Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

5 Manfaat Susu Kuda Liar yang Lebih Unggul dari Susu Sapi

5 Manfaat Susu Kuda Liar yang Lebih Unggul dari Susu Sapi

Selain susu sapi atau susu kambing, ada juga jenis susu yang bisa dikonsumsi manusia dari hewan, yakni susu kuda liar. Memangnya susu kuda liar cukup bergizi? Ketahui kandungannya sekaligus manfaat yang bisa Anda dapatkan jika mengonsumsi susu kuda liar.

Kandungan zat gizi susu kuda liar

Meskipun kurang populer, nyatanya susu kuda sudah dikonsumsi oleh banyak orang dari segala penjuru dunia sejak ribuan tahun yang lalu.

Bahkan pada abad ke 19 susu kuda sudah mulai dikonsumsi sebagai pengganti susu sapi.

Untuk masyarakat Timur Indonesia, mengonsumsi jenis usus ini bukan hal yang baru. Biasanya, susu diperah dari kuda-kuda liar di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Banyak yang tertarik mengonsumsi susu kuda liar karena kandungan zat gizi yang dipercaya memberikan manfaat bagi tubuh.

Berikut ini berbagai kandungan zat gizi dari susu kuda liar mentah per 100 gram, dikutip dari situs Panganku yang dikelola oleh Kemenkes RI.

  • Air: 91 gram (g).
  • Energi: 40 kal.
  • Protein: 2 g.
  • Lemak: 1,1 g.
  • Karbohidrat: 5,4 g.
  • Kalium: 37,4 miligram (mg).
  • Beta-karoten: 1 mikrogram (mcg).
  • Vitamin B2: 0,2 0 mg.
  • Vitamin B3: 0.2 mg.

Manfaat susu kuda liar bagi kesehatan

susu rendah lemak untuk penderita darah tinggi

Berbeda dengan susu sapi yang harus melewati proses pemanasan dengan suhu tertentu atau pasteurisasi, susu kuda liar dapat bertahan tanpa diolah.

Ini karena susu kuda liar memiliki antimikroba alami yang bisa membuatnya bertahan 5 – 6 bulan pada suhu ruang.

Hal yang membuat susu ini dapat bertahan lama adalah proses fermentasi alami dan zat antimikroba yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Proses fermentasi alami terjadi setelah susu kuda tersimpan 2 x 24 jam. Rasa susu akan berubah asam, sama seperti yoghurt.

Jika ingin menunda fermentasinya, susu dapat disimpan di dalam kulkas.

Beda dengan susu yang sudah difermentasi, susu kuda liar segar yang baru diperah memiliki sedikit rasa manis, hangat, dan tidak asam.

Selain keunikan dari proses fermentasinya dan rasanya yang enak, susu kuda liat banyak digemari karena memberikan berbagai manfaat seperti berikut ini.

1. Kandungan gizinya sama dengan ASI

Susu kuda liar adalah susu hewan yang memiliki nilai gizi lebih tinggi dari susu sapi, dan paling mirip dengan ASI manusia, menurut studi pada jurnal Food Science and Technology.

ASI diketahui mengandung sederet vitamin dan mineral penting bagi tubuh bayi, mulai dari protein, asam lemak omega-3 dan omega-6, vitamin A, vitamin C, vitamin D, vitamin E, dan nutrisi penting lainnya.

Bahkan banyak rumah sakit bersalin di Perancis yang menggunakan susu kuda sebagai pengganti ASI untuk meningkatkan kekuatan dan kekebalan bagi bayi baru lahir, terutama yang lahir prematur.

Namun, manfaat susu kuda sebagai pengganti ASI ini mulai mengalami pengurangan setelah perang dunia kedua selesai.

2. Cocok untuk pengidap alergi susu sapi atau intoleransi laktosa

Susu kuda liar mengandung protein kasein yang lebih sedikit dibanding dengan susu sapi.

Kandungan kasein yang lebih sedikit ini membuat susu kuda liar mudah dicerna dibanding dengan susu sapi.

Inilah yang menjadi alasan kenapa susu kuda liar bisa dikonsumsi untuk anak-anak dan orang dewasa yang memiliki intoleransi laktosa maupun yang alergi susu sapi.

Kualitas protein susu kuda liar juga lebih baik dibandingkan dengan susu sapi karena susu kuda liar memiliki jenis asam amino yang lebih lengkap dibandingkan susu sapi.

Penting Anda Ketahui

Meskipun susu kuda liar berpotensi aman dikonsumsi bagi pengidap alergi susu atau intoleransi laktosa, konsultasi dengan dokter tetap diperlukan. Ini tentunya untuk menghindari reaksi yang tidak diinginkan.

3. Melancarkan pencernaan

Susu kuda liar telah lama dipercaya memberikan manfaat untuk sistem pencernaan karena kandung enzim tertentu.

Kandungan lisozim dan laktoferin pada susu kuda liar yang bisa membatasi dan menahan pertumbuhan bakteri yang tidak diinginkan di usus.

Perlu diketahui, lisozim adalah enzim yang bertindak sebagai agen antimikroba. Laktoferin adalah zat yang memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan antiperadangan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Nah, kandungan tersebutlah yang membuat susu kuda liar bisa bertindak sebagai probiotik karena dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik, seperti Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus salivarius.

4. Membantu mengendalikan berat badan

Diketahui dalam tiap 100 gram susu kuda liar menghasilkan 44 kalori yang lebih sedikit ketimbang susu sapi yang sebesar 64 kalori.

Hal ini membuat orang yang sering minum susu kuda tidak cepat gemuk.

Selain itu, kandungan lemak tak jenuh tunggal yang dikandungnya berkontribusi untuk mengurangi kolesterol jahat yang ada di dalam tubuh sehingga baik untuk mengontrol kadar kolesterol.

5. Perawatan kecantikan

Sama seperti susu kambing, salah satu manfaat susu kuda liar adalah untuk perawatan kulit.

Hal ini dikarenakan susu kuda liar memiliki khasiat sebagai pelembap alami yang bisa membantu meregenerasi kulit dan memperlambat penuaan dini.

Manfaat tersebut tak lain berasal dari kandungan laktoferrin pada susu kuda liar.

Tidak hanya itu, susu kuda juga bermanfaat untuk merawat dan mencegah kulit berjerawat karena komponen antibakteri yang terkandung di dalamnya.

Beberapa penelitian juga mengungkapkan jika konsumsi susu kuda liar mampu membantu penyembuhan beberapa masalah kulit seperti eksim, psoriasis, atau neurodermatitis.

Sangat banyak bukan manfaat susu kuda liar? Cobalah konsumsi susu ini secara rutin untuk memperoleh khasiatnya.

Jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu dan ingin memasukkan susu kuda liar dalam menu sehari-hari, konsultasikan lebih lanjut ke dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Fotschki, J., Szyc, A. M., Laparra, J. M., Markiewicz, L. H., & Wróblewska, B. (2016). Immune-modulating properties of horse milk administered to mice sensitized to cow milk. Journal of Dairy Science, 99(12), 9395–9404. https://doi.org/10.3168/jds.2016-11499

Musaev, A., Sadykova, S., Anambayeva, A., Saizhanova, M., Balkanay, G., & Kolbaev, M. (2021). Mare’s Milk: Composition, Properties, and Application in MedicineArchives of Razi Institute76(4), 1125–1135. https://doi.org/10.22092/ari.2021.355834.1725

Data Komposisi Pangan Indonesia – beranda. (n.d.). Retrieved April 26, 2022, from https://www.panganku.org/id-ID/view (keyword: susu kuda, segar).

Negara, D. J. K. (n.d.). Liar Kudanya, Mantap Susunya. Retrieved April 27, 2022, from https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kanwil-balinusra/baca-berita/25692/Liar-kudanya-Mantap-susunya.html

BARRETO, Í. M., RANGEL, A. H., URBANO, S. A., BEZERRA, J. da, & OLIVEIRA, C. A. (2019). Equine milk and its potential use in the human diet. Food Science and Technology, 39(suppl 1), 1–7. https://doi.org/10.1590/fst.11218

Boquien, C.-Y. (2018). Human milk: An ideal food for nutrition of preterm newborn. Frontiers in Pediatrics, 6. https://doi.org/10.3389/fped.2018.00295

Foekel C, Schubert R, Kaatz M, Schmidt I, Bauer A, Hipler UC, Vogelsang H, Rabe K, Jahreis G. Dietetic effects of oral intervention with mare’s milk on the Severity Scoring of Atopic Dermatitis, on faecal microbiota and on immunological parameters in patients with atopic dermatitis. Int J Food Sci Nutr. 2009;60 Suppl 7:41-52. doi: 10.1080/09637480802249082. Epub 2009 May 21. PMID: 19462320.
Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui May 19
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro