5 Hal yang Harus Dilakukan Suami saat Dampingi Istri Berikan ASIIni adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto

Menyusui bukanlah pekerjaan sendiri, butuh dukungan ayah saat ibu memberikan ASI kepada si buah hati. ASI merupakan asupan penting untuk bayi sebagai proteksi utama untuk melindungi kesehatannya, serta mendukung tumbuh kembangnya.

Dukungan ayah juga turut serta dalam memperlancar ASI ibu dan juga perkembangan si kecil. Maka dari itu, ketahui betapa pentingnya keberadaan ayah dalam mendampingi ibu memberikan ASI.

Peran ayah dalam mendukung pemberian ASI

Secara alamiah, menyusui melibatkan kontak ibu dan anak. Dan proses ini berlangsung hingga anak menginjak sekitar usia 3 tahun. Lantas seperti apa peran ayah?

Dukungan ayah dalam mendampingi ibu saat pemberian ASI sangatlah berarti. Sebuah penelitian dari Women and Birth mengungkapkan, dukungan dan semangat ayah dapat memperlancar ASI dan membuat ibu mampu bertahan menyusui lebih lama.

Meski terdengar sederhana, ada masanya ibu merasa kelelahan. Bahkan sebagian ibu merasakan payudara sakit saat menyusui. Di sinilah peran Ayah untuk mendampingi dan memberi kekuatan kepada ibu, sehingga pemberian ASI akan terasa lebih menyenangkan.

Dukungan ayah juga bisa dilakukan dengan memperhatikan asupan nutrisi ibu. Melansir dari laman UNICEF, saat menyusui, ibu akan membutuhkan sebanyak 500 kalori tambahan per harinya. Kebutuhan ibu yang perlu dipenuhi di antaranya kalsium, vitamin A, zat besi, dan asam folat.

Asupan tersebut penting untuk menutrisi bayi yang akan disalurkan melalui ASI. Ketika gizi ibu cukup, maka kualitas ASI baik, dan bayi juga mendapatkan nutrisi yang membantunya bertumbuh serta berkembang.

Cara suami berikan dukungan ASI pada istri

menyusui

Setelah mengetahui manfaat dari pemberian dukungan ASI, lantas bagaimana para ayah memulainya? Anda tak perlu panik atau canggung saat mendampingi istri dalam memberikan ASI. Mulai dan lakukan hal berikut ini.

1. Bantu ibu lebih rileks

Saat pemberian ASI tiba, ayah bisa membantu istri lebih rileks. Berikan bantal pada kepala atau lengan istri, sehingga posisi menyusui lebih mudah dan nyaman.

Anda juga bisa menyetel musik lembut, sehingga ibu juga menikmati proses pemberian ASI. Duduklah di sampingnya sambil berbincang topik yang menyenangkan.

2. Ingatkan ibu untuk mengonsumsi nutrisi seimbang

Selama masa menyusui, ibu butuh nutrisi tambahan untuk menjaga staminanya dan juga mendukung kualitas produksi ASI. Stamina ibu tak hanya penting untuk produksi ASI, tetapi juga mendukung kegiatan barunya dalam menjaga si kecil.

Anda bisa mengingatkan ibu untuk mengonsumsi asupan nutrisi yang seimbang kandungan nutrisi makro dan mikro. Nutrisi yang dibutuhkan antara lain zat besi, kalsium, fosfor, magnesium, dan vitamin D.

3. Tetap lembut dan suportif

Terus dampingi ibu saat memberikan ASI. Bila ini pertama kali ibu memberikan ASI, ayah perlu tetaplah bersabar dalam mendampinginya. Terkadang pada tahap awal menyusui butuh banyak penyesuaian hingga akhirnya ibu merasa nyaman.

Bagaimanapun berikan ia kepercayaan diri dan tetap menjadi ayah yang suportif. Misalnya dengan mengatakan bahwa Anda mempercayai partner bisa memberikan ASI yang baik untuk tumbuh kembang si kecil.

4. Selalu siap sedia

Saat bayi baru lahir, ibu membutuhkan dukungan moral dalam memberikan ASI. Meskipun pemberian ASI terjadi secara alamiah, tetapi dukungan ayah tetap selalu dibutuhkan.

Jangan lupa selalu siap sedia untuk istri Anda. Persiapan menjadi ibu menyusui membutuhkan dua pihak yang bekerjasama. Alangkah lebih baik, bila Anda memberikan bantuan yang meringankan pekerjaan istri.

Misalnya, membantu pekerjaan domestik istri ketika ia sedang mengurus si kecil. Turut ada di sebelahnya ketika proses menyusui berlangsung. Di sinilah peran ayah sangat penting dalam meringankan dan memberikan semangat kepada ibu menyusui.

5. Menyentuh bayi saat menyusui

Menyusui melibatkan kontak fisik yang membentuk hubungan antara ibu, bayi, dan ayah. Oleh karenanya, ayah perlu memberi elusan lembut pada bayi saat proses menyusui.

Ketika ada proses kontak fisik, akan terjadi proses pelepasan hormon oksitosin. Hormon oksitosin membantu ikatan terjalin lebih dekat. Oleh karena itu, ayah bisa melakukan kontak fisik secara sering saat ibu memberikan ASI.

Hal sederhana tersebut bisa ayah terapkan sambil mendampingi ibu memberikan ASI, sehingga ikatan bersama si kecil terbangun lebih erat.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca