home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Myasthenia Gravis (MG)

Definisi myasthenia gravis|Tanda & gejala myasthenia gravis|Penyebab myasthenia gravis |Faktor risiko myasthenia gravis |Diagnosis & pengobatan myasthenia gravis |Pengobatan di rumah myasthenia gravis
Myasthenia Gravis (MG)

Definisi myasthenia gravis

Apa itu Myasthenia Gravis?

Myasthenia Gravis atau Miastenia Gravis (MG) adalah sebuah penyakit auto imun yang menyebabkan gangguan neuromuskuler, yaitu kondisi yang mengganggu sistem otot dan saraf.

Kondisi ini menyebabkan otot-otot pada area mata, wajah, tenggorokan, lengan, dan kaki melemah dan mudah lelah. Kelemahan terburuk biasanya terjadi tiga tahun pertama, lalu akan terus bertambah perlahan seiring waktu.

Selain itu, myasthenia gravis termasuk kondisi yang tidak dapat sembuh. Akan tetapi, perawatan dapat membantu meringankan tanda dan gejala, seperti kelemahan otot lengan dan kaki, penglihatan ganda, dan kesulitan berbicara, mengunyah, menelan, hingga bernapas.

Seberapa umumkah myasthenia gravis?

Setiap orang bisa saja mengalami kondisi ini. Namun, umumnya, kondisi ini paling banyak menyerang wanita sebelum berusia 40 tahun dan pria setelah 50 tahun.

Untuk menghindari penyakit ini, Anda bisa meminimalkan risiko dengan mengurangi beberapa faktor penyebab yang mungkin Anda miliki. Silakan untuk mendiskusikannya dengan dokter untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Tanda & gejala myasthenia gravis

Apa saja tanda-tanda dan gejala Myasthenia Gravis?

Gejala paling utama dari kondisi ini adalah kelemahan pada otot rangka voluntary, yaitu otot yang berada di bawah kendali Anda. Kegagalan otot untuk berkontraksi secara normal terjadi karena otot-otot tersebut tidak dapat memberikan respons terhadap impuls saraf.

Hal ini menyebabkan komunikasi antar saraf dan otot tersumbat, sehingga menghasilkan kelemahan otot. Otot lemah yang berhubungan dengan myasthenia gravis dapat memburuk dengan aktivitas tertentu dan membaik dengan istirahat.

Gejala myasthenia gravis adalah:

  • Kesulitan bernapas karena kelemahan otot-otot dinding dada.
  • Tidak bisa mengunyah atau menelan, menyebabkan sering tersedak.
  • Kesulitan naik tangga, mengangkat barang, atau bangun dari tempat duduk.
  • Sulit berbicara.
  • Kepala terkulai.
  • Wajah lumpuh atau otot wajah lemah.
  • Kelelahan.
  • Suara serak atau perubahan suara.
  • Penglihatan ganda.
  • Kesulitan menjaga tatapan.
  • Kelopak mata terkulai.

Mungkin ada beberapa tanda atau gejala yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang gejala, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan sebaiknya ke dokter?

Anda sebaiknya menghubungi dokter jika Anda sesak napas atau gejala Anda memburuk. Pasalnya, tubuh setiap orang menunjukkan reaksi yang berbeda.

Oleh sebab itu, berdiskusi dengan dokter adalah solusi terbaik untuk mengetahui situasi kesehatan Anda.

Penyebab myasthenia gravis

Apa penyebab myasthenia ravis?

Tidak ada kondisi yang menjadi penyebab pasti dari kondisi ini. Namun, para ahli menduga kondisi ini berkaitan dengan gangguan antibodi dan kelenjar timus.

Selain itu, faktor genetik juga bisa menjadi penyebab dari kondisi ini. Nah, berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan penyakit ini.

1. Antibodi

Saraf dan otot berkomunikasi dengan melepaskan bahan kimia (neurotransmitter) dengan tepat ke situs reseptor pada sel-sel otot persimpangan antara saraf dan otot.

Nah, menurut Mayo Clinic, pada seseorang yang mengalami Myasthenia Gravis, sistem kekebalan tubuh menghasilkan antibodi yang justru menghalangi atau menghancurkan situs reseptor otot.

Dengan lebih sedikit tempat reseptor yang tersedia, otot menerima lebih sedikit sinyal saraf, dan hal tersebut mengakibatkan kelemahan pada otot.

Selain itu, antibodi juga memblokir fungsi protein yang disebut dengan reseptor tirosin kinase spesifik otot. Protein ini terlibat dalam membentuk persimpangan antara saraf dan otot. Antibodi yang menghambat protein ini bisa jadi salah satu penyebab Anda mengalami myasthenia gravis.

2. Kelenjar timus

Kelenjar timus adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh Anda yang terletak pada dada bagian atas, bagian bawah tulang dada.

Para ahli mempercayai bahwa kelenjar timus memicu atau mempertahankan produksi antibodi yang memblokir asetilkolin.

Kelenjar ini besar pada saat Anda masih bayi, tapi mengecil ketika Anda dewasa. Namun, beberapa orang dewasa yang mengalami MG memiliki kelenjar timus berukuran sangat besar.

Tak hanya itu, beberapa orang dengan Myasthenia Gravis juga memiliki tumor kelenjar timus (timoma). Biasanya, timoma tidak bersifat kanker (ganas), tetapi dapat menjadi kanker timus.

3. Penyebab lain

Tidak semua orang yang mengalami kondisi ini disebabkan oleh antibodi, seperti penderita Myasthenia Gravis antibodi-negatif.

Nah, antibodi terhadap protein lain, yang disebut protein terkait lipoprotein 4, dapat berperan dalam kondisi ini.

Dalam kasus langka, seorang ibu dengan MG memiliki anak yang dilahirkan dengan kondisi yang sama. Jika segera mendapatkan penanganan yang sesuai, anak-anak umumnya pulih dalam dua bulan setelah kelahiran.

Faktor risiko myasthenia gravis

Apa yang meningkatkan risiko myasthenia gravis?

Faktor-faktor tertentu mungkin meningkatkan risiko Anda mengalami kondisi ini, seperti berikut:

  • Kelenjar timus yang tidak mengecil seperti pada normalnya orang dewasa.
  • Penyakit menular.
  • Pengobatan penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
  • Ayah atau ibu dengan kondisi ini.

Tidak memiliki faktor risiko bukan berarti Anda tidak bisa terkena penyakit ini. Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda untuk lebih jelasnya.

Diagnosis & pengobatan myasthenia gravis

Informasi yang diberikan bukan pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan dengan dokter Anda.

Apa tes yang umum dilakukan untuk myasthenia gravis?

Para dokter akan membuat diagnosis dari pemeriksaan fisik lengkap, dengan tes paru-paru, refleks, dan kelemahan otot.

Selain itu dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk melakukan pemeriksaan elektromiografi (EMG), uji tensilon, tes darah, dan CT scan.

Apa saja pilihan pengobatan untuk myasthenia gravis?

Tidak ada obat untuk mengatasi myasthenia gravis. Biasanya, dokter akan menyarankan pengobatan untuk mengurangi gejala dari kondisi ini.

Bahkan, ada pula obat-obatan yang dapat membantu Anda meredakan gejala, seperti pyridostigmine, neostigmin, prednisone, azathioprine, cyclosporine, atau mycophenolate mofetil.

Jika MG menyebabkan kesulitan bernapas, Anda mungkin perlu perawatan di rumah sakit, kemungkinan memerlukan bantuan pernapasan dengan ventilator.

Gejala lainnya adalah plasmapheresis dan immunoglobulin infus. Dalam plasmapheresis, bagian yang bening dari darah (plasma) dan berisi antibodi akan dienyahkan, diganti dengan plasma yang didonorkan dan bebas dari antibodi atau dengan cairan lainnya. Dalam imunoglobulin infus, sejumlah besar antibodi diberikan langsung ke dalam aliran darah.

Jika muncul tumor timus (yang menyebabkan oleh myasthenia gravis), dokter dapat melakukan operasi untuk mengangkat timus (thymectomy). Jika Anda memiliki masalah mata, dokter mungkin menyarankan kacamata prisma untuk meningkatkan visi.

Anda juga bisa menjalani prosedur operasi untuk mengobati otot mata. Selain itu, terapi fisik dapat membantu mempertahankan kekuatan otot Anda. Hal ini sangat penting, jika yang terserang adalah otot yang mendukung pernapasan.

Pengobatan di rumah myasthenia gravis

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan di rumah yang membantu mengatasi kondisi ini?

Gaya hidup dan pengobatan di rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi Myasthenia Gravis adalah:

  • Check-up tepat waktu untuk melacak kemajuan penyakit dan kondisi kesehatan Anda.
  • Ikuti instruksi dokter.
  • Coba temukan keseimbangan antara istirahat dan aktivitas fisik untuk mencegah otot lemah.
  • Lakukan terapi fisik untuk menjaga otot kuat.
  • Untuk penglihatan ganda dan kondisi penglihatan kabur, Anda harus mengunjungi dokter mata, dan tidak mengemudi atau mengoperasikan mesin berat.
  • Jika Anda memiliki kesulitan menelan, coba makanan dengan tekstur yang bervariasi dan temukan satu yang paling cocok untuk Anda.
  • Hindari stres.
  • Tidak merokok dan hindari debu.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui solusi terbaik bagi Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Myasthenia gravis – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 22 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/myasthenia-gravis/symptoms-causes/syc-20352036

Myasthenia Gravis Fact Sheet | National Institute of Neurological Disorders and Stroke. (2020). Retrieved 22 June 2021, from https://www.ninds.nih.gov/disorders/patient-caregiver-education/fact-sheets/myasthenia-gravis-fact-sheet

Myasthenia Gravis Foundation of America (MGFA) . (2020). Retrieved 22 June 2021, from https://myasthenia.org/

Myasthenia Gravis. Retrieved 22 June 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/myasthenia-gravis/

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 07/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri