Bagaimana Indra Pengecap Bayi di Usia 0-6 Bulan?

Oleh

Indra pengecap bayi Anda, ditambah rasa ingin tahunya, membantunya mengeksplor dunia yang besar ini. Bahkan sebelum dia bisa makan makanan padat, indra pengecap bayi Anda dapat membantunya memutuskan apakah dia menyukai atau membenci tekstur dan rasa tertentu.

Indra pengecap bayi pertama kali bekerja saat ia masih dalam kandungan. Cairan amniotik yang mengelilingi bayi di dalam kandungan terpengaruh oleh makanan yang dikonsumsi ibunya, jadi saat bayi menelan cairan ini, dia udah bisa merasakan rasa yang berbeda. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa setelah lahir, bayi biasanya lebih menyukai rasa makanan yang pernah mereka cicipi sebelum lahir.

Indra pengecap terhubung dengan indra penciuman, dan bayi Anda sudah memiliki indra penciuman yang berkembang dengan baik pula. Ia dapat mengetahui dari arah mana harum makanan yang ia cium, dan bahkan bisa membedakan aroma ASI Anda dengan ASI ibu yang lain.

Tahap Perkembangan Indra Pengecap

Selama 6 bulan pertamanya, bayi Anda harus sudah bisa:

  • Memiliki penghantar rasa yang lebih luas di mulutnya, lebih luas daripada yang Anda miliki sebagai orang dewasa
  • Membedakan antara rasa manis dan pahit
  • Lebih memilih rasa manis seperti ASI, dan mungkin menunjukkan ekspresi jijik saat diberi makanan pahit atau asam

Bayi Anda mungkin juga sudah dapat:

  • Menggunakan lidahnya untuk membedakan tekstur dan rasa
  • Bereaksipada makanan yang asin. Namun, Anda dianjurkan untuk tidak memberinya makanan asin di usia ini.

Peran Anda

Selera bayi Anda dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah faktor genetic.

Bayi Anda mungkin akan lebih menyukai makanan yang sudah pernah ia rasakan di dalam kandungan, tetapi ia juga dapat cenderung menyukai makanan yang sudah terbiasa ia konsumsi. Jika Anda menawarkan jenis makanan baru, mungkin dia akan lebih menyukainya saat ia sudah agak lebih besar.

Bayi Anda juga meniru Anda dan reaksi anda terhadap makanan. Jadi sebaiknya sembunyikan ketidaksukaan Anda terhadap beberapa makanan, terutama makanan sehat yang Anda ingin si kecil menyukainya.

Variasi makanan yang dinikmati bayi seiring ia bertambah besar juga dapat bergantung pada berapa lama Anda menyusui. Penelitian menunjukkan bahwa berbagai rasa yang terkandung dalam ASI dapat memiliki pengaruh positif bagi indra pengecap bayi, dan membuatnya lebih terbuka untuk mencoba berbagai macam makanan saat ia tumbuh besar. Berikan bayi Anda banyak makanan berbeda dengan variasi rasa untuk dicoba seiring ia tumbuh.

Saat pertama kali memberi bayi Anda makanan padat, pilihlah rasa yang netral misalnya buah atau sayur yang dihaluskan. Lalu secara bertahap, kenalkanlah rasa-rasa baru.

Biarkan bayi Anda mengeksplor makanannya. Jangan marah saat ia meludahkan makanannya karena ini adalah proses eksplorasi rasa baginya, sehingga makanan hanya akan masuk mulut, dirasakan, dan jika ia tak suka ia akan membuangnya ke luar. Dengan dorongan dan dukungan Anda, ia akan terbiasa dengan rasa yang berbeda dan merasa lebih percaya diri untuk mencoba makanan baru.

Berhati-hatilah memberi makan makanan yang mengandung gula atau garam. Hindari makanan instan dan makanan siap saji, dan jangan tambahkan gula atau garam ke makanan bayi Anda. Ginjal bayi tidak dapat memproses makanan dengan terlalu banyak garam, dan gula akan merusak giginya yang akan tumbuh. Jika Anda ingin anak Anda menjalani pola makan yang sehat saat ia dewasa nanti, ada baiknya jika Anda membiasakan sejak kecil untuk tidak memberinya makan dengan makanan dan minuman yang terlalu banyak gula atau garam, dan perbanyak makanan sehat sejak dini sehingga ia terbiasa.

Kapan Anda harus khawatir?

Bayi Anda akan menggunakan mulutnya untuk mengeksplor, belajar, dan memahami dunia sekitarnya. Jadi, wajar jika ia memasukkan semua benda ke dalam mulutnya. Anda perlu terus mengawasinya agar dia tidak mencoba memasukkan barang yang tajam, kotor, atau berbahaya ke mulutnya. Anda dapat membantu eksplorasinya dengan cara memberikan mainan yang menarik, yang memang dirancang untuk bayi seumurannya, dan aman untuk dimasukkan ke mulut. Mainan dengan berbagai tekstur yang berbeda, yang memiliki warna menarik, bercahaya, atau bersuara, juga merupakan pilihan bagus.

Yang juga perlu Anda baca