backup og meta

8 Manfaat Beras Porang yang Tinggi Serat dan Rendah Kalori

8 Manfaat Beras Porang yang Tinggi Serat dan Rendah Kalori

Seiring dengan peningkatan kesadaran pola makan sehat, beras porang makin populer di Indonesia. Beras ini termasuk rendah kalori, rendah karbohidrat, dan tinggi serat. Artinya, beras porang bisa menjadi pilihan makanan pokok yang lebih menyehatkan sekaligus mengenyangkan.

Kini, beras porang sudah makin mudah ditemukan, bahkan tersedia dalam kemasan praktis. Tertarik mengonsumsinya? Simak dulu manfaat lengkapnya!

Daftar manfaat beras porang

Beras porang populer di kalangan orang yang menerapkan pola hidup sehat atau sedang diet. Lantas, apa itu beras porang?

Beras porang adalah jenis beras yang terbuat dari umbi tanaman porang (Amorphophallus muelleri), yang dikenal juga sebagai iles-iles di Indonesia.

Beras dari porang ini sering digunakan sebagai pengganti nasi putih untuk menurunkan berat badan dan mengelola kadar gula darah.

Selain karena keunggulannya tersebut, terdapat berbagai manfaat beras porang yang perlu diketahui seperti berikut ini.

1. Mengontrol gula darah

Beras mentah

Salah satu manfaat beras porang yaitu dapat mengontrol gula darah berkat kandungan glukomanan di dalamnya.

Hal ini tertulis dalam salah satu penelitian dalam jurnal Nutrients yang meneliti efek suplementasi glukomanan pada pasien diabetes tipe 2.

Hasil penelitian meta analisis mengatakan bahwa konsumsi suplemen glukomanan secara rutin  dapat menurunkan kadar gula darah secara signifikan.

Penelitian tersebut juga mengatakan bahwa efek glukomanan dapat menurunkan kadar gula darah puasa, gula darah 2 jam setelah makan, dan insulin puasa.

Hal ini tentunya baik bagi penderita diabetes, prediabetes, atau orang yang sedang menjaga kadar gula darah. 

2. Menurunkan berat badan

Ingin menurunkan berat badan dengan cepat dan sehat? Ganti beras putih Anda dengan beras porang yang rendah kalori dibandingkan jenis karbohidrat lainnya. 

Selain itu, serat dalam beras porang menyerap air dan mengembang di dalam perut, sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama.

Ini membantu mengurangi rasa lapar dan mengurangi keinginan untuk ngemil atau makan berlebihan.

Serat larut dalam beras porang memperlambat penyerapan gula dan lemak dari makanan.

Ini membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan, yang dapat mengurangi penyimpanan lemak dalam tubuh dan membantu mengendalikan berat badan.

3. Menjaga kesehatan saluran pencernaan

Manfaat beras porang selanjutnya yaitu menjaga kesehatan saluran pencernaan berkat kandungan glukomanan yang ada di dalamnya.

Glukomanan adalah jenis serat larut yang menyerap air dan membentuk gel dalam saluran pencernaan.

Ini membantu meningkatkan massa feses dan mempermudah pergerakannya melalui usus, sehingga mencegah sembelit dan memastikan buang air besar teratur.

Glukomanan dalam berasa porang juga bisa berperan sebagai prebiotik yang dapat memperkaya jumlah bakteri baik dalam usus yang penting untuk kesehatan saluran cerna.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Beras porang juga mengandung prebiotik yang berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik di usus sehingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

Salah satu penelitian dalam jurnal Nutrients mengatakan bahwa bakteri di usus memproses prebiotik menjadi asam lemak rantai pendek (SCFA) seperti butirat, asetat, dan propionat.

SCFA ini memiliki efek anti-inflamasi dan membantu mencegah masuknya patogen dan zat berbahaya ke dalam tubuh. 

SCFA juga dapat berinteraksi dengan sel-sel kekebalan dan meningkatkan respons imun. 

Dengan begitu, mengonsumsi beras porang bisa menjadi cara untuk meningkatkan sistem imun.

5. Menurunkan kolesterol

Glukomanan dalam beras porang dapat mengikat kolesterol di dalam usus. Ini mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah. 

Kolesterol yang terikat ini akan dikeluarkan dari tubuh bersama dengan feses.

Selain itu, salah satu penelitian dalam jurnal Advances in Nutrition menunjukkan bahwa serat larut seperti glukomanan dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL.

Kolesterol HDL membantu mengangkut kolesterol dari pembuluh arteri kembali ke hati untuk diolah dan dikeluarkan dari tubuh.

6. Sumber antioksidan

Beras porang mengandung glukomanan, sebuah jenis serat larut yang tidak hanya bermanfaat bagi pencernaan tetapi juga sebagai sumber antioksidan.

Antioksidan sangat penting karena mereka bertindak sebagai penangkal stres oksidatif di dalam tubuh.

Stres oksidatif ini dipicu oleh radikal bebas, molekul yang sangat reaktif dan dapat menyebabkan kerusakan sel.

Radikal bebas berkontribusi pada perkembangan berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, kanker, dan penuaan dini. 

Dengan mengonsumsi beras porang, Anda tidak hanya mendukung kesehatan pencernaan, tetapi juga menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Apakah beras porang lebih bagus dari beras biasa?

Dilihat dari kandungan gizinya, beras porang memiliki keunggulan untuk kesehatan. Keunggulannya yaitu kaya serat, rendah kalori, dan memiliki glikemik indeks yang lebih rendah dibandingkan jenis beras lainnya.

7. Melawan peradangan

Peradangan dalam tubuh sering disebabkan oleh produksi berlebihan sitokin pro-inflamasi, yaitu molekul yang memicu respons peradangan.

Ketika produksi sitokin ini tidak terkendali, peradangan kronis dapat terjadi, menyebabkan kerusakan jaringan dan berbagai masalah kesehatan.

Glukomanan, serat larut yang ditemukan dalam beras porang, memiliki kemampuan untuk membantu mengurangi produksi sitokin pro-inflamasi.

Dengan menurunkan jumlah sitokin ini, glukomanan dapat membantu meredakan peradangan dan mencegah kerusakan jaringan lebih lanjut.

Hal ini sangat penting untuk kondisi medis seperti artritis dan berbagai penyakit autoimun lainnya.

8. Menurunkan risiko penyakit jantung

penyakit jantung di Indonesia

Beras porang juga bermanfaat menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL (kolesterol jahat).

Kolesterol tinggi merupakan faktor risiko utama penyakit jantung karena dapat menyebabkan penumpukan plak di dinding arteri, yang pada akhirnya dapat menyebabkan aterosklerosis.

Dengan mengonsumsi beras porang, kadar kolesterol dapat diturunkan, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.

Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan jantung.

Beras porang juga dapat memperlambat penyerapan glukosa dalam usus, yang membantu mencegah lonjakan gula darah yang dapat merusak jantung dan pembuluh darah. 

Nah, itu tadi merupakan manfaat beras porang untuk kesehatan. Selain mengganti nasi putih menjadi nasi porang, jangan lupa untuk menerapkan pola makan bergizi seimbang.

Dengan begitu, Anda bisa memenuhi kebutuhan berbagai zat gizi yang diperlukan dengan baik.

Ringkasan

Berikut ini berbagai manfaat beras porang.
  • Mengontrol gula darah.
  • Menurunkan berat badan.
  • Menjaga kesehatan saluran pencernaan.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Menurunkan kolesterol.
  • Sumber antioksidan.
  • Melawan peradangan.
  • Menurunkan risiko penyakit jantung.

[embed-health-tool-bmi]

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Cleveland Clinic. (2024). 5 Ways Konjac Can Help Boost Your Health. Retrieved 5 July 2024, from https://health.clevelandclinic.org/konjac-benefits 

Zhang, Z., Zhang, Y., Tao, X., Wang, Y., Rao, B., & Shi, H. (2023). Effects of Glucomannan Supplementation on Type II Diabetes Mellitus in Humans: A Meta-Analysis. Nutrients, 15(3), 601. https://doi.org/10.3390/nu15030601

Fusco, W., Lorenzo, M. B., Cintoni, M., Porcari, S., Rinninella, E., Kaitsas, F., Lener, E., Mele, M. C., Gasbarrini, A., Collado, M. C., Cammarota, G., & Ianiro, G. (2023). Short-Chain Fatty-Acid-Producing Bacteria: Key Components of the Human Gut Microbiota. Nutrients, 15(9), 2211. https://doi.org/10.3390/nu15092211

Chen, H., Nie, Q., Hu, J., Huang, X., Zhang, K., Pan, S., & Nie, S. (2019). Hypoglycemic and Hypolipidemic Effects of Glucomannan Extracted from Konjac on Type 2 Diabetic Rats. Journal of agricultural and food chemistry, 67(18), 5278–5288. https://doi.org/10.1021/acs.jafc.9b01192

Devaraj, R. D., Reddy, C. K., & Xu, B. (2019). Health-promoting effects of konjac glucomannan and its practical applications: A critical review. International journal of biological macromolecules, 126, 273–281. https://doi.org/10.1016/j.ijbiomac.2018.12.203

SHIRATAKI RICE AND PORANG RICE. (n.d.). Retrieved 5 July 2024, from https://upt-layanankesehatan.upi.edu/en/shirataki-rice-and-porang-rice/ 

Is new “Slim Rice” as healthy as it sounds? (n.d.). Retrieved 5 July 2024, from https://www.nutritionist-resource.org.uk/blog/2013/02/20/is-new-slim-rice-as-healthy-as-it-sounds 

Behera, S. S., & Ray, R. C. (2017). Nutritional and potential health benefits of konjac glucomannan, a promising polysaccharide of elephant foot yam, Amorphophallus konjac K. Koch: A review. Food Reviews International, 33(1), 22-43.

Ghavami, A., Ziaei, R., Talebi, S., Barghchi, H., Nattagh-Eshtivani, E., Moradi, S., Rahbarinejad, P., Mohammadi, H., Ghasemi-Tehrani, H., Marx, W., & Askari, G. (2023). Soluble Fiber Supplementation and Serum Lipid Profile: A Systematic Review and Dose-Response Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials. Advances in nutrition (Bethesda, Md.)14(3), 465–474. https://doi.org/10.1016/j.advnut.2023.01.005

Ho, H. V. T., Jovanovski, E., Zurbau, A., Mejia, S. B., Sievenpiper, J. L., Au-Yeung, F., … & Vuksan, V. (2017). A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials of the effect of konjac glucomannan, a viscous soluble fiber, on LDL cholesterol and the new lipid targets non-HDL cholesterol and apolipoprotein B. The American journal of clinical nutrition, 105(5), 1239-1247.

Devaraj, R. D., Reddy, C. K., & Xu, B. (2019). Health-promoting effects of konjac glucomannan and its practical applications: A critical review. International journal of biological macromolecules, 126, 273-281.

Versi Terbaru

12/07/2024

Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro

Diperbarui oleh: Fidhia Kemala


Artikel Terkait

Manfaat dan Cara Sehat Konsumsi Beras Merah untuk Diet

8 Manfaat Beras Merah untuk Kesehatan Bayi dan Risikonya


Ditinjau secara medis oleh

dr. Patricia Lukas Goentoro

General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati · Tanggal diperbarui 12/07/2024

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan