.

Supaya mengurangi efek samping imunisasi atau bahkan mencegahnya sama sekali pada perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut di masa perkembangan bayi 9 minggu:

  • Membawa anak untuk diperiksa ke dokter sebelum imunisasi. Anda harus menunda imunisasi jika bayi sakit.
  • Carilah informasi sebanyak-banyak tentang penggunaan vaksin dalam imunisasi.
  • Awasi bayi selama 72 jam setelah imunisasi (terutama pada 48 jam pertama) dan segera beritahu dokter bila bayi memiliki reaksi serius atau bertindak tidak wajar.
  • Tanyakan pada dokter nama pembuat vaksin dan batch vaksin untuk bisa mengetahui mana vaksin palsu serta yang asli.
  • Sebelum melakukan imunisasi selanjutnya, beritahu dokter soal bagaimana reaksi bayi terhadap imunisasi yang pertama kali dilakukan.
  • Bila Anda cemas tentang keamanan vaksin terhadap kesehatan dan perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu, bicarakan langsung kepada dokter.

Kapan perlu ke dokter?

Kasus bayi mengalami reaksi parah setelah imunisasi sebenarnya tergolong sangat langka. Namun, Anda perlu menghubungi dokter jika bayi mengalami gejala berikut selama 2 hari setelah imunisasi pada perkembangan usia 9 minggu:

  • Demam di atas 40° C.
  • Rewel dan menangis selama lebih dari 3 jam.
  • Kejang-kejang, walaupun gejala ini termasuk normal dan tidak parah.
  • Kejang atau bertindak aneh dalam 7 hari setelah suntikan.
  • Alergi (bengkak pada mulut, wajah, atau tenggorokan, sulit bernapas, gatal-gatal).
  • Lesu, respon lambat, rasa kantuk berlebihan.

Bila bayi Anda mengalami salah satu gejala di atas setelah imunisasi, kemungkinan hal tersebut merupakan efek samping imunisasi. Segera bawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan dan perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diperhatikan saat usia bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu?

Supaya perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu semakin optimal, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

Memberikan susu lewat botol

Beberapa ibu memberikan susu botol untuk mendapatkan waktu santai di siang atau malam hari. Alasannya mungkin karena mereka harus kembali bekerja atau berat badan anak sulit naik jika bayi mereka hanya menyusu langsung.

Jika Anda memberikan susu lewat botol, perah ASI dan simpan setidaknya beberapa jenis botol ASI di dalam kulkas. Cara ini juga akan mempermudah Anda ketika sedang sakit, dalam keadaan darurat, ketika mengonsumsi obat yang mungkin memengaruhi ASI, atau Anda memang harus bekerja di luar selama beberapa hari.

Penting bagi Anda untuk mengetahui cara mencairkan ASI perah yang dibekukan di freezer dengan benar sebelum diberikan untuk bayi di perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu ini. Jangan khawatir jika anak Anda belum pernah diberi ASI yang ditaruh di dalam botol karena rasanya sama saja.

Dengan begitu, biasanya bayi lama-kelamaan akan terbiasa minum ASI di dalam botol. Sebagian besar bayi tidak mengalami kesulitan ketika harus berubah dari menyusui langsung ke menyusui melalui botol, atau sebaliknya. Namun, bayi akan cepat beradaptasi jika sejak minggu pertamanya Anda memberikan ASI langsung alias tidak menggunakan botol.

Memberikan susu botol lebih awal mungkin mengganggu proses menyusui karena bayi bisa kebingungan membedakan botol dan puting susu.

Masalah pertama yang muncul ketika Anda memberikan ASI dalam botol adalah menentukan berapa kebutuhan ASI bayi. Sebaiknya konsultasikan kepada dokter atau ahli gizi terkait hal ini.  Sebab setiap bayi di setiap kelompok usia akan memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda. Disarankan mulai memberikan susu botol setidaknya 2 minggu sebelum kembali bekerja.

Berikan dengan perlahan selama masa percobaan, misalnya hanya memberikan ASI dalam botol sekali dalam sehari. Jika bayi di perkembangan usia 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu ini sudah mulai beradaptasi, Anda bisa memberikannya lebih dari satu botol per hari.

Senyuman bayi

Bila selama perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu ini tidak tersenyum kepada Anda, jangan cemas. Anda bisa membedakan mana senyuman aslinya dan mana senyuman palsunya.

Caranya dengan mengamati bagaimana perkembangan bayi 9 minggu atau 2 bulan 1 minggu ini menggunakan seluruh wajahnya untuk tersenyum, bukan hanya dengan mulutnya saja. Anda dapat memancing tawa si kecil dengan mengajaknya berbicara, bermain, dan berpelukan.

Lalu, bagaimana perkembangan bayi 10 minggu?

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Cauda Equina Syndrome, Gangguan Saraf yang Bisa Memicu Kelumpuhan

Cauda equina syndrome adalah gangguan akar saraf tulang belakang yang bisa sebabkan kelumpuhan. Apa saja faktor yang menjadi penyebab cauda equina syndrome?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Cara Mengatasi Sembelit (Susah BAB) pada Bayi

Sembelit bisa menyerang bayi. Jangan khawatir, lihat cara mengatasi sembelit pada bayi sekaligus obat untuk meringankan gejalanya berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Bermain Bersama Membuat Otak Bayi dan Orangtua Makin Terhubung

Bermain bersama bayi tidak hanya terasa menyenangkan, tapi juga bisa memperkuat ikatan emosional Anda dan buah hati. Ini penjelasan ilmiahnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Bayi Sering Mengeluarkan Air Liur, Apakah Ini Normal?

Bila Anda perhatikan, bayi memang sering mengeluarkan air liur. Namun, tahukah Anda apa penyebabnya? Apakah ini adalah hal yang normal?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

susu formula yang tidak bikin sembelit untuk bayi anak

Pilihan Susu Formula Agar Bayi Tidak Sembelit

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020
rumah aman agar anak bebas bergerak

Tips Membuat Rumah Aman untuk Anak Bebas Bergerak

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 05/04/2020
berat badan bayi ideal

Berat Badan Bayi Ideal Usia 0-12 Bulan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 02/04/2020

Berbagai Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Melakukan Aborsi Sendiri

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 01/04/2020