home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Sejumlah Manfaat Ikan Makarel untuk Kesehatan Tubuh

Sejumlah Manfaat Ikan Makarel untuk Kesehatan Tubuh

Ikan makarel banyak tersedia dalam bentuk kalengan dan sering menjadi pilihan menu praktis dan mudah. Dengan harga yang cukup terjangkau, Anda sudah bisa mendapatkan kelezatan sekaligus manfaat kesehatan dari ikan makarel. Apa saja?

Perbedaan ikan makarel dan ikan sarden

manfaat ikan makarel

Ikan makarel atau makerel (dengan huruf e) sebenarnya merupakan sebutan untuk sekelompok ikan yang berasal dari famili Scombridae. Ikan ini masih bersaudara dengan ikan tenggiri dan ikan kembung.

Umumnya, ikan makarel hidup di laut lepas, meski ada beberapa yang bisa Anda temukan di perairan teluk. Nah, banyak orang yang mengira bahwa ikan makarel sama dengan ikan sarden. Padahal, keduanya adalah ikan yang berbeda.

Keduanya nampak sama, tetapi ikan sarden berukuran lebih kecil daripada ikan makarel. Dari tampilan luarnya, kulit ikan makarel berwarna gelap berminyak. Sedangkan, permukaan kulit ikan sarden berwarna keperakan dengan tekstur lebih kering.

Selain itu, perbedaannya juga terletak pada daging. Ikan sarden yang masih segar memiliki warna daging yang putih kepucatan, lain dengan daging ikan makerel berwarna merah muda.

Kandungan gizi dalam ikan makarel

Bila ikan sarden dikenal sehat karena kandungan omega-3 yang tinggi serta tingkat merkurinya yang sangat rendah, lantas bagaimana dengan ikan makarel?

Tentunya, ikan makarel juga tak kalah dari ikan sarden dalam soal memberikan manfaat yang menyehatkan. Namun sebelum mengetahui manfaatnya, ketahui dulu berbagai zat gizi yang terkandung dalam 100 gram ikan makarel di bawah ini.

  • Air: 65,73 gram
  • Kalori: 189 kkal
  • Protein: 19,08 gram
  • Lemak: 11,91 gram
  • Kalsium: 16 miligram
  • Zat besi: 1,48 miligram
  • Kalium: 344 miligram
  • Fosfor: 187 miligram
  • Selenium: 41,6 mikrogram
  • Magnesium: 60 miligram
  • Vitamin B12: 7,29 mikrogram
  • Vitamin D: 13,8 mikrogram

Manfaat ikan makarel untuk kesehatan

Di bawah ini sejumlah manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi ikan makarel.

1. Bantu menjaga kesehatan tulang

Seperti jenis ikan berlemak lainnya, makarel dapat menjadi sumber vitamin D yang baik. Tubuh sangat membutuhkan vitamin D untuk berbagai aspek kesehatan, tetapi yang paling utama adalah untuk kesehatan tulang.

Vitamin D bekerja untuk membantu proses penyerapan kalsium dan fosfor dalam tubuh. Seperti yang telah Anda ketahui, kedua mineral tersebut berperan penting dalam pertumbuhan tulang yang lebih kuat.

Tanpa vitamin D, tubuh tidak dapat menyerap kalsium secara efektif. Nantinya, hal ini bisa saja menimbulkan berkurangnya kepadatan tulang yang dapat berujung pada masalah tulang seperti osteoporosis.

2. Bantu menjaga kesehatan jantung

Manfaat selanjutnya, ikan makarel dapat membantu menjaga kesehatan jantung Anda dengan mengurangi tekanan darah tinggi dan mengurangi kadar kolesterol. Hipertensi dan kolesterol merupakan dua faktor utama dari penyakit jantung.

Sebuah penelitian yang terbit dalam jurnal Atherosclerosis menunjukkan bahwa pemberian tiga kaleng makarel setiap hari selama delapan bulan dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan pada 12 peserta yang mengalami penyakit hipertensi.

Sedangkan, pada penelitian lain yang terbit dalam jurnal Nutriens, pemberian suplemen minyak ikan termasuk dari makarel dapat membantu menurunkan kadar trigliserida tanpa meningkatkan jenis kolestrerol lainnya.

3. Berpotensi meringankan gejala depresi

Ikan makarel kaya akan asam lemak omega-3, jenis lemak sehat yang sering dikaitkan dengan sejumlah manfaat yang baik untuk kesehatan. Selain membantu menjaga jantung tetap sehat, omega-3 juga berpotensi untuk bantu mengurangi gejala depresi.

Mekanisme omega-3 dalam meringankan depresi dapat terjadi melalui berbagai cara. Salah satunya, omega-3 dapat mengalir melalui membran sel otak lalu berinteraksi dengan bagian yang bekerja untuk mengendalikan suasana hati.

Selain itu, sifat anti-peradangannya juga bisa mengurangi gejala fisik yang terkait dengan depresi.

4. Bantu menjaga sistem imunitas tubuh

Manfaat ini bisa Anda dapatkan dari kandungan mineral selenium yang ada pada ikan makarel. Selenium merupakan mineral penting yang befungsi untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

Bila dikombinasikan dengan vitamin E, selenium dapat bekerja sebagai antioksidan yang baik. Antioksidan membantu melawan partikel perusak dalam tubuh yang dikenal sebagai radikal bebas.

Ketika jumlahnya terlalu banyak, radikal bebas dapat merusak sel dan DNA tubuh sehingga membuat Anda lebih mudah terserang penyakit. Maka dari itu, tubuh membutuhkan kehadiran antioksidan agar radikal bebas dapat kembali menjadi netral.

5. Bantu menjaga kesehatan fungsi otak

Asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA) merupakan jenis omega-3 yang banyak ditemukan pada ikan makarel.

Keduanya berperan penting dalam pembangunan sel diseluruh tubuh, terutama otak. Karena sifat anti-peradangannya, EPA dan DHA dapat meningkatkan sel-sel otak menjadi lebih sehat sehingga terhindar dari kerusakan.

Beberapa penelitian bahkan telah menunjukkan bahwa konsumsi ikan yang mengandung asam lemak ini dapat meningkatkan fungsi kognitif otak pada penderita penyakit alzheimer yang masih ringan.

Untuk mendapatkan sejumlah manfaat ini, Anda bisa mengonsumsi ikan makarel segar atau kemasan kaleng. Namun ingat, beberapa jenis makarel seperti king mackerel tidak disarankan untuk dikonsumsi karena mengandung merkuri yang tinggi.

Pilihan terbaiknya yaitu mengonsumsi ikan makarel yang berasal dari Atlantik Utara karena memiliki kandungan merkuri yang rendah.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mackerel, raw. (n.d.). FoodData Central – U.S. Department of Agriculture. Retrieved 10 May 2021, from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/1098886/nutrients

3 Healthiest (and Worst) Fish For Your Health. (2020). Cleveland Clinic. Retrieved 10 May 2021, from https://health.clevelandclinic.org/3-fish-you-should-love-and-3-fish-you-should-snub/

Calcium and Vitamin D. (2018). National Osteoporosis Foundation. Retrieved 10 May 2021, from https://www.nof.org/patients/treatment/calciumvitamin-d/

Singer, P., Berger, I., Lück, K., Taube, C., Naumann, E., & Gödicke, W. (1986). Long-term effect of mackerel diet on blood pressure, serum lipids and thromboxane formation in patients with mild essential hypertension. Atherosclerosis, 62(3), 259–265.

Sparkes C, Gibson R, Sinclair A, Else PL, Meyer BJ. Effect of low dose docosahexaenoic acid-rich fish oil on plasma lipids and lipoproteins in pre-menopausal women: A dose⁻response randomized placebo-controlled trial. Nutrients. 2018;10(10). 10.3390/nu10101460

Omega-3 Fatty Acids For Mood Disorders. (2018). Harvard Health Publishing. Retrieved 10 May 2021, from https://www.health.harvard.edu/blog/omega-3-fatty-acids-for-mood-disorders-2018080314414

Selenium. (n.d.). Mount Sinai. Retrieved 10 May 2021, from https://www.mountsinai.org/health-library/supplement/selenium

Mercury in Fish. (2006). Natural Resources Defence Council. Retrieved 10 May 2021, from https://www.nrdc.org/sites/default/files/walletcard.pdf

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Winona Katyusha Diperbarui 5 hari lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x