4 Jenis Makanan yang Mengandung Polifenol, Senyawa Penting Bagi Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Polifenol merupakan salah satu senyawa penting untuk kesehatan. Kandungan poilfenol ini banyak terdapat dalam berbagai macam sumber makanan. Polifenol berfungsi banyak untuk kesehatan tubuh.

Menurut banyak penelitian, konsumsi makanan tinggi polifenol secara rutin dalam waktu lama dapat melindungi tubuh dari perkembangan kanker, penyakit jantung, diabetes, osteoporosis, dan berbagai macam penyakit saraf. Lalu, apa saja makanan yang mengandung polifenol?

Apa itu polifenol?

Polifenol merupakan senyawa fitokimia yang secara alami terkandung dalam tanaman. Senyawa inilah yang memberikan berbagai warna (pigmen) pada makanan. Tak hanya itu, polifenol juga berfungsi untuk melindungi tanaman dari bahaya.

Tak hanya mampu melindungi tanaman, polifenol yang masuk ke dalam tubuh manusia juga mampu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Itulah mengapa polifenol mampu bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh.

Senyawa ini bisa Anda temukan pada buah, sayuran, dan sereal secara alami. Buah, seperti buah anggur, apel, pir, ceri, dan buah beri mengandung polifenol hingga 200-300 miligram (mg) per 100 gram. Jumlah yang cukup bisa melindungi sel tubuh Anda dari kerusakan. Ini adalah salah satu alasan mengapa banyak makan sayur dan buah itu sangat penting.

Apa saja sumber makanan yang mengandung polifenol?

1. Buah-buahan yang mengandung polifenol

Selain anggur apel dan ceri seperti yang telah disebutkan di atas tadi, Departemen Pertanian Amerika Serikat juga menyarankan Anda untuk mengonsumsi buah jenis berry seperti blueberry, stroberi, dan raspberry sebagai sumber makanan yang mengandung polifenol yang cukup kaya.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition edisi Maret 2008, menemukan bahwa buah-buahan seperti anggur merah, ceri, apel, plum hitam, delima merah, dan aprikot juga baik untuk kesehatan karena mengandung polifenol dan antioksidan yang tinggi.

2. Sayuran yang mengandung polifenol

Semua sayuran umumnya mengandung polifenol atau antioksidan. Namun, jika Anda mencari sumber makanan yang mengandung polifenol tinggi, pilihlah sayuran dengan warna cerah atau pekat, bukan yang pucat.

Beberapa contoh sayuran yang mengandung polifenol adalah bayam, bawang merah, brokoli, asparagus, dan wortel. Mengonsumsi tiga sampai lima porsi sayuran setiap hari sangat dianjurkan untuk mendukung kesehatan fisik yang maksimal.

pedoman diet warna merah jingga hijau

3. Biji-bijian dan kacang-kacangan

Biji-bijian dan kacang-kacangan juga menjadi salah satau sumber makanan yang mengandung polifenol tinggi. Pada kacang-kacangan, kacang kedelai merupakan salah satu jenis kacang yang mengandung polifenol tinggi. Selain itu makanan jenis kacang-kacangan juga mengandung sumber antioksidan yang tinggi. Bebebapa jenis kacang yang banyak kandungan polifenolnya adalah kacang hitam, kacang putih, kacang chestnut, hazelnut, kemiri, kacang almond, dan kacang kenari.

4. Sumber makanan lain yang mengandung polifenol

Beberapa minuman seperti kopi dan teh juga mengandung kandungan polifenol yang cukup banyak. Selain itu, wine atau anggur merah, cokelat, dan margarin juga mengandung antioksidan yang tinggi.

Namun, ada beberapa minuman seperti kopi atau teh yang tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak. Ini karena pada dasarnya kopi dan teh mengandung kafein yang tinggi. Segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik untuk tubuh.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menjaga bakteri baik dalam usus

8 Tips Menjaga Bakteri Baik dalam Usus

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit