Perkembangan Bayi di Usia 26 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Bayi Usia 26 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 26 minggu (6 bulan 2 minggu)?

Menurut Denver II, perkembangan bayi di usia 26 minggu atau 6 bulan 2 minggu, umumnya sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Duduk sendiri tanpa harus dipegangi.
  • Menumpukan berat tubuhnya pada kaki.
  • Berguling sendiri.
  • Berubah posisi menjadi duduk dari berbaring atau berdiri.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Menirukan suara yang didengarnya.
  • Tertawa lepas ketika Anda mengajaknya bercanda atau bicara.
  • Memekik.
  • Mengubah suara seolah hendak bicara.
  • Memegang mainan maupun objek lain.
  • Mengikuti atau melihat apa pun ke berbagai arah.
  • Melihat dan memandang wajah orang di sekitarnya.
  • Berusaha mengambil mainan atau objek yang jauh dari jangkauannya
  • Mengenali wajah orang-orang terdekatnya.
  • Tersenyum sendiri atau merespons senyuman orang lain.
  • Mengenali tangannya sendiri.
  • Bermain dengan mainannya.
  • Makan sendiri.

Kemampuan motorik kasar

Pada tahap usia perkembangan bayi 26 minggu atau 6 bulan 2 minggu ini, sudah banyak hal yang bisa dilakukan bayi Anda. Misalnya dalam kemampuan motorik kasar, si kecil tidak hanya lagi bisa menumpukkan berat tubuhnya pada dada dan lengan saat telungkup. 

Namun, ia juga mampu berguling sendiri dengan mantap dan berubah posisi dari berdiri atau berbaring, menjadi duduk. Beberapa minggu belakangan ini pula, si kecil juga sudah berhasil menjaga keseimbangan tubuhnya saat duduk sendiri.

Jadi, Anda tidak perlu lagi menyandarkannya atau menahan tubuhnya saat ia sedang duduk.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Si kecil memang masih akan menangis untuk memberikan tanda pada Anda dan orang di sekitarnya, bahwa ia menginginkan sesuatu. Akan tetapi, kini buah hati Anda juga telah dapat berkomunikasi dengan cara lainnya.

Misalnya dengan mengatakan “ooh” dan “aah”, tertawa, dan memekik. Ketika mendengar suara tertentu, buah hati Anda juga dapat belajar untuk menirukannya.

Kemampuan motorik halus

Seiring bertambahnya usianya, rasa ingin tahu si kecil juga ikut meningkat. Saat melihat ada objek di sekitarnya yang terlihat menarik, refleks buah hati Anda akan langsung berusaha untuk meraih dan mengambil benda tersebut.

Lebih dari itu, di usianya saat ini ia juga mampu mencari benang atau benda yang serupa, serta mengumpulkan kismis yang tersedia di mangkuk makannya.

Kemampuan sosial dan emosional

Perkembangan bayi di usia 26 minggu atau 6 bulan 2 minggu yakni mampu tersenyum sendiri saat bermain, maupun membalas senyum orang lain yang mengajaknya bicara.

Buah hati Anda juga bisa bermain sendiri dengan mainan-mainan favoritnya. Di usia ini, biarkan ia bebas makan sendiri dengan menaruhnya di kursi makan. Tugas Anda hanya perlu mengawasi dan menemaninya saat makan.

Apa yang harus saya lakukan untuk membantu perkembangan bayi 26 minggu?

Pada tahap  usia perkembangan bayi 26 minggu atau 6 bulan 2 minggu ini, bayi Anda mungkin lebih suka menggunakan satu tangan untuk bermain sebelum berganti ke tangan lainnya.

Namun, Anda belum bisa mengetahui apakah dia kidal atau tidak sampai berusia 2-3 tahun. Bila terlihat anak Anda cenderung suka mengambil atau memainkan sesuatu pakai tangga kiri, sebaiknya jangan panik.

Hindari juga memaksa anak menggunakan tangan kanan padahal ia lebih nyaman menggunakan tangan kiri. Pasalnya, hal ini bisa memicu kebingungan, mengakibatkan permasalahan pada koordinasi tangan-mata, kelincahan, dan kemampuan untuk menulis nantinya.

Jika Anda ingin mengajari anak bahasa isyarat, ini waktu yang tepat. Memberikan bayi alat untuk mengekspresikan diri sendiri bisa membantu mengurangi ketidaknyamanan pada bayi. Sebagai permulaan, cobalah menggunakan isyarat tangan ketika Anda menggunakan kata umum.

Misalnya ingin memeragakan “buku”, coba buka telapak tangan Anda dengan kedua tangan menggenggam. Contoh lainnya “lapar”, dengan kedua tangan di atas perut.

Bayi akan suka meniru peran, terutama karena mereka menyukai suara dan bahasa. Terkadang, bermainlah dengan bayi dengan cara meniru suara-suara yang dibuatnya.

Kesehatan Bayi Usia 26 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter terkait perkembangan bayi 26 minggu?

Pada tahap usia perkembangan bayi 26 minggu atau 6 bulan 2 minggu ini, umumnya dokter akan melakukan tes fisik secara keseluruhan. Dokter atau perawat akan memeriksa berbagai hal.

Misalnya pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan ulang masalah sebelumnya. Sekarang dan untuk hari selanjutnya, dokter akan memeriksa mulut untuk memeriksa gigi yang sedang atau akan tumbuh pada bayi.

Dokter juga akan melakukan evaluasi pertumbuhan. Ahli fisik mungkin mengandalkan pengamatan dan catatan Anda tentang apa yang bayi sedang lakukan, atau mengambil bagian dalam penilaian.

Contohnya bagaimana upaya bayi untuk mengontrol kepala saat sedang duduk, penglihatan. pendengaran, serta meraih benda. Selain itu, keterampilan bayi dalam mencakar benda kecil, berguling, dan menahan beban di atas kaki juga ikut diperiksa. 

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 26 minggu?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui di usia perkembangan bayi 26 minggu atau 6 bulan 2 minggu, mencakup:

1. Vitamin dan suplemen makanan

Suplemen vitamin D bisa diberikan pada bayi yang mengonsumsi makanan, susu, atau ASI perah kurang dari 960 ml per hari. Walaupun tubuh pada umumnya bisa memproduksi vitamin D saat kulit terpapar sinar matahari, Anda wajib melindungi bayi dari paparan sinar matahari karena kulit bayi sangat tipis dan sensitif.

Paparan sinar matahari per menit meningkatkan risiko kanker kulit dan keriput nantinya. Baiknya, bayi usia 27 minggu mendapatkan sinar matahari pada jam 7 atau 8 pagi.

Suplemen vitamin mungkin penting bila bayi Anda lahir prematur, berat badan di bawah rata-rata atau berukuran kecil dalam masa kehamilan, bayi yang meminum hanya sedikit ASI atau susu formula, serta bayi yang memiliki masalah kesehatan.

Konsultasikanlah kepada dokter untuk instruksi menggunakan dosis vitamin yang tepat. Jangan pernah memberikan bayi vitamin dan suplemen makanan untuk orang dewasa, sekalipun sudah mengurangi dosis.

Anda juga harus hanya menggunakan vitamin sesuai dosis dalam resep sama seperti obat-obatan lainnya. Overdosis vitamin atau obat mungkin mepengaruhi penyerapan nutrisi tubuh bayi atau bahkan fatal akibatnya.

2. Perubahan buang air besar

Untuk bayi yang masih mendapatkan ASI, perubahan pup bayi dari yang lunak dan kental menuju yang hitam, tebal, dan berbau bisa bikin panik. Namun jangan khawatir, ini termasuk normal.

Walaupun kotoran bayi menyusui masih lebih lunak daripada bayi yang minum susu botol sampai masa disapih, Anda perlu tahu bahwa kotoran dan pola makan bayi lama kelamaan akan menjadi lebih mirip dengan orang dewasa.

3. Mencegah penyakit gigi

Untuk mencegah penyakit gigi pada anak bayi usia 25 minggu, ini beberapa hal yang harus Anda lakukan:

  • Jangan pernah memberikan minuman manis pada bayi, bahkan sebelum bayi tumbuh gigi. Pasalnya, ini akan membuatnya terbiasa dengan rasa manis. Berilah minuman yang mirip dengan minuman bergula misalnya jus blueberry, jus buah campuran, jus buah biasa, dan jus buah encer bercampur dengan air putih. Jika memungkinkan, berikan bayi jus dalam gelas.
  • Ketika bayi tumbuh gigi, jangan biarkan bayi tidur di malam atau siang hari setelah minum susu formula, ASI, atau jus. Jika bayi minum pada jam tidur, beri sebotol air putih, yang tidak akan membahayakan gigi bayi.
  • Jangan biarkan bayi merangkak atau berbaring, mengisap botol dan dot secara tidak terkendali. Mengedot sepanjang hari bisa merusak gigi.
  • Sebaiknya entikan penggunaan botol saat bayi berusia 12 bulan.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang harus saya perhatikan pada perkembangan bayi 26 minggu?

Berikut yang harus Anda perhatikan dalam perkembangan bayi usia 26 minggu atau 6 bulan 2 minggu.

Berikan makanan dan mainan untuk mendukung gigi bayi yang mulai tumbuh

Ada berbagai tanda gigi akan tumbuh yang mudah untuk dikenali. Umumnya, ia akan merasa tidak nyaman dan ingin selalu menggigit benda di sekitarnya.

Jangan sampai si kecil menggigit objek yang kotor. Maka itu, sebaiknya makanan yang lembut, seperti bubur, atau mainan teether. Mainan teether terbuat dari karet atau silikon, sehingga menjadikannya lembut dan kenyal.

Fungsi tersebut yakni sebagai kompres dingin guna membantu meredakan nyeri yang dialami bayi saat tumbuh gigi. Itu sebabnya, sebaiknya sebelum diberikan pada bayi, mainan teether dimasukkan ke dalam kulkas terlebih dahulu.

Bagaimana perkembangan bayi Anda di minggu ke-27?

Sumber
Yang juga perlu Anda baca