6 Tips Ampuh Mencegah Puting Susu Lecet Saat Menyusui

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Puting lecet menjadi kondisi yang paling sering dikeluhkan oleh para ibu menyusui. Jika puting sudah lecet, proses menyusui akan semakin sulit dan membuat tidak nyaman. Sebelum Anda mengalami luka lecet di puting akibat menyusui, lebih baik mencegahnya dengan berbagai cara berikut ini.

Cara mencegah puting susu lecet saat menyusui

Untuk mencegah puting lecet, berikut beberapa hal yang perlu dilakukan, yaitu:

1. Temukan posisi menyusui yang tepat

ibu menyusui

Dengan posisi menyusui yang tepat, bayi akan mudah mengisap puting payudara Anda. Pastikan posisi perlekatan bayi Anda sudah benar. Gunakan bantal tambahan jika diperlukan untuk membantu menumpu dan mengangkat bayi Anda ke posisi yang tepat.

Arahkan puting ke hidung bayi. Dengan begitu ketika ia membuka mulutnya dan kepalanya terdorong ke belakang, puting Anda akan dengan mudah masuk ke dalam mulutnya.

Selain itu, Anda juga perlu berganti-ganti posisi saat menyusui. Pasalnya, ketika Anda menyusui dalam posisi yang sama setiap saat, mulut bayi akan menekan titik yang sama pada puting. Dengan berganti-ganti posisi, puting terhindar dari tekanan berlebih di satu titik saja yang bisa membuatnya lecet.

2. Jangan menarik puting secara paksa

ketiduran saat menyusui

Ketika bayi sedang menyusui, mulutnya otomatis akan dikaitkan dengan kuat pada payudara Anda. Bahkan ketika proses menyusui selesai pun biasanya ia akan tetap melekatkan mulutnya. Jika buah hati Anda tidak melepasnya, jangan menariknya secara paksa. Pasalnya, menarik puting keluar bisa membuatnya lecet dan terluka. Apalagi jika Anda terus melakukan hal ini berulang kali.

Untuk mencegah lecet dan luka pada puting, coba gunakan teknik khusus untuk melepaskannya. Caranya dengan memasukkan jari telunjuk Anda dengan lembut pada sisi mulutnya. Kemudian, lepaskan isapannya secara perlahan dengan meletakkan jari Anda di sekitar puting.

3. Kurangi pembengkakan pada payudara sebelum menyusui

peradangan kanker payudara

Biasanya pembengkakan akan terjadi ketika payudara memiliki terlalu banyak susu di dalamnya. Kondisi ini umumnya terjadi ketika jeda menyusui terlalu lama. Payudara yang bengkak akan terasa sakit dan sulit diisap. Akibatnya, risiko lecet pada puting pun cukup besar.

Untuk itu, hal yang perlu Anda lakukan ialah memompa susu terlebih dahulu agar jaringan payudara melunak dan bengaknya berkurang. Namun sebelum itu, kompres payudara Anda dengan handuk hangat. Kemudian, pompa payudara Anda dan simpan hasilnya di lemari pendingin untuk persediaan. Setelah itu, pijat payudara dengan lembut untuk merilekskan jaringan di sekitarnya.

4. Pilihlah corong pompa ASI dengan ukuran yang tepat

pompa-ASI-manual-atau-elektrik

Puting susu yang lecet tak hanya disebabkan saat proses menyusui saja. Akan tetapi hal ini terkadang muncul karena Anda tidak menggunakan corong pompa ASI dengan ukuran yang tepat. Jika ukurannya salah, puting bisa mengalami iritasi dan terasa sakit. Selain itu, hal ini juga bisa berpengaruh pada jumlah susu yang didapat saat memompa.

Jika Anda melihat banyak ruang kosong di sekitar areola saat memompa tandanya Anda butuh pelindung yang lebih kecil. Sebaliknya, jika puting justru bergesekan dengan bagian dalam corong, tandanya Anda butuh ukuran yang lebih besar.

5. Mengecek kondisi lidah bayi

Bayi yang memiliki kelainan lidah atau yang disebut dengan tongue tie biasanya memiliki kesulitan untuk menyusu. Tongue tie adalah kondisi saat jaringan ikat pada lidah terlalu pendek sehingga pergerakannya menjadi lebih terbatas.

Hal ini membuat bayi biasanya mendorong puting ke atas dengan lidahnya dan menekannya ke langit-langit yang keras saat ia mengisap payudara Anda. Jika dilakukan terus menerus kondisi ini biasanya membuat puting Anda sakit dan mengalami luka.

Untuk mencegah puting lecet akibat tongue tie, periksakan kondisi lidah bayi Anda pada dokter. Jika ternyata buah hari Anda mengalaminya, mintalah rekomendasi pengobatan yang paling tepat.

6. Menggunakan ASI sebagai pelembap alami

pelembap untuk kulit kering

Puting merupakan bagian yang sensitif dan rentan mengalami luka saat menyusui ketika permukaannya terlalu kering. Oleh karena itu, Anda perlu menjaga kelembapannya. Tak perlu repot mencari produk yang cocok, ASI bisa dijadikan pelembap alami yang bisa Anda gunakan pada puting.

Ini karena ASI mengandung pelembap kulit alami dan antibodi untuk membantu melawan infeksi. Oleh sebab itu, untuk mencegah puting lecet dan menjaganya agar tetap sehat, biarkan sisa ASI yang menempel di puting mengering dengan sendirinya.

Selain ASI, Anda juga bisa mengoleskan krim puting khusus. Hindari salep atau krim yang mengandung lanolin murni karena bisa menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Dikutip dari American Pregnancy, pilihlah krim yang mengandung lanolin yang telah dimodifikasi dan calendula serta bahan hypoallergenic lainnya untuk membantu menenangkan puting yang terasa nyeri.

Pakailah krim pelembap ini tepat setelah Anda selesai menyusui. Dengan begitu, kulit memiliki cukup waktu untuk menyerapnya sebelum proses menyusui selanjutnya. Bersihkan terlebih dahulu dengan air kemudian oleskan krim secukupnya. Ingat jika ingin menyusui kembali, Anda harus membersihkan terlebih dahulu puting Anda dari krim pelembap sebelum diisap kembali oleh bayi Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca