×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:

Aturan Penting Saat Memberi Ibuprofen untuk Anak

Oleh Data medis direview oleh dr. Le Thi My Duyen.

Dosis ibuprofen untuk anak harus disesuaikan dengan usia dan berat badan anak. Anda harus dengan cermat mengikuti petunjuk dosis yang tersedia dalam kemasan obat sesuai dengan usia dan berat badan anak Anda. Jika ada yang kurang jelas mengenai petunjuk obat tersebut, tanyakanlah kepada dokter atau apoteker.

Aturan pakai ibuprofen untuk anak

Ibuprofen adalah obat yang masuk ke dalam jenis obat anti inflamasi non-steroid atau nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID). Obat ini digunakan untuk meredakan rasa nyeri, demam, dan inflamasi. Jika buah hati Anda alergi terhadap aspirin, sebaiknya jangan memberinya ibuprofen. Jika Anda memberikan anak ibuprofen, pastikan ikuti 8 aturan ini.

  • Ikuti instruksi pada label kemasan. Jika memberi obat untuk bayi, ikuti saran dokter tentang jumlah yang diberikan.
  • Bicara pada dokter sebelum memberi obat untuk meredakan demam pada bayi usia kurang dari 3 bulan. Ini untuk memastikan demam bayi bukan tanda penyakit serius. Pengecualian jika bayi baru saja diimunisasi. Setelah imunisasi, Anda bisa memberi obat untuk mengurangi demam.
  • Ibuprofen bisa berbentuk sirup, tablet, kapsul, atau tetes konsentrat. Baca dan ikuti semua instruksi pada botol dan kotak kemasan dengan hati-hati sebelum memberikannya ke anak. Ada produk dan kekuatan berbeda untuk bayi dan anak. Dosis yang tepat penting agar obat bekerja dengan baik.
  • Jangan berikan ibuprofen pada bayi di bawah usia 6 bulan tanpa persetujuan dokter.
  • Selalu gunakan alat ukur yang ada pada obat, bukan sendok dari dapur.
  • Jangan memberi ibuprofen pada anak yang sedang minum obat lain kecuali atas permintaan dokter. Obat lain bisa mengandung ibuprofen juga, mengakibatkan dosis berlebihan yang berbahaya.
  • Anda bisa ulangi pemberian dosis obat setiap 6 hingga 8 jam. Jangan lebih dari 4 dosis dalam 24 jam.
  • Dosis yang tepat berdasarkan berat badan, bukan usia. Bila Anda tidak tahu berat badan anak dan ia tidak bisa berdiri sendiri di atas timbangan, timbang berat badan Anda ketika menggendongnya, lalu timbang kembali berat badan Anda tanpa menggendongnya. Kurangi berat pertama dengan berat kedua untuk mengetahui berat badan anak.

Dosis ibuprofen untuk anak

Rekomendasi dosis ibuprofen bisa membantu Anda memberi jumlah yang tepat untuk anak. Berikut pemberian dosis ibuprofen yang tepat berdasarkan berat badan anak.

  • Untuk anak dengan berat badan 7-8 kg, dosisnya 50 mg; satu kali alat tetes untuk bayi dan 1/2 sendok teh untuk obat cair anak.
  • Anak dengan berat badan 9-10 kg, dosisnya 75 mg; 1 1/2 kali alat tetes untuk bayi dan 3/4 sendok teh untuk obat cair anak.
  • Anak dengan berat badan 11-16 kg, dosisnya 100 mg; dua kali alat tetes untuk bayi dan satu sendok teh untuk obat cair anak.
  • Anak dengan berat badan 17-21 kg, dosisnya 150 mg; 3 kali alat tetes untuk bayi, 1,5 sendok teh untuk obat cair anak, atau 3 obat kunyah.
  • Anak dengan berat badan 22-27 kg, dosisnya 200 mg; 4 kali alat tetes untuk bayi, 2 sendok teh untuk obat cair anak, 4 obat kunyah, atau dua kaplet.
  • Anak dengan berat badan 28-32 kg, dosisnya 250 mg; 2,5 sendok teh untuk obat cair anak, 5 obat kunyah, 2,5 kaplet,  atau 1 tablet dewasa.
  • Anak dengan berat badan 33-43 kg, dosisnya 300 mg; 3 sendok teh obat cair, 6 obat kunyah, 3 kaplet, 1 sampai 1,5 tablet dewasa.
  • Anak dengan berat lebih dari 44 kg, dosisnya 400 mg; 4 sendok teh obat cair, 8 obat kunyah, 4 kaplet, atau 2 tablet orang dewasa.

Hal yang penting saat Anda memberikan ibuprofen untuk anak adalah ikuti anjuran yang diberikan oleh dokter.

Baca Juga:

Sumber
×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We’re excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca