Perkembangan Bayi 25 Minggu atau 6 Bulan 1 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Bayi Usia 25 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu?

Menurut tes skrining perkembangan anak Denver II, perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu, umumnya sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Duduk sendiri dengan baik, tanpa perlu sandaran.
  • Menumpukan berat tubuhnya pada kaki.
  • Menggulingkan tubuhnya.
  • Berubah posisi dari berbaring menjadi duduk, atau dari berdiri menjadi duduk.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Menirukan suara yang didengarnya.
  • Tertawa lepas ketika Anda mengajaknya bercanda atau bicara.
  • Memekik.
  • Mengubah suara seolah hendak bicara.
  • Memegang mainan maupun objek lain.
  • Mengikuti atau melihat apa pun ke berbagai arah.
  • Melihat dan memandang wajah orang di sekitarnya.
  • Berusaha mengambil mainan atau objek yang jauh dari jangkauannya
  • Mengenali wajah orang-orang terdekatnya.
  • Tersenyum sendiri atau merespons senyuman orang lain.
  • Mengenali tangannya sendiri.
  • Bermain dengan mainannya.
  • Makan sendiri.

Kemampuan motorik kasar

Pada tahap perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu ini, bayi Anda sudah bisa dikatakan berusia sekitar setengah tahun lebih. 

Di usia ini,  Anda akan melihat bayi duduk sendiri tanpa perlu sandaran maupun Anda topang lagi dengan tangan. Anda juga akan melihat kemampuan bayi berguling yang semakin mantap dan berganti posisi menjadi duduk setelah sebelumnya berbaring dan berdiri.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu dari aspek komunikasi dan bahasa, akan tampak dari kemampuannya berkomunikasi dengan orang lain. Caranya, yakni dengan mengucapkan “ooh”, ahh”, tertawa, atau memekik sesekali pada masa perkembangan bayi 25 minggu.

Menariknya lagi, perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu sekarang bisa menirukan suara yang baru saja ia dengar.

Kemampuan motorik halus

Sama halnya seperti kemampuan lain, keterampilan dalam bidang motorik halus juga masih akan terus mengalami perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu.

Pada perkembangan usia bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu ini, buah hati Anda sedang senang-senangnya meraih dan mengambil benda apa pun di sekitarnya.

Kemampuan sosial dan emosional

Mengetahui dirinya mampu melakukan cukup banyak hal di perkembangan usia 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu sekarang, membuat bayi sangat senang bermain dengan mainannya. Anda juga akan diperlihatkan pemandangan bayi tersenyum saat bermain sendiri, maupun ketika ada yang mengajaknya berkomunikasi.

Bahkan sekarang, Anda bisa melatih si kecil untuk makan sendiri dengan mendudukinya di kursi makan bayi. Tak perlu khawatir makanannya akan berantakan, dan biarkan bayi bereksplorasi dengan apa yang ada di hadapannya di masa perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu.

Apa yang harus dilakukan untuk membantu perkembangan bayi 25 minggu?

Pada perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu ini, bayi mulai menjadi lebih aktif sehingga memerlukan pakaian yang lebih nyaman. Pilih bahan yang lembut yang tidak menyebabkan gesekan saat bergerak. Pakaian yang elastis dan longgar akan membuat bayi lebih aktif dalam menjelajahi ruangan.

Hindari pakaian bayi yang terbuat dari bahan yang kasar dan membuat gatal, pakaian dengan tali pengikat, kancing, atau yang dapat membuat bayi tersedak. Hindari pakaian yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan yang dapat muncul selama tidur, merangkak, atau bermain di perkembangan 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu.

Bayi akan tahu bahwa kebiasaannya, termasuk yang ia sukai dan tidak sukai, akan menarik perhatian Anda. Jadi, mulai dari perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu ini hingga  beberapa tahun ke depan, ia akan melakukan apa saja untuk mencari perhatian Anda.

Anda akan melihat perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu, hampir semua yang ia lakukan akan terlihat sangat menggemaskan. Jangan lupa memberikan respons yang positif ketika perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu bersikap baik. 

Ini merupakan cara yang baik untuk mulai mencegah dan menghindari munculnya perbuatan buruknya, sekaligus membuat si kecil merasa dihargai.

Kesehatan Bayi Usia 25 Minggu

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter terkait perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu?

Pada tahap perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu ini, dokter akan melakukan tes fisik secara keseluruhan, menggunakan teknik diagnosis dan prosedur implementasi yang berbeda-beda.

Dokter atau perawat akan memeriksa semua atau sebagian hal berikut mengenai perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu:

Jangan ragu untuk segera berkonsultasi ke dokter jika anak mengalami masalah tertentu terkait perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu yang tidak bisa ditunggu hingga kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui di usia perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu, yaitu:

1. Risiko asma pada bayi

Asma adalah penyakit kronis serius yang paling umum terjadi pada siapa saja, termasuk bayi pada masa perkembangan usia 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu. Pemicu alergi seperti serbuk bunga, spora lumut dan parasit hewan adalah pembawa penyakit yang membahayakan saluran udara (termasuk juga asap rokok dan uap).

Infeksi saluran pernapasan disebabkan oleh virus dan kurang olahraga atau menghirup udara dingin yang juga menyebabkan serangan asma. Asma bisa menjadi masalah kesehatan serius dan kronis, tak terkecuali di perkembangan bayi usia 25 minggu.

Namun, bila dirawat dengan baik, kebanyakan bayi dengan asma masih bisa hidup dan beraktivitas secara normal, termasuk di perkembangan 25 minggu.

Tanda serangan asma mungkin termasuk napas pendek, terus batuk, napas berbunyi, bersiul atau bergumam keras saat bayi menghembuskan napas di perkembangan 25 mingu.

Saat bayi bernapas, otot sekitar tulang rusuknya terhimpit, hidungnya sedikit mengembang setiap bernapas, kelelahan, dan kulit pucat. Kondisi tersebut bisa saja terjadi di perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu.

Mengatasi dan mengendalikan asma pada bayi

Jika bayi didiagnosis menderita asma di perkembangan 25 minggu, dokter akan menjelaskan cara mengontrol asma. Anda mungkin juga harus menemukan penyebab asma, termasuk di masa perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu.

Mungkin karena penyakit pernapasan atau masalah lingkungan, misalnya alergen atau asap rokok. Anda dapat menggunakan nebulizer untuk menggunakan asma sebagai pendingin, kemudian angkat kepala dan leher bayi 30 derajat atau lebih saat sedang tidur. 

Anda juga bisa mempertimbangkan untuk menyingkirkan karpet, gorden, dan boneka dari kamar Anda guna mengurangi debu dan penyebarannya di masa perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu.

Perawatan medis terdiri dari obat hirup bronchodilator untuk membuka saluran udara, dan obat anti radang untuk mengurangi radang saluran udara di masa perkembangan bayi 25 minggu. 

Ketika bayi tampak mengalami serangan asma atau sulit bernapas, segera periksa ke dokter. Gejala yang tampak antara lain bayi tercekik di bagian leher, tulang rusuk atau perut saat menghirup udara, dan berusaha bernapas sekuat tenaga.

Anda juga harus meminta bantuan secepatnya bila bibir atau jari-jari bayi membiru atau bayi menjadi lesu, mudah marah atau kehilangan kendali.

Juga hubungi dokter jika anak Anda sulit tidur karena mendesah atau batuk di masa perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu.

2. Perhatikan posisi tidur anak

Posisi tidur anak merupakan salah satu risiko penyebab sindrom kematian mendadak pada bayi (sudden infant death syndrom). Sebenarnya risiko ini akan menurun seiring dengan kemampuan anak berubah posisi, termasuk pada masa perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu. 

Ada dua alasan yaitu pertama, berkurangnya risiko SIDS bila bayi sudah bisa berbalik. Kedua, bayi tahu bahwa berbalik adalah salah satu cara melindungi diri sendiri dari masalah terkait dengan tidur telungkup.

Hanya saja, para ahli tetap merekomendasikan orangtua untuk menidurkan bayi dan membiarkannya berbaring terlentang sampai dia berusia setahun.

Jaga bayi agar tidak kurang tidur karena posisi tidur bayi yang terus berubah sepanjang malam. Pastikan agar box bayi Anda aman dan lanjutkan mengikuti nasihat dokter untuk mencegah SIDS. 

3. Harus lebih ekstra hati-hati saat bayi mandi di bak mandi

Selain menyenangkan, pastikan juga waktu mandi bayi senantiasa aman. Untuk itu, Anda bisa mengikuti tips penting di bawah ini saat memandikan bayi di perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu:

  • Tunggu sampai bayi bisa duduk dengan benar, sehingga bayi nyaman duduk sendiri atau dengan sedikit sanggahan di bak mandi besar.
  • Pastikan Anda duduk dalam posisi yang aman saat sedang basah sehingga tidak akan dapat membuat bayi terpeleset. 
  • Siapkan handuk, lap badan, sabun, sampo, mainan, dan benda penting lainnya di dalam bak mandi sebelum memasukkan bayi ke dalam bak mandi.
  • Bayi selalu memerlukan pengawasan orang dewasa setiap mandi selama 5 tahun pertamanya.
  • Periksa suhu air dengan siku atau pergelangan tangan Anda atau termometer mandi sebelum memasukkan bayi ke dalam bak mandi.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang harus diperhatikan pada perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu?

Berikut yang harus Anda perhatikan dalam perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu:

1. Bayi bangun terlalu cepat

Jika bayi bangun terlalu cepat di pagi hari, ini adalah beberapa tips untuk membuat bayi terbangun sedikit lebih lambat di masa perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu:

  • Hindari cahaya fajar
  • Hindari suara berisik dari kendaraan
  • Biarkan jam tidur bayi lebih lama di malam hari
  • Kurangi waktu tidur siang hari
  • Bermain dengan bayi
  • Biarkan bayi menunggu sampai sarapan

2. Memandikan bayi dalam bak mandi besar

Untuk memastikan keamanan dan menyenangkannya suasana mandi pada bayi, lakukan hal berikut pada masa perkembangan bayi 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu:

  • Biarkan bayi bermain-main sebelum mandi
  • Gunakan benda sebagai teman mandi (boneka atau boneka karet yang bisa dicuci)
  • Jangan sampai bayi kedinginan.
  • Berikan bayi benda untuk dipegang
  • Biarkan bayi bermain air
  • Selalu temani bayi saat mandi
  • Jangan mandi sebelum makan
  • Jangan membuka penutup saluran pembuangan sampai bayi selesai mandi

Lalu, bagaimana perkembangan bayi 26 minggu?

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Januari 15, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca