Diprophylline obat apa?

Oleh

Nama Generik: Diprophylline Merek: Diprophylline adalah.

Penggunaan

Untuk apa diprophylline?

Diprophylline adalah obat yang digunakan untuk mengobati gangguan saluran napas. 

Cara Pakai

Bagaimana cara menggunakan Diprophylline?

Diprophylline adalah obat yang  harus dikonsumsi pada waktu perut kosong. Gunakan 1 jam sebelum atau 1 jam setelah makan.

Bagaimana cara menyimpan Diprophylline?

Diprophylline adalah obat yang baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis diprophylline untuk orang dewasa?

Diprophylline adalah obat bisa digunakan oral untuk gangguan berikut:

Gangguan saluran napas yang dapat disembuhkan

Dewasa: 15 mg / kg setiap 6 jam.

Untuk gangguan ginjal, gunakan dengan hati-hati.

Bagaimana dosis Diprophylline untuk anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah Diprophylline tersedia?

Diprophylline adalah obat yang tersedia dalam bentuk tablet oral.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena diprophylline?

Diprophylline adalah obat yang dapat menyebabkan efek samping. Efek samping yang umum termasuk pusing, jantung berdebar, mual, muntah, sakit kepala, insomnia, diare, mudah marah, gelisah, dan tremor otot.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping, silakan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan diprophylline?

Sebelum menggunakan Diprophylline, ketahui hal-hal berikut:

  • beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap Diprophylline atau obat lain.
  • beri tahu dokter dan apoteker apa resep obat yang Anda gunakan, terutama allopurinol (Zyloprim), azitromisin (Zithromax), carbamazepine (Tegretol), cimetidine (Tagamet), ciprofloxacin (Cipro), klaritromisin (Biaxin), diuretik ( ‘pil air’), eritromisin, lithium (Eskalith, Lithobid), kontrasepsi oral, fenitoin (Dilantin), prednison (Deltasone), propranolol (Inderal), rifampin (Rifadin), tetracycline (Sumycin), dan obat lain untuk infeksi atau penyakit jantung.
  • beri tahu dokter dan apoteker apa obat nonresep dan vitamin yang Anda gunakan, termasuk efedrin, epinefrin, phenylephrine, fenilpropanolamin, atau pseudoefedrin. Banyak produk nonp-resep yang  mengandung obat ini (misalnya, pil diet dan obat-obatan untuk pilek dan asma), baca label dengan hati-hati. Jangan mengonsumsi obat-obat ini tanpa berdiskusi dengan dokter Anda; obat tersebut dapat meningkatkan efek samping dari Diprophylline.
  • beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki atau pernah memiliki kejang, borok, penyakit jantung, kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif, tekanan darah tinggi, atau penyakit hati atau jika Anda memiliki riwayat penyalahgunaan alkohol.
  • beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan Diprophylline, hubungi dokter Anda.
  • beri tahu dokter Anda jika Anda menggunakan produk tembakau. Merokok dapat menurunkan efektivitas Diprophylline.
  • Apakah Diprophylline aman untuk ibu hamil atau menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut BPOM di Amerika.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut BPOM di Amerika:

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Dyprophylline didistribusikan ke dalam ASI dan terakumulasi untuk konsentrasi sekitar dua kali lipat dalam plasma. Namun, diprophylline dianggap dapat dikonsumsi saat menyusui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan diprophylline?

Meskipun obat-obat tertentu tidak boleh digunakan bersama-sama sekali, dalam kasus lain dua obat yang berbeda dapat digunakan bersama-sama bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin ingin mengubah dosis, atau tindakan pencegahan lainnya mungkin diperlukan. Ketika Anda menggunakan obat ini, adalah sangat penting bahwa ahli kesehatan profesional Anda tahu jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan yang tercantum di bawah. Interaksi berikut ini dipilih atas dasar signifikansi potensi mereka dan bukan berarti berlaku untuk semua

Mengonsumsi obat ini dengan obat-obatan berikut tidak direkomendasikan. Dokter Anda mungkin tak akan meresepkan obat ini kepada Anda atau akan mengganti beberapa obat yang sudah Anda konsumsi.

  • Amifampridine
  • Riociguat

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Acrivastine
  • Adenosine
  • Bupropion
  • Ceritinib
  • Cimetidine
  • Ciprofloxacin
  • Cobicistat
  • Deferasirox
  • Desogestrel
  • Dienogest
  • Dihydroartemisinin
  • Drospirenone
  • Enoxacin
  • Erythromycin
  • Estradiol Cypionate
  • Estradiol Valerate
  • Ethinyl Estradiol
  • Ethynodiol Diacetate
  • Etintidine
  • Etonogestrel
  • Fluconazole
  • Fluvoxamine
  • Fosphenytoin
  • Halothane
  • Idelalisib
  • Idrocilamide
  • Imipenem
  • Levofloxacin
  • Levonorgestrel
  • Medroxyprogesterone Acetate
  • Mestranol
  • Mexiletine
  • Nilotinib
  • Norelgestromin
  • Norethindrone
  • Norgestimate
  • Norgestrel
  • Pefloxacin
  • Peginterferon Alfa-2a
  • Phenytoin
  • Pixantrone
  • Regadenoson
  • Rofecoxib
  • Siltuximab
  • Thiabendazole
  • Troleandomycin
  • Vemurafenib

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Adinazolam
  • Alprazolam
  • Aminoglutethimide
  • Amiodarone
  • Azithromycin
  • Bromazepam
  • Brotizolam
  • Cannabis
  • Carbamazepine
  • Chlordiazepoxide
  • Clobazam
  • Clonazepam
  • Clorazepate
  • Diazepam
  • Disulfiram
  • Estazolam
  • Febuxostat
  • Flunitrazepam
  • Flurazepam
  • Halazepam
  • Interferon Alfa-2a
  • Ipriflavone
  • Isoproterenol
  • Ketazolam
  • Lorazepam
  • Lormetazepam
  • Medazepam
  • Methotrexate
  • Midazolam
  • Nilutamide
  • Nitrazepam
  • Oxazepam
  • Pancuronium
  • Pentoxifylline
  • Phenobarbital
  • Piperine
  • Prazepam
  • Propafenone
  • Quazepam
  • Rifampin
  • Rifapentine
  • Riluzole
  • Ritonavir
  • Secobarbital
  • St John’s Wort
  • Tacrine
  • Tacrolimus
  • Telithromycin
  • Temazepam
  • Ticlopidine
  • Triazolam
  • Viloxazine
  • Zafirlukas

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan diprophylline?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Menggunakan obat ini dengan salah satu dari berikut biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin tidak dapat dihindari dalam beberapa kasus. Jika digunakan bersama-sama, dokter Anda dapat mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan obat ini, atau memberikan instruksi khusus tentang penggunaan makanan, alkohol, atau tembakau.

  • Tembakau

Menggunakan obat ini dengan salah satu dari berikut dapat menyebabkan peningkatan risiko efek samping tertentu, tetapi mungkin tidak dapat dihindari dalam beberapa kasus. Jika digunakan bersama-sama, dokter Anda dapat mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan obat ini, atau memberikan instruksi khusus tentang penggunaan makanan, alkohol, atau tembakau.

  • kafein
  • makanan

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan diprophylline?

Kehadiran masalah medis lainnya dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter Anda jika Anda memiliki masalah medis lainnya, terutama:

  • gagal jantung kongestif
  • cor pulmonale (kondisi jantung)
  • demam dari 38 derajat Celcius atau lebih tinggi selama 24 jam atau lebih
  • hypothyroidism (tiroid kurang aktif)
  • infeksi berat (misalnya, sepsis)
  • penyakit ginjal pada bayi lebih muda dari usia 3 bulan atau
  • penyakit  hati (misalnya, sirosis, hepatitis)
  • edema paru (kondisi paru-paru)
  • syok (kondisi serius dengan aliran darah yang sangat sedikit dalam tubuh) – gunakan dengan hati-hati. Efek dapat meningkat karena penghapusan obat dari tubuh lebih lambat.
  • masalah  irama jantung (misalnya, aritmia)
  • kejang
  • perut ulkus – gunakan dengan hati-hati. Mungkin membuat kondisi lebih buruk.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Oktober 12, 2018 | Terakhir Diedit: Oktober 12, 2018

Yang juga perlu Anda baca