12 Cara untuk Memperbanyak Produksi ASI Secara Alami

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Februari 19, 2020
Bagikan sekarang

Sejak dilahirkan sampai genap berusia 6 bulan, ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi (ASI eksklusif). Namun sayangnya, tidak sedikit ibu menyusui yang cemas mengenai kecukupan produksi ASI untuk si kecil, khususnya bagi Anda yang baru memiliki bayi. Lantas, adakah cara yang bisa dilakukan untuk memperbanyak dan memperlancar produksi ASI?

Bagaimana cara memperbanyak produksi ASI?

Setiap ibu menyusui tentunya ingin selalu memberikan ASI yang cukup bagi bayinya. Sebenarnya, produksi ASI masing-masing ibu senantiasa bisa mencukupi kebutuhan bayi.

Hanya saja, jumlah ASI yang dihasilkan setiap ibu bisa berbeda-beda. Berawal dari sinilah, para ibu menyusui mungkin termasuk Anda giat mencari cara untuk memperbanyak dan memperlancar ASI.

Jika Anda merasa ada yang berbeda dengan payudara, perilaku bayi, frekuensi menyusu, maupun jumlah ASI yang keluar saat dipompa, hal ini bukanlah patokan pasti dalam menentukan kecukupan produksi ASI.

Jumlah ASI yang sedikit bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Ambil contohnya dari kondisi emosional seperti stres dan kecemasan saat ini, kondisi medis tertentu, maupun konsumsi obat-obatan.

Di samping itu, pernah menjalani operasi payudara, frekuensi waktu menyusui yang jarang, bayi lahir prematur, merokok, dan minum alkohol, turut andil sebagai penyebab produksi ASI sedikit. Namun, Anda tak perlu khawatir.

Bagi Anda yang ingin memastikan persediaan ASI untuk bayi senantiasa terpenuhi, ada beberapa cara yang bisa Anda upayakan untuk membantu memperbanyak atau memperlancar jumlah ASI.

Meski begitu, lama waktu yang dibutuhkan untuk memperbanyak ASI tidak selalu sama pada setiap ibu. Lama waktunya tergantung dari jumlah dan penyebab yang mendasari sedikitnya produksi ASI.

Berikut cara mudah untuk memperbanyak persediaan ASI secara alami:

1. Lebih sering menyusui

makan bawang putih saat menyusui

Meski mungkin Anda merasa bahwa produksi ASI tidak terlalu berlimpah, tapi jangan berputus asa untuk terus berusaha memberikan ASI pada bayi. Ini karena semakin sering Anda menyusui akan semakin banyak pula pasokan ASI di dalam payudara.

Ya, salah satu cara untuk memperbanyak dan memperlancar produksi ASI yakni dengan meningkatkan frekuensi menyusui.

Proses ini biasa dikenal dengan nama let down reflex yang membantu merangsang kontraksi pada otot-otot payudara. Alhasil, ASI bisa mengalir dengan lancar sampai nantinya diminum oleh bayi sehingga bisa menjadi cara memperbanyak dan memperlancar ASI.

Sama halnya seperti hukum penawaran dan permintaan (supply and demand). Artinya, semakin banyak permintaan jumlah persediaan juga akan mengikuti sehingga semakin meningkat pula.

Contohnya begini, jika jadwal bayi menyusui yakni selama 3-4 jam terhitung dari dari awal menyusu sampai waktu menyusu selanjutnya, Anda bisa mencoba memberikan sedikit ASI sebagai “camilan” di rentang waktu tersebut.

Jadi, total waktu menyusui bayi bisa mencapai sekitar delapan kali selama 24 jam. Sebaliknya, bila bayi terlihat kurang puas dan senang setelah selesai menyusu sebaiknya biarkan ia beristirahat sejenak dan berikan ASI lagi sekitar 20-30 menit kemudian.

Dengan begitu, seiring dengan banyak ASI yang dikeluarkan, secara otomatis payudara akan terpancing untuk mengeluarkan lebih banyak ASI.

Bukan saat pagi, siang, dan sore hari saja, sebaiknya biarkan bayi menyusu di malam hari bila ia menginginkannya.  Bahkan ketika bayi sedang tidur padahal ini saatnya ia menyusu, Anda bisa membangunkannya sebentar.

Menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), Anda dianjurkan untuk membangunkan bayi jika sedang tidur dan belum menyusui selama 4 jam.

2. Ciptakan lingkungan yang nyaman selama menyusui

ibu menyusui

Sebisa mungkin, hindari merasa terlalu cemas, stres, bahkan depresi selama masa menyusui. Sebab tanpa sadar, berbagai kondisi tersebut bisa memengaruhi produksi ASI yang Anda miliki sehingga menggagalkan cara Anda untuk memperbanyak ASI.

Oleh karena itu, usahakan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, tenang, dan santai saat menyusui.

Bukan hanya Anda yang merasa senang berkat suasana yang tenang, hal ini juga akan berdampak pada kemampuan menyusu si kecil guna sebagai cara memperbanyak ASI.

3. Rutin memompa ASI

pompa ASI elektrik

Ketika bayi sedang tidak menyusu maupun sudah kenyang menyusu tapi payudara masih terasa kencang, Anda bisa membantu mengeluarkan ASI dengan cara dipompa.

Rasa kencang dan penuh pada payudara biasanya karena persediaan ASI belum sepenuhnya habis. Maka itu, Anda bisa membantu memompa ASI, entah dengan pompa elektrik ataupun manual, kemudian disimpan untuk waktu menyusu selanjutnya.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, semakin banyak permintaan akan semakin banyak pula persediaannya. Oleh karena itu, rutinlah menyusui si kecil dan memompa ASI ketika payudara mulai terasa kencang.

Selain dikeluarkan dengan cara diberikan langsung pada bayi, ASI juga bisa dipompa, ditampung, dan disimpan untuk jangka waktu tertentu.

Cara ini bisa membantu memperbanyak jumlah ASI karena payudara yang kosong akan terus memproduksi ASI terus-menerus. Di samping itu, hal ini juga membuat payudara juga akan terasa lebih nyaman.

Memompa ASI bisa dilakukan kapan pun. Jika ASI masih tersisa setelah bayi selesai menyusu, maupun ketika bayi belum menyusu, Anda bisa memompanya dan menyimpannya sebagai persediaan.

4. Perhatikan perlekatan (latch on) bayi selama menyusu

ibu menyusui makan banyak

Jika selama menyusui ASI yang keluar dirasa sangat sedikit dan berbeda dengan saat dipompa, mungkin perlekatan yang dilakukan bayi selama ini kurang tepat.

Percaya atau tidak, perlekatan yang sesuai saat menyusui bisa menjadi satu dari beberapa cara untuk memperbanyak dan memperlancar ASI.

Latch on atau perlekatan adalah menempatkan mulut bayi dengan puting susu di posisi yang tepat. Tujuan utama latch on sebenarnya untuk mencegah munculnya luka, nyeri, bahkan sakit pada puting susu ibu karena posisi isapan bayi yang kurang tepat.

Namun tanpa sadar, sebenarnya latch on yang tepat juga bisa menjadi cara memperbanyak persediaan ASI. Seperti yang juga dijelaskan di dalam Mayo Clinic, perlekatan yang pas selama menyusui dapat menjadi cara tepat untuk memperlancar produksi ASI.

Ini karena saat isapan bayi pada puting susu ibu tidak pas, otomatis jumlah ASI yang keluar dari payudara juga tidak begitu banyak.

Begitu pula sebaliknya, ketika latch on bayi pada puting susu ibu sudah tepat, ASI yang keluar akan lebih optimal. Dengan begitu, payudara ibu lama-lama akan kosong, sehingga bisa diisi kembali oleh persediaan ASI baru.

5. Menyusui dari kedua sisi payudara

payudara sakit saat menyusui

Cara untuk memperbanyak produksi ASI lainnya bisa dilakukan dengan membiarkan bayi menyusui secara bergantian pada kedua sisi payudara.

Jika biasanya Anda mungkin hanya memberikan satu sisi payudara dan sisi lainnya di waktu menyusu lainnya, kini coba ubah kebiasaan tersebut.

Biarkan bayi menyusu dari sisi payudara pertama hingga berhenti dengan sendirinya baru kemudian berikan sisi payudara yang lain.

Adanya stimulasi yang sama pada kedua sisi payudara dapat menjadi cara untuk memperlancar produksi ASI.

6. Pastikan payudara sudah kosong setiap selesai menyusui

pompa ASI manual

Sebagai cara untuk memperbanyak produksi ASI, pastikan payudara Anda benar-benar kosong sebelum Anda berganti ke payudara yang lainnya saat menyusui.

Jika payudara Anda benar-benar kosong dari ASI dan kemudian bayi berpindah ke payudara lainnya, ini bisa menjadi tanda bayi mengisap payudara Anda dengan efektif.

Biasanya, bayi menghabiskan waktu kurang lebih sekitar 10 menit untuk menyusu di satu payudara. Bila ternyata bayi sudah terlanjut Anda kenyang sebelum ASI di payudara Anda habis, sebaiknya pompa sisa ASI hingga habis.

Ini karena menyisakan ASI di dalam payudara justru akan membuat tubuh mengira bahwa ASI yang diproduksi terlalu banyak. Akibatnya, tubuh justru akan mengurangi produksi ASI agar sesuai dengan kebutuhan.

Tanpa sadar, semakin sering ASI tersisa di payudara Anda, semakin sedikit juga produksinya pada jadwal menyusu selanjutnya. Hal ini dapat menggagalkan cara Anda untuk memperbanyak produksi ASI.

7. Pastikan bayi tetap terbangun selama menyusu

sistem imun bayi

Memastikan bayi dalam keadaan sadar sepenuhnya selama menyusu bertujuan agar bayi mengisap puting susu dengan efektif.

Selain asupan zat gizi bayi terpenuhi, rangsangan yang diberikan bayi juga bisa menjadi cara memperbanyak dan memperlancar produksi ASI. 

Anda mungkin perlu sambil mengajak bayi berbicara, mengelus kakinya, maupun melakukan upaya lainnya agar bayi tetap terjaga saat menyusu.

8. Usahakan kebutuhan zat gizi Anda tercukupi dengan baik

makanan untuk penderita maag makanan untuk penderita asam lambung

Tak mau ketinggalan, zat gizi yang Anda dapatkan dari sumber makanan harian juga harus tercukupi dengan baik. Bukan hanya baik bagi kesehatan Anda, memastikan kebutuhan zat gizi telah tercukupi juga bisa menjadi cara unuk memperbanyak dan memperlancar produksi ASI.

Makanan bergizi yang mengandung vitamin dan mineral penting yaitu buah-buahan, sayuran hijau, daging, ayam, ikan, telur, dan lainnya penting sebagai memperbanyak ASI

Selain itu, tidak kalah penting untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh setiap harinya. Agar lebih optimal, Anda disarankan untuk minum setidaknya 8 gelas per hari, dan sebaiknya tidak kurang dari jumlah tersebut.

9. Makan makanan untuk meningkatkan jumlah ASI

manfaat bayam hijau

Tubuh membutuhkan sejumlah energi yang cukup agar bisa menghasilkan banyak ASI. Selain dari asupan makanan harian, ternyata ada beberapa jenis makanan juga yang diyakini dapat berperan untuk memperbanyak produksi dan memperlancar ASI.

Berikut beberapa jenis makanan yang bisa memperbanyak persediaan ASI:

  • Oatmeal, karena mengandung banyak zat besi.
  • Bawang putih, karena memiliki kandungan senyawa galactagogue yang bisa memperbanyak ASI.
  • Aneka jenis sayuran khususnya yang berdaun gelap, seperti wortel, ubi, bayam, brokoli, daun katuk. Berbagai jenis sayur tersebut memiliki senyawa khusus di dalamnya bisa memperbanyak ASI.
  • Biji wijen, karena banyak mengandung mineral kalsium sehingga baik untuk memperbanyak produksi ASI serta menunjang pertumbuhan tulang dan gigi bayi.

Sumber makanan lainnya seperti kacang almond dan buah pepaya juga baik dikonsumsi jika Anda ingin memperbanyak dan memperlancar persediaan ASI.

10. Perbanyak istirahat

leher sakit

Meski sedang merasa sangat disibukkan oleh “tugas” sebagai ibu baru, tapi jangan lupa juga untuk selalu menjaga kesehatan diri Anda sendiri.

Pastikan Anda tetap mendapatkan istirahat yang cukup di sela-sela waktu menyusui bayi. Meski terlihat sepele, tetapi ini penting untuk memperbanyak atau melancarkan produksi ASI.

Jika perlu, Anda bisa menyiasatinya dengan ikut tidur selama bayi tidur. Jam tidur yang Anda dapatkan memang tidak terlalu banyak.

Namun, setidaknya tetap bermanfaat dan dapat memenuhi kebutuhan istirahat Anda setiap harinya sebagai cara memperbanyak ASI.

11. Lakukan kegiatan yang menyenangkan

nonton serial TV maraton

Stres, kecemasan, dan terlalu banyak memikirkan sesuatu bisa memengaruhi cara . Sebagai cara lainnya, coba lakukukan berbagai kegiatan menyenangkan yang bisa membantu membuat tubuh dan pikiran lebih nyaman guna memperbanyak ASI.

Anda bisa menyempatkan diri untuk melakukan meditasi, menonton film favorit, maupun melakukan teknik pernapasan dalam sebagai cara memperbanyak ASI.

Ya, di samping membantu menenangkan tubuh dan pikiran, cara ini juga bisa turut memperbanyak produksi ASI.

12. Melakukan pijat payudara

SADARI kanker payudara

Sambil menyusui, Anda dapat memijat payudara Anda secara perlahan sebagai cara memperbanyak produksi ASI. Teknik pijat sebagai cara memperbanyak produksi ASI bisa dilakukan mulai dari sisi luar payudara ke arah bagian dalam.

Selama menerapkan cara memperbanyak dan memperlancar ASI ini, berhati-hatilah supaya tidak memijat hingga ke puting payudara karena dapat mengganggu bayi saat menyusui.

Perlukah ke dokter kalau produksi ASI sedikit?

cek kolesterol di dokter

Produksi ASI pada masing-masing ibu menyusui tidak sama, begitu pula dengan kebutuhan ASI setiap bayi. Selama berat badan bayi selalu meningkat secara bertahap serta rutin buang air kecil dan besar, hal ini pertanda bahwa Anda tidak memiliki masalah dengan produksi ASI.

Di awal masa menyusui alias saat baru lahir, kebutuhan dan frekuensi menyusu bayi memang cenderung cukup banyak dan sering.

Seiring bertambahnya usia, frekuensi serta kebutuhan menyusu bayi biasanya akan berangsur-angsur berkurang. Biasakan untuk tidak menghentikan proses menyusui bayi dan biarkan ia yang menentukan sendiri kapan merasa sudah cukup menyusu.

Jika Anda khawatir mengenai produksi ASI dan kecukupannya untuk bayi, sah-sah saja untuk mengonsultasikannya dengan dokter. Terutama ketika dirasa berat badan bayi tidak kunjung bertambah meski sudah mendapatkan ASI.

Dokter biasanya akan menelaah lebih lanjut penyebab produksi ASI sedikit yang mungkin Anda alami. Dengan demikian, dokter bisa membantu memberikan saran cara memperbanyak produksi ASI.

Entah itu dengan memperbaik teknik menyusui, memperbanyak makan makanan tertentu, maupun menyesuaikan jenis obat yang sedang rutin Anda minum.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui Saat Bayi Diare

Saat bayi diare, sang ibu harus memperhatikan pilihan makanan. Berikut ini ada beragam makanan yang harus dihindari ibu menyusui saat bayi diare.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Diare, Health Centers April 9, 2020

Pentingnya Memenuhi Asupan Nutrisi Si Kecil dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan

Nutrisi di 1000 hari pertama kehidupan si Kecil dapat menentukan kesehatannya di masa depan. Asupan nutrisi untuk anak harus menjadi prioritas utama Anda.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Parenting, Nutrisi Anak Maret 31, 2020

Tips Menyusui yang Baik Sesuai Bentuk Puting Ibu

Tidak semua ibu menyusui dengan mudah. Pada beberapa ibu, ada yang bermasalah dengan putingnya dan membuat menyusui terasa sulit.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Parenting, Menyusui Februari 23, 2020

Ini Cara Menyusui Bayi Prematur Agar Pertumbuhan Optimal

Bayi prematur membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak dari bayi yang lahir secara normal. Sebaiknya Anda mengikuti cara menyusui bayi prematur ini!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Parenting, Menyusui Januari 6, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

4 Kiat Jitu Agar Produksi ASI Tetap Lancar Meski Sedang Berpuasa

4 Kiat Jitu Agar Produksi ASI Tetap Lancar Meski Sedang Berpuasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang Mei 12, 2020
Ini Panduan Manajemen ASI Perah untuk Ibu Bekerja

Ini Panduan Manajemen ASI Perah untuk Ibu Bekerja

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal tayang April 28, 2020
Panduan Aman untuk Ibu Menyusui yang Positif COVID-19

Panduan Aman untuk Ibu Menyusui yang Positif COVID-19

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal tayang April 21, 2020
Kupas Tuntas Gejala, Penyebab, dan Perawatan Diare Pada Ibu Menyusui

Kupas Tuntas Gejala, Penyebab, dan Perawatan Diare Pada Ibu Menyusui

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal tayang April 10, 2020