Kenali 5 Jenis Ikan yang Mengandung Merkuri dan Bahayanya

Kenali 5 Jenis Ikan yang Mengandung Merkuri dan Bahayanya

Merkuri adalah sejenis logam berat yang terbukti berbahaya untuk kesehatan. Selain dari polusi, paparan merkuri bisa didapatkan dari mengonsumsi ikan. Lantas, apa saja jenis ikan yang mengandung merkuri?

Sekilas bahaya konsumsi ikan yang mengandung merkuri

Merkuri yang ada di dalam ikan berbentuk metilmerkuri. Senyawa ini berasal dari endapan dasar laut.

Ikan menyerap metilmerkuri melalui insang saat berenang dan mealui saluran pencernaan saat makan.

Paparan merkuri dosis rendah dalam jangka panjang yang diserap melalui saluran pencernaan dapat menyebabkan gangguan sistem kekebalan tubuh dan gejala kerusakan saraf.

Merkuri juga larut dalam lemak sehingga mudah masuk ke otak sehingga mengganggu fungsinya.

Merkuri yang masuk ke dalam tubuh melalui pembuluh darah juga dapat menyebabkan emboli paru.

Pada wanita hamil, merkuri bisa menembus plasenta dan berdampak buruk pada bayi saat lahir, seperti masalah kemampuan berpikir, keterlambatan pembelajaran bahasa, dan kendala memori.

Daftar ikan yang mengandung merkuri

hiu merupakan ikan yang mengandung merkuri

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan ambang batas aman merkuri pada ikan dan makanan lainnya adalah 1 ppm.

Berikut beberapa jenis ikan yang mengandung tinggi merkuri, bahkan melebihi ambang batas yang ditentukan.

1. Ikan tilefish

Mengutip Food and Drug Administration Amerika Serikat (FDA), ikan yang satu ini mengandung merkuri yang cukup tinggi, yaitu 1,123 ppm.

Tentu, ini melebihi ambang batas yang telah ditentukan Kementerian. Ikan ini memiliki citarasa khas yang manis dan lembut, mirip dengan lobster.

Tilefish memiliki kadar merkuri yang tinggi karena usia hidupnya relatif lebih lama, bahkan bisa mencapai beberapa dekade.

Hal ini membuat merkuri berkumpul lebih banyak daripada jenis ikan lainnya.

2. Swordfish atau todak

Ikan yang memiliki “pedang” di bagian moncongnya ini juga merupakan ikan yang tinggi merkuri.

Memang, kadar merkuri yang terdeteksi pada ikan ini masih di bawah ambang batas, yakni 0,995 ppm. Namun, tetap saja ini tinggi merkuri.

Sama seperti ikan tilefish, ikan todak ini memiliki umur yang lebih panjang sehingga merkuri bisa menumpuk dalam waktu yang lama.

Selain itu, ikan todak termasuk ikan predator atau ikan yang memakan ikan lainnya.

Hal ini membuat ikan todak berada pada puncak rantai makanan dan bisa mengonsumsi ikan tinggi merkuri lainnya.

3. Hiu

Sirip hiu banyak diburu karena diklaim memiliki manfaat untuk kesehatan. Sayangnya, berbagai studi mengatakan sebaliknya.

Ikan ini juga relatif tinggi merkuri, yakni sekitar 0,979 ppm.

Sama seperti todak, hiu merupakan predator yang bisa mengonsumsi ikan atau organisme lain yang menyimpan merkuri.

Tak heran bila hiu merupakan salah satu ikan yang mengandung merkuri tinggi.

4. Tenggiri

Ikan yang sering digunakan untuk pempek ini ternyata mengandung merkuri yang cukup tinggi, yakni sekitar 0,73 ppm.

Memang, jauh di bawah beberapa ikan sebelumnya. Namun, FDA mencantumkan tenggiri pada 5 urutan teratas ikan yang tinggi merkuri.

Ikan ini juga memiliki usia yang relatif panjang, yakni 20 tahun. Jadi, tidak heran bila merkuri bisa menumpuk di dalam tubuh tenggiri dari waktu ke waktu.

Meski tinggi merkuri, Anda tetap bisa mengonsumsinya dengan aman bila memilih tenggiri yang dibudidaya dengan kontrol tertentu sesuai standar KKP.

5. Tuna mata besar

Memang, ikan tuna merupakan salah satu asupan sehat dan kaya gizi. Namun, hati-hati jika Anda ingin mengonsumsi tuna mata besar.

Ikan ini mengandung merkuri sebesar 0,689 ppm. Jika Anda ingin memilih jenis tuna yang rendah merkuri, pilihlah tuna skipjack atau cakalang.

Ikan ini hanya mengandung merkuri sebesar 0,144, jauh lebih rendah daripada ikan tuna besar.

Perlu diingat!

Untuk menghindari risiko keracunan merkuri, konsumsi dua porsi ikan dalam seminggu. Selain itu, imbangi juga dengan ikan tinggi asam lemak omega-3, seperti ikan kembung.

Makanan yang mengandung merkuri lainnya

Selain ikan-ikanan, ada beberapa jenis makanan yang ternyata mengandung merkuri. Ini bahkan ada di dalam asupan harian Anda. Apa saja?

1. Sirup jagung tinggi fruktosa

Sirup jagung tinggi fruktosa atau high-fructose corn syrup (HFCS) merupakan pemanis buatan yang umum digunakan dalam makanan kemasan atau minuman ringan.

Selain meningkatkan risiko Anda mengalami diabetes dan obesitas, sirup jagung tinggi fruktosa ternyata juga termasuk bahan makanan mengandung merkuri tinggi.

Mengapa jenis gula ini juga bisa tinggi merkuri?

Hal ini dikarenakan tahapan pembuatan sirup jagung menggunakan bahan bernama soda kaustik yang terbuat dari pemrosesan merkuri.

2. Beras

Beras merupakan salah satu sumber makanan mengandung merkuri.

Ladang padi pada umumnya berlokasi di daerah yang dekat dengan industri penghasil limbah merkuri.

Beras menyerap merkuri lebih mudah daripada produk pertanian lainnya karena ditanam dalam kondisi lahan yang tergenang air.

Di banyak daerah, air irigasi pertanian bisa terkontaminasi oleh merkuri.

Hal ini membuat kandungan merkuri yang ada dalam tanah jadi lebih terkonsentrasi sehingga lebih mudah terserap ke dalam bulir padi.

Selain itu, bakteri yang hidup di sawah dapat mengubah merkuri menjadi metilmerkuri.

Meski begitu, merendam dan memasak beras bisa mengurangi kadar merkuri secara signifikan.

Cara menghindari ikan yang mengandung merkuri

Untuk menghindari ikan ini, ada beberapa hal yang harus Anda pahami. Anda bisa memilih ikan air tawar alih-alih ikan laut, seperti sungai dan danau.

Lingkungan air tawar cenderung lebih rendah kontaminasi merkuri daripada laut. Selain itu, Anda bisa menghindari beberapa ikan predator berukuran besar.

Telah diketahui sebelumnya, ikan predator merupakan ikan yang mengandung merkuri tinggi.

Selain dari ukuran tubuhnya, Anda bisa melihatnya dari gigi di dalam mulutnya yang runcing dan beberapa memiliki geraham besar.

Ada beberapa jenis ikan yang mengandung merkuri sangat tinggi.

Kadarnya bahkan melewati atau mendekati ambang batas maksimal yang telah ditentukan kementerian.

Untuk itu, batasi konsumsi ikan ini hanya seminggu 2 kali. Bila perlu, selingi dengan ikan tinggi omega-3.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Fish: Friend or Foe?. (2012). Retrieved 18 July 2022, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/fish/

Wallinga, D., Sorensen, J., Mottl, P., & Yablon, B. (2009). Not so sweet: missing mercury and high fructose corn syrup. Institute for Agriculture and Trade Policy. Minneapolis, Minnesota.

Tang, Z., Fan, F., Wang, X., Shi, X., Deng, S., & Wang, D. (2018). Mercury in rice (Oryza sativa L.) and rice-paddy soils under long-term fertilizer and organic amendment. Ecotoxicology and Environmental Safety, 150, 116-122. doi: 10.1016/j.ecoenv.2017.12.0

Mercury in fish – Better Health Channel. (2022). Retrieved 18 July 2022, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/mercury-in-fish

Park, J., & Zheng, W. (2012). Human Exposure and Health Effects of Inorganic and Elemental Mercury. Journal of Preventive Medicine & Public Health, 45(6), 344-352. doi: 10.3961/jpmph.2012.45.6.344

Health Effects of Exposures to Mercury | US EPA. (2015). Retrieved 18 July 2022, from https://www.epa.gov/mercury/health-effects-exposures-mercury

KKP | Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2018). Retrieved 18 July 2022, from https://kkp.go.id/bkipm/artikel/6896-kkp-pastikan-enam-jenis-ikan-ini-aman-dikonsumsi

Mercury Hot Spots and Bioaccumulation in Fish. (2022). Retrieved 18 July 2022, from https://coastalscience.noaa.gov/project/mercury-hot-spots-bioaccumulation-fish/

Swordfish. (2022). Retrieved 18 July 2022, from https://oceana.org/marine-life/swordfish/

FDA/EPA 2004 Advice on What You Need to Know About Fish. (2020). Retrieved 18 July 2022, from https://www.fda.gov/food/metals-and-your-food/fdaepa-2004-advice-what-you-need-know-about-mercury-fish-and-shellfish

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari Diperbarui Aug 02
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan