Berbagai Alasan Mengapa Berat Badan Bayi Sulit Naik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/03/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Begitu banyak contoh kasus yang membuat dokter menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mempelajari pola makan bayi, riwayat kesehatan, tingkat aktivitas, dan penyebab stress pada bayi sebelum dapat menentukan dengan pasti sumber masalah tersebut.

Umumnya, jika Anda mencurigai bahwa anak Anda tidak berkembang dengan baik, patut diperiksa untuk kemungkinan apakah ia tergolong susah makan, atau tubuhnya sulit menyerap dan memproses nutrisi yang didapat dari makanan. Berikut ini adalah sejumlah alasan mengapa hal ini dapat terjadi.

Masalah saat makan

  • Anak Anda mungkin terlanjur lelah dan tertidur pulas sebelum selesai menyusui.
  • Anak Anda mungkin memiliki refleks menyedot yang lemah, menyulitkannya untuk mendapatkan cukup ASI (jika Anda memberikan ASI eksklusif) atau bahkan dari botol dot, walaupun ini lebih sering ditemukan saat masa menyusui.
  • Retak pada bibir (pecah-pecah) atau langit-langit mulut akan mengganggu proses menyusui. Untuk mengatasi masalah ini, tukar botol Anda dengan botol khusus, dengan puting buatan yang khusus digunakan oleh bayi dengan kondisi ini, atau minta bantuan perawat khusus (retak pada bibir atau langit-langit mulut bisa diperbaiki selama tahun pertama bayi).
  • Bayi Anda memiliki lidah pendek (tongue tied) yang bisa menyulitkan untuk dia menyusui dengan baik dan mendapatkan nutrisi yang ia butuhkan. Kondisi ini juga dapat memengaruhi bayi yang menyusu botol, namun jarang ditemukan.
  • Jika Anda memberikan si kecil susu formula, takaran susu yang tidak tepat dapat menyebabkan berat badan anak Anda sulit naik.
  • Jika Anda menyusui dan pernah bermasalah untuk memulai menyusui, bayi Anda mungkin akan melewatkan sejumlah nutrisi yang ia tidak dapatkan selama periode masalah tersebut. Payudara Anda mungkin tidak memproduksi cukup ASI untuk menyokong kebutuhan bayi Anda atau susu Anda tidak keluar.

1/3 pertama dari tetesan ASI yang keluar setiap kali menyusui dikenal dengan sebutan foremilk, sedia setiap saat untuk bayi Anda. Saat Anda memulai proses menyusui, tubuh Anda akan secara perlahan melepas hormon oxytocin, yang menstimulasi arus aliran ASI selanjutnya, disebut hindmilk. Proses ini disebut dengan let down reflex (LDR), atau pelepasan ASI. Tanda-tandanya adalah putting Anda terasa gatal atau ASI menyembur. Hindmilk mengandung lebih banyak kalori daripada foremilk.

Jika Anda sedang stress atau kesakitan, saraf otak akan gagal mengirim sinyal untuk memulai pelepasan ASI, mencegah anak Anda untuk mendapatkan hindmilk. Jika masalah ini berlanjut terus, dapat berujung pada kegagalan kenaikan berat badan bayi. Untuk mendorong refleks pelepasan ASI, Anda sebaiknya menyusui di tempat yang menenangkan, jauh dari hiruk pikuk.

Beberapa bayi yang menyusui dengan penjadwalan ketat, dibandingkan dengan mengikuti insting lapar mereka sendiri, justru akan mendapat nutrisi yang lebih sedikit dari jumlah yang dibutuhkan. Sejumlah pakar meyakini bahwa cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi yang optimal adalah membiarkan bayi Anda menyusui, baik ASI langsung atau dengan botol, selama yang ia inginkan dan kapanpun ia inginkan.

Penyebab umum lainnya:

  • Bayi Anda sedang pemulihan dari sakit, atau sedang sakit. Tubuhnya memerlukan nutrisi dan kalori yang lebih banyak untuk dapat sehat kembali, tetapi penyakit dapat memengaruhi nafsu makan si kecil.
  • Bayi Anda memiliki masalah pencernaan, seperti diare, reflux, celiac disease, atau intoleransi laktosa.
  • Jika Anda mengidap depresi pascamelahirkan atau kewalahan meladeni anak-anak lainnya yang meminta perhatian khusus dari Anda. Dengan kondisi di atas, akan sulit bagi Anda untuk memastikan bah hati Anda mendapat perhatian penuh yang ia butuhkan guna memastikan ia telah mendapat cukup asupan kalori.

Pada beberapa kasus langka, kegagalan untuk menaikkan berat badan anak dapat diakibatkan oleh gangguan paru-paru, seperti cystic fibrosis; masalah sistem syaraf, seperti celebral palsy; masalah pada kromosom anak, sperti Down syndrome; atau penyakit metabolisme atau endocrine, seperti defisiensi hormon pertumbuhan. Hubungi dokter segera untuk penanganan dini jika salah satu dari kondisi di atas adalah penyebab kurangnya berat badan anak Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Panduan Memenuhi Kebutuhan Gizi Balita Usia 1-5 Tahun

    Memenuhi kebutuhan gizi balita sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Berikut panduan gizi seimbang pada balita yang bisa Anda praktikkan.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Parenting, Nutrisi Anak 20/03/2020 . Waktu baca 11 menit

    Masalah Gizi pada Balita yang perlu Diperhatikan Orangtua

    Memenuhi gizi balita sangat penting untuk perkembangannya, tapi tidak selalu mulus. Ada beberapa masalah gizi pada balita yang dihadapi. Ini penjelasannya.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Parenting, Nutrisi Anak 27/02/2020 . Waktu baca 9 menit

    Tips Menyusui yang Baik Sesuai Bentuk Puting Ibu

    Tidak semua ibu menyusui dengan mudah. Pada beberapa ibu, ada yang bermasalah dengan putingnya dan membuat menyusui terasa sulit.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Bayi, Parenting, Menyusui 23/02/2020 . Waktu baca 4 menit

    Ini Cara Menyusui Bayi Prematur Agar Pertumbuhannya Optimal

    Bayi prematur membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak dari bayi yang lahir secara normal. Sebaiknya Anda mengikuti cara menyusui bayi prematur ini!

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Bayi, Parenting, Menyusui 06/01/2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    ibu menyusui positif coronavirus

    Panduan Aman untuk Ibu Menyusui yang Positif COVID-19

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 21/04/2020 . Waktu baca 6 menit
    berat badan bayi ideal

    Berat Badan Bayi Ideal Usia 0-12 Bulan

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 02/04/2020 . Waktu baca 14 menit
    masalah gizi pada bayi

    5 Masalah Gizi yang Mungkin Terjadi pada Bayi Serta Cara Penanganannya

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 01/04/2020 . Waktu baca 12 menit
    status gizi bayi

    Penilaian Status Gizi Bayi: Indikator, Cara Mengukur, dan Rentang Normalnya

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 31/03/2020 . Waktu baca 14 menit