6 Tips Ampuh Mencegah Puting Susu Lecet Saat Menyusui

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal tayang Maret 9, 2019
Bagikan sekarang

Puting lecet menjadi kondisi yang paling sering dikeluhkan oleh para ibu menyusui. Jika puting sudah lecet, proses menyusui akan semakin sulit dan membuat tidak nyaman. Sebelum Anda mengalami luka lecet di puting akibat menyusui, lebih baik mencegahnya dengan berbagai cara berikut ini.

Cara mencegah puting susu lecet saat menyusui

Untuk mencegah puting lecet, berikut beberapa hal yang perlu dilakukan, yaitu:

1. Temukan posisi menyusui yang tepat

ibu menyusui

Dengan posisi menyusui yang tepat, bayi akan mudah mengisap puting payudara Anda. Pastikan posisi perlekatan bayi Anda sudah benar. Gunakan bantal tambahan jika diperlukan untuk membantu menumpu dan mengangkat bayi Anda ke posisi yang tepat.

Arahkan puting ke hidung bayi. Dengan begitu ketika ia membuka mulutnya dan kepalanya terdorong ke belakang, puting Anda akan dengan mudah masuk ke dalam mulutnya.

Selain itu, Anda juga perlu berganti-ganti posisi saat menyusui. Pasalnya, ketika Anda menyusui dalam posisi yang sama setiap saat, mulut bayi akan menekan titik yang sama pada puting. Dengan berganti-ganti posisi, puting terhindar dari tekanan berlebih di satu titik saja yang bisa membuatnya lecet.

2. Jangan menarik puting secara paksa

ketiduran saat menyusui

Ketika bayi sedang menyusui, mulutnya otomatis akan dikaitkan dengan kuat pada payudara Anda. Bahkan ketika proses menyusui selesai pun biasanya ia akan tetap melekatkan mulutnya. Jika buah hati Anda tidak melepasnya, jangan menariknya secara paksa. Pasalnya, menarik puting keluar bisa membuatnya lecet dan terluka. Apalagi jika Anda terus melakukan hal ini berulang kali.

Untuk mencegah lecet dan luka pada puting, coba gunakan teknik khusus untuk melepaskannya. Caranya dengan memasukkan jari telunjuk Anda dengan lembut pada sisi mulutnya. Kemudian, lepaskan isapannya secara perlahan dengan meletakkan jari Anda di sekitar puting.

3. Kurangi pembengkakan pada payudara sebelum menyusui

peradangan kanker payudara

Biasanya pembengkakan akan terjadi ketika payudara memiliki terlalu banyak susu di dalamnya. Kondisi ini umumnya terjadi ketika jeda menyusui terlalu lama. Payudara yang bengkak akan terasa sakit dan sulit diisap. Akibatnya, risiko lecet pada puting pun cukup besar.

Untuk itu, hal yang perlu Anda lakukan ialah memompa susu terlebih dahulu agar jaringan payudara melunak dan bengaknya berkurang. Namun sebelum itu, kompres payudara Anda dengan handuk hangat. Kemudian, pompa payudara Anda dan simpan hasilnya di lemari pendingin untuk persediaan. Setelah itu, pijat payudara dengan lembut untuk merilekskan jaringan di sekitarnya.

4. Pilihlah corong pompa ASI dengan ukuran yang tepat

pompa-ASI-manual-atau-elektrik

Puting susu yang lecet tak hanya disebabkan saat proses menyusui saja. Akan tetapi hal ini terkadang muncul karena Anda tidak menggunakan corong pompa ASI dengan ukuran yang tepat. Jika ukurannya salah, puting bisa mengalami iritasi dan terasa sakit. Selain itu, hal ini juga bisa berpengaruh pada jumlah susu yang didapat saat memompa.

Jika Anda melihat banyak ruang kosong di sekitar areola saat memompa tandanya Anda butuh pelindung yang lebih kecil. Sebaliknya, jika puting justru bergesekan dengan bagian dalam corong, tandanya Anda butuh ukuran yang lebih besar.

5. Mengecek kondisi lidah bayi

Bayi yang memiliki kelainan lidah atau yang disebut dengan tongue tie biasanya memiliki kesulitan untuk menyusu. Tongue tie adalah kondisi saat jaringan ikat pada lidah terlalu pendek sehingga pergerakannya menjadi lebih terbatas.

Hal ini membuat bayi biasanya mendorong puting ke atas dengan lidahnya dan menekannya ke langit-langit yang keras saat ia mengisap payudara Anda. Jika dilakukan terus menerus kondisi ini biasanya membuat puting Anda sakit dan mengalami luka.

Untuk mencegah puting lecet akibat tongue tie, periksakan kondisi lidah bayi Anda pada dokter. Jika ternyata buah hari Anda mengalaminya, mintalah rekomendasi pengobatan yang paling tepat.

6. Menggunakan ASI sebagai pelembap alami

pelembap untuk kulit kering

Puting merupakan bagian yang sensitif dan rentan mengalami luka saat menyusui ketika permukaannya terlalu kering. Oleh karena itu, Anda perlu menjaga kelembapannya. Tak perlu repot mencari produk yang cocok, ASI bisa dijadikan pelembap alami yang bisa Anda gunakan pada puting.

Ini karena ASI mengandung pelembap kulit alami dan antibodi untuk membantu melawan infeksi. Oleh sebab itu, untuk mencegah puting lecet dan menjaganya agar tetap sehat, biarkan sisa ASI yang menempel di puting mengering dengan sendirinya.

Selain ASI, Anda juga bisa mengoleskan krim puting khusus. Hindari salep atau krim yang mengandung lanolin murni karena bisa menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Dikutip dari American Pregnancy, pilihlah krim yang mengandung lanolin yang telah dimodifikasi dan calendula serta bahan hypoallergenic lainnya untuk membantu menenangkan puting yang terasa nyeri.

Pakailah krim pelembap ini tepat setelah Anda selesai menyusui. Dengan begitu, kulit memiliki cukup waktu untuk menyerapnya sebelum proses menyusui selanjutnya. Bersihkan terlebih dahulu dengan air kemudian oleskan krim secukupnya. Ingat jika ingin menyusui kembali, Anda harus membersihkan terlebih dahulu puting Anda dari krim pelembap sebelum diisap kembali oleh bayi Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini Cara Menyusui Bayi Prematur Agar Pertumbuhan Optimal

Bayi prematur membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak dari bayi yang lahir secara normal. Sebaiknya Anda mengikuti cara menyusui bayi prematur ini!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Parenting, Menyusui Januari 6, 2020

5 Tips Bagi Ibu Menyusui Agar Liburan Tetap Asyik dan Nyaman

Kegiatan menyusui saat liburan adalah suatu tantangan tersendiri. Berikut sejumlah tips yang akan membuat liburan Anda terasa tetap nyaman walau menyusui.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Parenting, Menyusui Desember 30, 2019

Tips Merangsang Puting Payudara Pria Agar Seks Lebih Bergairah

Puting pria merupakan salah satu zona sensitif yang dapat dirangsang secara seksual. Seperti ini cara merangsang puting pria saat foreplay.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Maria Amanda
Seks & Asmara Desember 13, 2019

Bolehkah Ibu Dengan Diabetes Menyusui Bayinya?

Diabetes merupakan penyakit yang bisa diwariskan dari orangtua kepada anaknya. Oleh karena itu, bolehkah ibu dengan diabetes menyusui bayinya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Diabetes, Health Centers November 12, 2019

Direkomendasikan untuk Anda

Yuk, Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Bayi Bingung Puting

Yuk, Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Bayi Bingung Puting

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal tayang April 29, 2020
Ini Panduan Manajemen ASI Perah untuk Ibu Bekerja

Ini Panduan Manajemen ASI Perah untuk Ibu Bekerja

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal tayang April 28, 2020
Panduan Aman untuk Ibu Menyusui yang Positif COVID-19

Panduan Aman untuk Ibu Menyusui yang Positif COVID-19

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal tayang April 21, 2020
Tips Menyusui yang Baik Sesuai Bentuk Puting Ibu

Tips Menyusui yang Baik Sesuai Bentuk Puting Ibu

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal tayang Februari 23, 2020