Apa yang Harus Dilakukan Jika Bayi Menyusu Pada Satu Payudara Saja?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Meski menyusui merupakan hal alami, tak jarang ibu mengalami kesulitan menjalankan proses tersebut. Jangan buru-buru berkecil hati jika si kecil hanya menyusu pada satu payudara saja. Jika Anda bingung bagaimana caranya membuat si kecil mau menyusu pada kedua payudara Anda, simak ulasannya berikut ini.

Apakah menyusui dengan satu payudara itu normal?

Seperti yang dilansir dari Baby Centre, selama Anda tidak merasakan sakit pada salah satu payudara yang sering digunakan untuk menyusui, hal ini bisa dikatakan normal. Ada berbagai penyebab kenapa si kecil atau Anda sendiri sering menyusu pada satu payudara saja. 

Bayi Anda mungkin lebih mudah melakukan perlekatan pada satu payudara dibandingkan payudara lainnya. Bagi Anda sendiri mungkin ada satu sisi di mana Anda lebih nyaman menyangga si kecil sewaktu menyusui dibandingkan satu sisi lainnya. Hal ini juga adalah hal yang normal, Anda tidak perlu mengkhawatirkannya.

Namun, jika penyebabnya Anda merasa sakit atau tidak nyaman saat menyusui pada salah satu payudara atau terkadang kedua payudara, Anda harus segera membicarakan hal ini dengan dokter atau ahli laktasi.

Ada beberapa wanita yang hanya memiliki satu payudara untuk memproduksi ASI, hal ini biasanya disebabkan karena pernah menjalani operasi payudara atau karena kondisi kesehatan lainnya. Namun, jangan khawatir, menyusui dengan satu payudara bukan berarti si kecil akan kekurangan ASI. Tubuh Anda akan selalu memproduksi ASI yang cukup untuk si kecil.

Apa yang harus Anda lakukan jika  si kecil menyusu pada satu payudara?

Perhatikan apa yang menjadi alasan bayi Anda hanya mau menyusu  satu payudara saja. Jika dikarenakan puting yang melesak masuk ke dalam, maka ibu bisa mencoba menggunakan alat penghubung puting (nipple connector) untuk memudahkan bayi menyusu.

Namun, apabila alasannya adalah karena hal lain maka solusinya berbeda pula. Misalnya apabila posisinya kurang nyaman bagi bayi, maka diatasi dengan memperbaiki posisi menyusu atau dengan bantuan bantal menyusui.

Jika si kecil berusia di bawah enam minggu, Anda harus tetap berusaha untuk memberikan ASI pada si kecil pada kedua payudara Anda secara bergantian. Tubuh Anda sendiri akan tetap memproduksi ASI sesuai kebutuhan. Salah satu payudara yang sering tidak digunakan untuk menyusui mungkin akan berkurang produksinya. Berusaha menyusui pada kedua payudara bisa membuat kedua payudara Anda tetap bisa memproduksi ASI.

Agar si kecil mau menyusui di salah satu payudara yang tidak disukai, mulailah membiasakan bayi Anda menyusui di sisi itu. Anda bisa mulai menyusui di payudara favorit si kecil, lalu secara perlahan lepaskan lekatan si kecil pada salah satu payudara pindahkan ke sisi payudara lainnya.

Saat menyusui cobalah menggunakan posisi yang sama di kedua sisi agar si kecil belajar menemukan kenyamanan baik pada payudara di sebelah kanan maupun kiri. Atau Anda juga bisa menggunakan posisi yang berbeda di setiap payudara. Hal ini akan membuat Anda menemukan posisi yang nyaman di setiap sisi sehingga dapat menyusui dengan sisi yang bergantian dan tetap membuat si kecil nyaman.

ibu dengan penyakit lupus menyusui

Jika ingin si kecil menyusui pada kedua payudara, cobalah posisi ini

Jika Anda ingin si kecil terbiasa menyusu dari kedua payudara Anda, cobalah menyusui dengan posisi  laid-back breastfeeding. Posisi ini sama dengan posisi inisiasi menyusu dini.

Caranya, Anda bisa melakukan posisi bersandar. Agar tidak pegal dan merasa nyaman, letakkan bantal di belakang punggung Anda. Kemudian, letakkan bayi di atas dada dan biarkan si kecil melekat dengan sendirinya. Dengan cara ini, Anda tidak banyak ikut campur tangan soal posisi bayi, kedua tangan Anda bebas, Anda hanya memegang bayi untuk sekedar menjaganya agar tidak terguling.

Jangan menyerah untuk menyusui anak Anda. ASI memberikan semua nutrisi yang dibutuhkan bayi. Bahkan, ASI mengandung antibodi yang bisa membantu bayi terhindar dari bakteri dan virus. Kandungan yang ada di dalam ASI membuatnya lebih mudah dicerna dibandingkan dengan susu formula.

Bagi ibu baru, menyusui mungkin bisa cukup merepotkan. Namun, cobalah untuk mempraktikkan beberapa posisi menyusui yang nyaman seperti di atas. Ingat, ASI memberikan manfaat berlimpah untuk anak dan sang ibu.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 20, 2018 | Terakhir Diedit: Desember 22, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca