Salak, Si Cokelat Bersisik yang Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan

    Salak, Si Cokelat Bersisik yang Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan

    Masyarakat Indonesia mungkin sudah tak asing lagi dengan buah salak. Ya, buah yang kulit luarnya seperti sisik ular ini memiliki rasa yang unik, yaitu manis sedikit sepat. Namun, tahukah Anda bahwa di balik itu, salak juga menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan? Yuk, cek beragam manfaat serta kandungan gizi salak dalam ulasan berikut!

    Kandungan zat dan gizi dalam buah salak

    manfaat buah salak

    Nama latin dari salak adalah Salacca zalacca, ini ternyata masuk ke dalam golongan suku palem-paleman, alias Arecaceae. Tak heran jika daun buah ini seperti kelapa.

    Bedanya, daun buah ini berbentuk pedang dengan pangkal daun yang menyempit dan tangkai berduri.

    Terlepas dari rasa dan bentuknya yang unik, ternyata ada banyak kandungan gizi dari salak atau biasa juga disebut sebagai snake fruit.

    Mengutip dari Panganku, berikut adalah fakta gizi serta komposisi salak dihitung per 100 gram, yaitu:

    Berbagai manfaat buah salak

    Bentuk salak seperti telur dengan bagian bawah bulat dan ujungnya meruncing. Buah ini juga memiliki kulit bersisik berwarna cokelat kemerahan atau kehitaman.

    Daging buah salak berwarna putih kekuningan, bertekstur renyah, dan memiliki rasa manis agak sepat. Di bagian dalam daging buahnya, terdapat biji berwarna coklat.

    Berikut berbagai manfaat serta khasiat buah salak untuk kesehatan tubuh Anda, seperti:

    1. Melancarkan pencernaan

    efek samping diet keto

    Banyak orang percaya bahwa salak menjadi salah satu penyebab sembelit atau susah buang air besar (BAB). Faktanya, anggapan ini hanyalah mitos yang belum dibuktikan kebenarannya.

    Sebaliknya, makan buah salak tanpa membuang kulit arinya justru bisa membatu melancarkan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan Anda.

    Pasalnya, baik daging maupun kulit ari buah mengandung nutrisi seperti serat, kalsium, tanin, saponin, flavonoid, dan beta karoten yang bermanfaat untuk sistem pencernanan.

    Sebagai contoh, serat dalam buah ini dapat membantu mempercepat proses pembuangan zat-zat sisa, racun, dan kandungan lainnya yang tidak dibutuhkan oleh tubuh.

    Selain mencegah sembelit, kandungan tanin pada salak juga mempunyai manfaat sebagai antimikroba alami yang baik untuk usus dan membantu mengatasi gangguan pencernaan.

    2. Meningkatkan kekebalan tubuh

    cara menjaga kesehatan otot

    Buah bersisik yang kaya nutrisi ini juga mempunyai manfaat untuk membantu meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    Hal ini karena adanya senyawa polifenol dan flavonoid yang berkhasiat untuk membantu mencegah terjadinya kerusakan sel dan jaringan tubuh.

    Selain itu, kedua senyawa di atas juga berfungsi untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat salak yang satu ini.

    3. Menjaga berat badan seimbang

    manfaat atau khasiat salak

    Kalau Anda bosan makan pisang atau alpukat sebagai camilan diet, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi salak.

    Kandungan serat dan antioksidan pada salak ternyata juga mempunyai manfaat untuk asupan diet. Hal ini karena dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

    Tak hanya itu saja, kandungan kalsium dan karbohidrat pada salak juga mempunyai khasiat untuk mendukung kebutuhan energi saat Anda sedang menjalani program diet.

    Walaupun begitu, konsumsi salak secukupnya sehingga tubuh mendapatkan asupan nutrisi dari makanan lainnya.

    4. Menjaga kesehatan kulit

    enzim katalase adalah

    Anda juga bisa mendapatkan manfaat kulit yang sehat saat rutin mengonsumsi sayur dan buah.

    Sebagai contoh, kandungan flavonoid pada salak juga mempunyai manfaat untuk menjaga pigmentasi kulit.

    Lalu, dalam sebuah penelitian yang diterrbitkan dalam Clinics in Dermatology juga dikatakan bahwa flavonoid mengandung anti-oksidan yang cukup tinggi sehingga membantu menangkal radikal bebas.

    Hal ini pula yang membuat flavonoid berkhasiat untuk menjaga kualitas serta penampilan kulit secara keseluruhan.

    5. Menjaga kesehatan jantung

    mencegah penyakit jantung keturunan

    Ternyata, buah ini juga baik untuk menjaga kesehatan kardiovaskuler atau jantung.

    Pasalnya, buah salak terdiri dari kandungan kalium, antioksidan, dan mineral yang mempunyai manfaat untuk mengatur kesehatan jantung serta pembuluh darah.

    Salah satu fungsi kalium adalah untuk membantu mengirimkan impuls saraf yang memengaruhi detak jantung.

    Asupan kalium sangat penting bagi Anda yang memiliki kondisi seperti tekanan darah tinggi, gagal jantung, atau masalah pada detak jantung.

    Lalu, buah ini juga mengandung beta karoten yang merupakan antioksidan untuk membantu mencegah penyakit kardiovaskuler, stroke, dan bahkan kanker.

    6. Meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang

    meningkatkan kepadatan tulang

    Ada pula kandungan mineral seperti zat besi dan kalsium pada salak yang mempunyai manfaat untuk menjaga kepadatan dan kekuatan tulang serta memperkuat otot dan sendi.

    Tak hanya itu, zat besi dan kalsium juga berperan untuk mengatur kekentalan darah serta meningkatkan fungsi saraf di seluruh tubuh.

    7. Memperbaiki jaringan tubuh yang rusak

    bahagia senang senyum wanita sehat

    Mengingat tubuh tidak bisa memproduksi vitamin C, maka Anda membutuhkan asupan dari makanan dan minuman lainnya.

    Kabar baiknya, salak mengandung vitamin C alami yang mempunyai khasiat untuk memperbaiki sel tubuh, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, hingga menangkal radikal bebas.

    Tak hanya itu, vitamin C juga penting untuk memicu produksi kolagen, yaitu jenis protein yang menjaga kulit agar tetap kenyal dan lembut serta agar otot tetap lentur.

    8. Melancarkan sirkulasi darah

    Sudah dipaparkan sedikit di atas bahwa ada jenis mineral lainnya pada salak seperti zat besi.

    Kandungan zat besi pada buah salah mempunyai manfaat untuk membantu agar fungsi tubuh dapat bekerja dengan baik.

    Selain itu, dikutip dari laman University of California San Francisco, zat besi juga merupakan komponen penting dari hemoglobin.

    Hemoglobin yaitu zat dalam sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru dan menyebarkannya ke seluruh tubuh.

    Apabila tidak mempunyai zat besi yang cukup, tubuh juga tidak mempunyai sel darah merah yang sehat.

    Lalu, sekitar 6% zat besi merupakan komponen protein yang penting untuk pernapasan, metabolisme, serta kekebalan tubuh.

    Cara memilih buah salak

    Berikut adalah cara memilih buah salak agar tetap mendapatkan manfaat dari berbagai macam kandungan gizi di dalamnya.

    • Pilihlah buah yang berbentuk lonjong dengan bagian pucuk yang meruncing.
    • Buah salak yang sudah matang biasanya memiliki kulit permukaan bersih, mengilap, serta berwarna cokelat kehitaman atau kuning kecokelatan.
    • Perhatikan sisik kulit salak dengan saksama. Idealnya, semakin tua atau matang salak, maka sisiknya nampak besar dan tidak rapat.
    • Permukaan kulit buah yang sudah matang juga umumnya halus karena bulu-bulu kasarnya sudah rontok.
    • Bagian ujung buah yang meruncing umumnya terasa lunak (bukan lembek) ketika ditekan.
    • Hindari salak yang ketika ditekan ujungnya justru mengeluarkan air karena ada kemungkinan busuk.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Data Komposisi Pangan Indonesia – Beranda . (2021). Retrieved 19 February 2021, from https://www.panganku.org/id-ID/view

    Siddiqui, M., Saleh, M., Mediani, A., Ismail, N., Ahmed, Q., So’ad, S., & Saidi-Besbes, S. (2018). Salacca zalacca: A short review of the palm botany, pharmacological uses and phytochemistry. Asian Pacific Journal Of Tropical Medicine, 11(12), 645. doi: 10.4103/1995-7645.248321

    Snakefruit Potential to Increase Immunity | Universitas Gadjah Mada. (2021). Retrieved 19 February 2021, from https://www.ugm.ac.id/en/news/11071-snakefruit-potential-to-increase-immunity

    Arct, J., & Pytkowska, K. (2008). Flavonoids as components of biologically active cosmeceuticals. Clinics In Dermatology, 26(4), 347-357. doi: 10.1016/j.clindermatol.2008.01.004

    Hemoglobin and Functions of Iron. (2021). Retrieved 19 February 2021, from https://www.ucsfhealth.org/education/hemoglobin-and-functions-of-iron

    Wongsamitkul, N., Sirianant, L., Muanprasat, C., & Chatsudthipong, V. (2010). A Plant-Derived Hydrolysable Tannin Inhibits CFTR Chloride Channel: A Potential Treatment of Diarrhea. Pharmaceutical Research, 27(3), 490-497. doi: 10.1007/s11095-009-0040-y

    Gorinstein, S., Haruenkit, R., Poovarodom, S., Park, Y., Vearasilp, S., & Suhaj, M. et al. (2009). The comparative characteristics of snake and kiwi fruits. Food And Chemical Toxicology, 47(8), 1884-1891. doi: 10.1016/j.fct.2009.04.047

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui Mar 25, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita