Perkembangan Bayi 40 Minggu atau 10 Bulan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/01/2020
Bagikan sekarang

Perkembangan Bayi Usia 40 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan?

Menurut tes skrining perkembangan anak Denver II, perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan, biasanya sudah memiliki kemampuan:

  • Bermain bola dan menggulingkan bola kembali ke Anda.
  • Mengambil benda kecil dengan ujung jempol dan telunjuk.
  • Berkata “dada” atau “mama” tanpa henti meski masih dalam ucapan yang belum jelas.
  • Merespons perintah satu langkah dengan gerakan, misalnya saat Anda berkata “berikan pada mama”, dengan mengulurkan tangan.
  • Melambaikan tangannya untuk menandakan selamat tinggal.

Kemampuan motorik kasar

Salah satu perkembangan bayi usia 40 minggu atau 10 bulan yaitu akan melakukan berbagai hal lain, misalnya dengan membungkuk saat berdiri, atau mengambil mainan di lantai sembari berpegangan pada sofa maupun meja.

Si kecil juga sudah mampu berdiri sendiri tanpa perlu dibantu sekitar 2 detik. Ia masih terus belajar untuk bisa berdiri sendiri, dengan tetap berpegangan pada Anda maupun benda di sekitarnya.

Proses ini akan terus berlangsung sampai akhirnya bayi berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain. Mungkin ada beberapa yang sudah mau melangkahkan kaki pada masa perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan, walau masih terjatuh-jatuh dan tetap berpegangan.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Pada masa perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan, Anda juga mungkin akan melihat bayi belajar bicara dengan berusaha untuk menirukan suara binatang yang ia dengar, serta menggelengkan kepalanya ketika Anda mengatakan “tidak”.

Bahkan, bayi bisa mengucapkan “uh!” ketika melihat sesuai yang mengejutkan, seperti minumannya tumpah membasahi lantai. Semua hal tersebut dipelajari si kecil dengan memerhatikan perilaku Anda dan orang di sekitarnya.

Kemampuan motorik halus

Selama perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan, kemungkinan bayi akan membuat gerakan untuk menarik perhatian Anda, bahkan mungkin melambaikan tangan ketika melihat Anda berjalan menuju pintu.

Uniknya lagi, bayi mulai mampu merespons ketika Anda memintanya untuk melakukan sesuatu, misalnya mengambil mainan, atau melempar sesuatu ke arah Anda.

Kemampuan sosial dan emosional

Sifat bayi Anda baru benar-benar mulai muncul pada masa perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan. Bayi mungkin terlihat sangat supel, selalu tersenyum lebar kepada siapapun yang dia jumpai, atau sedikit lebih pemalu. Selain itu, si kecil juga mulai mahir minum dengan gelas.

Si kecil juga mungkin tampak menyembunyikan wajahnya ketika ada orang asing yang bermaksud baik mencoba mendekatinya. Bayi Anda mungkin menolak dengan berani atau menilai situasi terlebih dahulu sebelum menerima orang lain, pada masa perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan.

Bayi bahkan mungkin terlihat kalem atau mudah mengalami perubahan suasana hatinya dengan cepat.

Apa yang harus dilakukan untuk membantu perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan?

Selain menggunakan mainan bayi, Anda dapat membantu perkembangan usia 40 minggu atau 10 bulan dengan beberapa permainan berikut ini:

  • Cilukba
  • Bertepuk tangan
  • Bernyanyi dan menari
  • Mengenal bagian tubuh (mata, hidung, mulut)

Melihat bayi yang sudah mampu berkomunikasi dengan orang lain, Anda bisa membantu mengasah perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan ini, dengan bertanya. Anda bisa mengatakan, “Oh, kakak mau boneka kelinci ini, ya?” saat ia berusaha untuk meraih boneka kelincinya.

Anda dapat mencoba mendorongnya dengan pertanyaan mengenai berbagai hal lain setiap hari. Dengan melakukan hal ini terus-menerus, akan membantu menambah kosa kata si kecil setiap harinya.

Kesehatan Bayi Usia 40 Minggu

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter di minggu 40 atau 10 bulan?

Setiap dokter akan memiliki pendekatan tersendiri untuk memeriksa bayi pada masa perkembangan 40 minggu atau 10 bulan. Urutan pemeriksaan fisik, jumlah dan jenis teknik penilaian dan prosedur juga akan bervariasi tergantung kebutuhan individu anak.

Berikut beberapa pemeriksaan yang biasanya dilakukan dokter untuk mengetahui perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan:

  • Panduan tentang apa yang diharapkan di bulan selanjutnya terkait dengan topik macam memberi makan, tidur, perkembangan dan keselamatan anak.
  • Anda dapat menanyakan makanan baru apa yang harus dikenalkan kepada bayi, kapan bisa memperkenalkan jeruk, ikan, daging, dan putih telur. Selain itu, Anda dapat bertanya mengenai kapan harus mempertimbangkan menyapih air susu ibu (ASI).

Jika memang bayi Anda tidak mengalami kondisi medis serius pada masa perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan, kebanyakan dokter tidak akan melakukan pemeriksaan kesehatan bayi pada usia ini.

Hanya saja, jangan tunda-tunda untuk mengkonsultasikannya dengan dokter, apabila ada masalah pada bayi yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui di perkembangan bayi 40 minggu alias 10 bulan, yakni:

1. Belum tumbuh gigi

Tidak sedikit pada masa perkembangan bayi  36 minggu atau 9 bulan, tampak belum tumbuh gigi pertama. Bahkan, sebagian bayi masih belum tumbuh gigi sama sekali sampai usia 1 tahun. Namun, cepat atau lambat nantinya bayi juga akan mengalami masa tumbuh gigi.

Walaupun rata-rata bayi mengalami tumbuh gigi pertama pada masa perkembangan bayi 28 minggu atau 7 bulan, tapi biasanya rentang ini akan berlanjut sampai usia 12 bulan. Pertumbuhan gigi yang lambat biasanya merupakan bawaan, dan tidak berhubungan dengan perkembangan bayi.

Jangan khawatir, bayi belum tumbuh gigi. Hal ini tidak akan mengganggu bayi saat mengunyah makanan yang lebih padat karena gusi bisa digunakan untuk mengunyah.

2. Rambut tipis atau botak

Sama seperti bayi yang masih tampak tanpa gigi pada masa perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan, maka rambut bayi belum tumbuh pada usia ini merupakan hal yang lumrah dan tidak permanen. Meski demikian, bayi tanpa rambut pada perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan, tidak berarti bayi akan berambut tipis atau botak saat dia bertumbuh.

Tenang saja, suatu hari nanti rambut bayi juga akan tumbuh. Untuk sekarang, bersyukurlah bahwa Anda tidak harus repot merapikan rambut yang kusut saat keramas dan menyisir rambutnya.

3. Pola tidur yang berubah

Ketika usia bayi semakin bertambah, lumrah jika waktu tidur bayi berkurang sedikit demi sedikit. Pada perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan ini, Anda mungkin melihat bayi tidur lebih larut malam, bangun terlalu pagi, atau bahkan memotong waktu tidur siangnya.

Hal lain yang juga mungkin terjadi pada masa perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan, yakni terbangun di tengah malam. Jika ini terjadi, Anda bisa menidurkan si kecil kembali dengan membaringkannya, kemudian menepuk-nepuk punggungnya perlahan.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai saat usia bayi 40 minggu atau 10 bulan?

Berbagai hal yang perlu diperhatikan pada perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan ini:

1. Lebih mudah memberi makan bayi

Pada masa perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan, biarkan bayi mengutarakan mana makanan bayi kesukaannya dan mana yang tidak disukainya. Jangan memaksa bayi menghabiskan atau mencoba semua makanan.

Meski terkadang tampak susah mencoba makanan baru, kelakuannya ini mungkin hanya bersifat sementara. Jika memungkinkan, beri makan bayi di atas kursi tinggi, jauh dari pengalih perhatiannya seperti televisi atau hewan peliharaan, pada masa perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan.

Anda dapat memberikan bayi banyak perhatian dan sedikit mengajaknya bercanda saat jam makan. Anda juga bisa mengobrol tentang makanan kecil yang sedang bayi kunyah dan berapa banyak yang tersisa di atas piringnya. Hal ini dapat membantu bayi mengenal nama benda, kosa kata, dan perkembangan bahasanya untuk mendukung perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan.

Bayi bisa mengonsumsi makanan yang sama dengan anggota keluarga lain pada masa perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan. Dengan catatan, Anda memotong makanan tersebut sampai berukuran kecil atau menumbuk makanan sampai halus, atau tetap menyesuaikan tekstur makanan sesuai dengan perkembangan usianya.

Makanan sebaiknya tidak mengandung bahan yang sering menyebabkan alergi atau masalah lainnya pada bayi. Selain itu, hindari memberi makanan yang terlalu panas karena dapat membakar lidahnya.

Selama masa perkembangan bayi 40 minggu atau 10 bulan, bayi bisa menjadi senang dengan semua rasa, dan mungkin akan tertarik pada makanan yang Anda makan hanya karena Anda sedang memakannya.

Ketika Anda memutuskan untuk makan di luar, pilih restoran yang menyediakan makanan yang bisa dimakan oleh bayi. Cari juga restoran yang menyediakan kursi makan bayi. Bila Anda berpikir bahwa bayi akan sensitif terhadap lingkungan yang terlalu berisik, pertimbangkan baik-baik saat memilih tempat makan.

2. Fokus pada perkembangan positif

Perkembangan bayi 40 minggu alias 10 bulan, mungkin akan sering membuat repot. Bayi kemungkinan akan menjatuhkan piring makan sehingga Anda harus membersihkannya, atau terjatuh saat belajar berjalan.

Alhasil, frekuensi Anda untuk mengatakan “tidak” pun akan lebih sering. Itu sebabnya, penting untuk tidak mengeluh dan fokus pada hal-hal positif mengenai perkembangan bayi Anda di usianya saat ini.

Lalu, bagaimana perkembangan bayi 41 minggu?

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Mengatasi Sembelit (Susah BAB) pada Bayi

Sembelit bisa menyerang bayi. Jangan khawatir, lihat cara mengatasi sembelit pada bayi sekaligus obat untuk meringankan gejalanya berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Bermain Bersama Membuat Otak Bayi dan Orangtua Makin Terhubung

Bermain bersama bayi tidak hanya terasa menyenangkan, tapi juga bisa memperkuat ikatan emosional Anda dan buah hati. Ini penjelasan ilmiahnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

3 Manfaat Penting Buah dan Sayur Bagi Anak yang Sayang Jika Dilewatkan

Makanan tinggi serat penting untuk tumbuh kembang anak. Memang, apa saja manfaatnya makan sayur dan buah untuk bayi yang perlu orangtua tahu?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Bayi Sering Mengeluarkan Air Liur, Apakah Ini Normal?

Bila Anda perhatikan, bayi memang sering mengeluarkan air liur. Namun, tahukah Anda apa penyebabnya? Apakah ini adalah hal yang normal?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

susu formula yang tidak bikin sembelit untuk bayi anak

Pilihan Susu Formula Agar Bayi Tidak Sembelit

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020
rumah aman agar anak bebas bergerak

Tips Membuat Rumah Aman untuk Anak Bebas Bergerak

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 05/04/2020
berat badan bayi ideal

Berat Badan Bayi Ideal Usia 0-12 Bulan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 02/04/2020

Berbagai Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Melakukan Aborsi Sendiri

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 01/04/2020