Mematahkan Mitos bahwa Ibuprofen Tidak Aman untuk Anak

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pada awal pandemi COVID-19, penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), seperti ibuprofen sempat menjadi perdebatan. Keamanannya dipertanyakan sehingga menurunkan penggunaan jenis obat tersebut hingga 80% di Prancis. Namun, pada akhirnya, ternyata perdebatan tersebut tidak terbukti benar adanya. Simak alasan mengapa ibuprofen masih aman digunakan untuk anak atau orang dewasa.

Asal mula pergunjingan ibuprofen tidak aman untuk anak

Ibuprofen merupakan obat penurun demam atau pereda nyeri. Obat ini kerap digunakan untuk anak dan dapat diperoleh secara bebas tanpa resep dokter. Namun, di awal pandemi yang mengganggu kehidupan normal di banyak negara, kekhawatiran muncul karena terbitnya kajian yang mempertanyakan keamanan penggunaan ibuprofen di tengah pandemi.

Ibuprofen disebutkan berperan membantu virus masuk ke dalam sel tubuh sehingga meningkatkan kemungkinan seseorang untuk menderita COVID-19 atau memperburuk kondisi penyakit COVID-19 yang dideritanya. Hal tersebut menyebar dengan cepat bahkan membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membuat pernyataan untuk menghindari penggunaan ibuprofen pada pasien COVID-19. Sebagian orangtua pun menjadi khawatir dengan penggunaan ibuprofen untuk anak.

Akan tetapi, tak berapa lama WHO meralat pernyataan tersebut. Pada tanggal 19 Maret 2020 atau delapan hari setelah penelitian yang memunculkan perdebatan tentang ibuprofen, WHO merevisi pernyataan bahwa sesungguhnya ibuprofen tetap aman untuk digunakan, dengan alasan:

  • Tidak ada penelitian yang memadai
  • Data pasti ibuprofen berbahaya
  • Minimnya bukti efek samping penggunaan ibuprofen pada pasien COVID-19

Ibuprofen tetap aman untuk si kecil, Ibu

Walaupun WHO telah menarik pernyataan mereka, tetap saja rumor sangat mudah menyebar seperti api yang berada di tengah bahan-bahan mudah terbakar. Oleh sebab itu, mari kita evaluasi lebih lanjut tentang penggunaan obat jenis ini berdasarkan kajian yang ada.

Untuk meredakan kekhawatiran publik, WHO melakukan kajian terhadap 73 penelitian, Ibu. Di antara studi tersebut, 46 penelitian dilakukan terhadap anak dengan infeksi pernapasan akut. Hasil kajian membuktikan ibuprofen tetap aman untuk anak atau orang dewasa karena:

  • Penggunaan ibuprofen dan OAINS lainnya tidak menunjukkan efek samping berat
  • Tidak ada bukti penggunaan OAINS memengaruhi keselamatan pasien
  • Penggunaan OAINS tidak berpengaruh pada kualitas hidup pasien COVID-19

Selain itu, ada dua penelitian lain yang juga menunjukkan bahwa memanfaatkan OAINS justru membantu meningkatkan kondisi kesehatan paru pada beberapa infeksi pernapasan akibat virus.

Kemudian, penelitian pada bulan Juni 2020 di Israel juga kembali membuktikan keamanan ibuprofen. Kajian yang dilakukan terhadap 403 pasien COVID-19 tersebut menyimpulkan ibuprofen tidak berkaitan dengan menurunnya kondisi pasien. Studi tersebut membandingkan penggunaan ibuprofen dengan parasetamol atau tanpa penggunaan obat penurun demam apa pun.

Tips aman penggunaan ibuprofen untuk meredakan demam anak

cara mengatasi anak demam

Sudah banyak organisasi atau badan penting di dunia kesehatan yang mematahkan mitos bahwa ibuprofen tidak aman bagi kelompok usia tertentu di tengah pandemi. Contohnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah sepakat dengan WHO terkait keamanan ibuprofen.

American Academy of Pediatrics (AAP) juga memberi pernyataan terkait ibuprofen yaitu tak ada bukti cukup ibuprofen bagi orangtua untuk menghindari pemberian ibuprofen untuk anak. Pengecualian diberikan hanya jika si kecil memiliki penyakit lain yang memang secara klinis tidak dianjurkan untuk diberikan ibuprofen oleh dokter. Contohnya adalah alergi terhadap kandungan ibuprofen atau ada perdarahan di saluran cerna anak.

Singkat kata, ibuprofen tetap boleh diberikan pada si kecil di tengah pandemi sesuai dengan rekomendasi dokter. Sebagai penurun demam, obat jenis ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan anak di kala demam.

Untuk keamanan si kecil, orangtua tetap perlu melakukan hal-hal ini ketika memberikan ibuprofen:

  • Berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu
  • Memberikan ibuprofen dengan dosis yang dianjurkan
  • Memantau anak terkait aktivitas yang boleh mereka lakukan
  • Memperhatikan tanda dan gejala yang mungkin muncul
  • Memastikan anak minum air putih yang cukup

Apabila si kecil sulit untuk minum obat, ibu dapat memilih obat ibuprofen yang hadir dalam bentuk sirop dengan rasa yang disukai oleh si kecil.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Artikel dari ahli dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A

Mematahkan Mitos bahwa Ibuprofen Tidak Aman untuk Anak

Ibuprofen aman dan tetap boleh diberikan untuk anak, Bu. Simak alasannya berdasarkan berbagai penelitian dan tips memberikannya untuk si kecil sekarang.

Ditulis oleh: dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A
obat batuk sirup ibuprofen untuk anak
Kesehatan Anak, Parenting 3 Oktober 2020

Yang juga perlu Anda baca

Cara Alami Atasi Demam Anak Sebelum Pergi ke Dokter

Demam pada anak adalah tanda tubuh sedang melawan bakteri. Anda cukup melakukan cara alami ini untuk mengatasi demam pada anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Kesehatan Anak, Parenting 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Kapan Harus Menemui Dokter Spesialis Saat Flu Anak Tak Kunjung Sembuh

Flu pada anak biasanya akan pulih dengan sendirinya. Namun, Anda perlu menemui dokter apabila anak berisiko mengalami komplilasi dan menunjukkan gejala ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
flu pada anak
Kesehatan Anak, Parenting 15 April 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan untuk Mengatasi Demam pada Anak

Mengatasi demam pada anak tidak boleh sembangan. Beberapa hal ini sebaiknya Anda hindari karena tidak efektif untuk meredakan demam.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
mengatasi demam pada anak
Kesehatan Anak, Parenting 15 April 2020 . Waktu baca 3 menit

Dua Metode Menghilangkan Noda Merah Bekas Jerawat

Saat jerawat hilang, bukan berarti masalah selesai. Masih ada noda merah yang mengganggu selama berminggu-minggu ke depan. Begini menghilangkannya.

Ditulis oleh: Hello Sehat Medical Review Team
Dermatologi, Jerawat, Health Centers 14 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat sakit gigi

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit
alergi ibuprofen dan asam mefenamat

Mengenal Alergi Obat Pereda Nyeri: Ibuprofen dan Asam Mefenamat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 6 menit
efek samping paracetamol ibuprofen

Benarkah Terlalu Sering Minum Paracetamol Sebabkan Gangguan Pendengaran?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit
kegunaan ibuprofen untuk anak

Penggunaan Ibuprofen untuk Anak di Masa Pandemi, Apakah Aman?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 26 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit