home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Supaya Tak Bosan, Coba 3 Kreasi Olahan Tahu yang Lezat dan Mudah Ini

Supaya Tak Bosan, Coba 3 Kreasi Olahan Tahu yang Lezat dan Mudah Ini

Tahu yang biasa Anda temukan di gerobak gorengan, ternyata bisa diubah menjadi salah satu makanan sehat dan enak. Banyak orang yang menggemarinya membuat makanan yang terbuat dari kacang kedelai ini kaya akan resep sehat. Nah, tanpa basa-basi lagi mari kita lihat apa saja resep masakan sehat berbahan tahu.

Sebelum Anda membuat masakan tahu yang sehat nan enak, perhatikan cara mengolahnya sebelum dimasak.

Tips mengolah tahu

Jenis kepadatan tahu ternyata ada banyak. Mulai dari keras, lembut, hingga halus seperti sutera tersedia di berbagai toko. Sebenarnya, hal tersebut sesuai dengan selera Anda saja.

  • Tahu yang cukup keras biasanya lebih padat ketimbang tahu sutera. Nah, tahu yang lebih padat biasanya cocok untuk dipanggang atau digoreng karena bentuknya tidak akan berubah.
  • Tahu yang lebih lembut cocok untuk sup atau kaserol.
  • Tahu sutera biasanya dimasak sebagai pudding dan saus. Bisa juga ditambahkan ke dalam smoothies Anda untuk tambahan protein.

Nah, setelah Anda mengetahui tips mengolah tahu yang baik dan benar. Sekarang adalah waktunya untuk resep makanan enak dan sehat berbahan tahu.

Resep masakan tahu yang sehat dan lezat

Ternyata, rasa tawar yang dihasilkan oleh tahu bisa dicampur dengan beberapa saus yang tentunya bisa Anda buat sendiri di rumah. Ini dia resep masakan tahu yang lezat dan menyehatkan.

1. Resep masakan tahu saus teriyaki

Campuran tahu goreng dan saus teriyaki memberikan kemudahan dan tentunya kesehatan yang lebih baik karena memasaknya di rumah.

Bahan-bahan

  • 1 bungkus tahu (sekitar 396g), keringkan dan bilas dengan air bersih.
  • 2 sdm minyak kanola atau biji anggur
  • 2 sdm kecap manis
  • 2 sdm gula merah
  • 2 sdt rice vinegar (hasil fermentasi beras)
  • ½ bawang merah yang sudah dicincang
  • Ketumbar yang sudah dicincang untuk hiasan

Cara membuat:

  1. Keringkan tahu dengan serbet kertas untuk menghilangkan air. Kemudian, potong sesuai selera.
  2. Panaskan wajan. Kemudian, tambahkan minyak tunggu hingga panas.
  3. Setelah minyak sudah panas, masukkan tahu dan goreng setiap sisinya selama 2-3 menit. Setidaknya sampai berwarna keemasan dan garing.
  4. Kecilkan api kompor dan tambahkan kecap manis, gula merah, dan cuka ke dalam wajan. Aduk bersama dengan bawang merah. Masak selama 30 detik dan matikan api kompor.
  5. Hias dengan ketumbar dan hidangkan hangat-hangat.

2. Resep masakan sup tahu korea

Sup tahu asal Korea ini ternyata memiliki karbohidrat yang rendah. Campuran bahan-bahan seperti cabai, bawang putih, lada merah mengubah makanan ini menjadi sup yang kaya akan protein. Biasanya, sup ini cocok untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan karena kandungan kalori pada makanan ini cukup rendah.

Bahan-bahan

  • 4 buah tahu putih ukuran sedang
  • 1 buah wortel, potong sesuai selera
  • Kubis yang sudah dibagi dua
  • 1 sdt minyak zaitun

Bahan untuk bumbunya

  • 4 buah cabai merah
  • 4 buah cabai keriting
  • 5 buah cabai rawit
  • 4 siung bawang merah
  • 1 siung bawang putih

Bumbu penyedap

  • 1 sdm garam
  • 1 sdm kaldu jamur

Cara membuat

  1. Pertama-tama, cukup haluskan bumbu dan tumis dengan minyak zaitun.
  2. Apabila tumisan sudah harum dan matang, masukkan kol dan wortel yang sudah dipotong kecil-kecil. Tumis sampai keduanya layu.
  3. Masukkan air secukupnya, tidak lupa dengan tahu dan daun jeruk yang berguna untuk menambah wangi masakan.
  4. Aduk hingga mendidih.
  5. Cicipi terlebih dahulu untuk mengetahui apakah rasanya sudah cocok dengan lidah Anda atau belum.

Nah, mudah bukan? Biasanya, sup tahu ini memang berwarna merah karena bumbu cabai yang ditumis tadi, tetapi cocok untuk disantap ketika sedang menunggu hujan.

3. Resep masakan tahu saus kari hijau

Selain pengganti protein, ternyata mencampurkan tahu dengan kari juga menjadi alternatif lain untuk lebih sehat, lho.

Bahan-bahan

  • 1 siung bawang bombay yang sudah dicincang
  • ¼ garam
  • ¼ sdt minyak zaitun
  • 5 sdt saus kari hijau
  • 2 siung bawang putih
  • ¼ sdt jinten
  • 3 buah kol
  • 3 cangkir santan ringan
  • 2 buah bayam muda yang, cincang terlebih dahulu.
  • 2 buah tahu yang sudah dipanggang
  • ¼ cangkir daun mint atau ketumbar yang sudah dicincang.
  • Potongan jeruk nipis
  • Potongan timun

Cara membuat:

  1. Tumis bawang bombay dengan garam di wajan yang sudah diolesi minyak zaitun panas.
  2. Aduk selama 3 menit dengan api sedang
  3. Masukkan saus kari hijau, bawang putih yang sudah dicincang, dan jinten. Masak dan aduk selama 1 menit
  4. Didihkan dan masukkan kembang kol dan santan, tunggu hingga 10 menit.
  5. Setelah mendidih, masukkan bayam muda dan aduk selama 2 menit.
  6. Kemudian, masukkan tahu yang sudah dibakar.
  7. Tuangkan ke dalam mangkok dan hidangkan bersama potongan timun dan jeruk nipis.

Nah, bagaimana? Mudah bukan mengubah rasa tahu yang tawar menjadi sesuatu yang lezat nan menyehatkan. Silahkan ikuti ketiga resep masakan tahu di atas untuk hidup yang lebih sehat.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Everything You Need to Know About Tofu https://www.medicalnewstoday.com/articles/278340.php accessed April 30, 2019.

Korean Tofu Soup Nutrition https://www.livestrong.com/article/446536-korean-tofu-soup-nutrition/ accessed April 30, 2019.

Teriyaki Tofu https://www.foodandwine.com/recipes/teriyaki-tofu accessed April 30, 2019.

Sup Tahu Korea Simple (Diet) https://cookpad.com/id/resep/8326042-sup-tahu-korea-simple-ala-ala-diet?via=search&search_term=tahu%20diet accessed April 30, 2019.

Simple Tofu Green Curry Recipe https://www.goodhousekeeping.com/food-recipes/healthy/a47224/simple-tofu-green-curry-recipe/ accessed April 30, 2019.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 06/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita